Posts

Showing posts from 2006

kebebasan

Image
“Mungkin kalau ada sorga didunia maka itu adalah negara kamu” Demikian teman saya ketika saya berjumpa dengan dia pada waktu musim dingin. Saya sempat terkejut dengan kata katanya. Karena saya membayangkan negeri saya yang sedang dilanda krisis ekonomi yang parah dengan jeratan kemiskinanan bagi hampir 50 juta penduduk. “ Lingkungan negeri anda benar benar sorga. Tidak ada suasana kompetisi.. Itulah yang membuat negeri anda menjadi sorga yang sesungguhnya. “ Kompetisi ? Bukankah budaya kompetisi itu bagus. Karena semangat kompetisi pulalah yang membuat negara maju. Lantas mengapa tidak ada suasana kompetisi justru membuat lingkungan menjadi sorga. Ini cukup aneh bagi saya.Kemudian saya mencoba meng explore apa yang dikatakan teman ini. Saya perhatikan kehidupan sehari hari mereka; . Jepang, Korea, China, Hong Kong, Eropa ,Amerika. Saya berusaha mencari tahu dibalik makna kata kata teman ini.Akhinrya , saya baru menyadari bahwa mungkin dia benar. Betapa tidak. ? Setiap malam hari , sam

Di ruang termahal..

Image
Dalam satu perjalanan disuatu negeri, saya bersama teman mendapat kesempatan menginap di Hotel dengan tariff diatas USD 1000 per malam. Dapat dibayangkan betapa tiggi standard layanan hotel ini. Juga jangan tanya soal kemewahan didalama kamar. Semuanya serba wah. Segala impian dengan sejuta hasrat kemewahan nafsu dunia sengaja dicreate untuk memanjakan tamu yang menginap disini. Maklum saja bahwa para tamu yang datang adalah businessman yang ingin menikmati kenyamanan layanan untuk memanjakan diri. Sudah jam 11 malam , saya masih asyik bicara dengan teman di cafe dan bukan hanya kami tetapi juga para tamu hotel lainnya. Kami masih diliputi banyak pikiran tentang beban pekerjaan yang menghadang. Yang pasti ada cemas didalam hati. Saya perhatikan tamu yang lain juga mengalami hal yang sama. Buktinya mereka tidak bersegera kekamar untuk menikmati standard kamar hotel super diamond itu. Jam dua dini hari , barulah saya undur diri dari cafe untuk berangkat tidur. Teman ini juga ikut b

Muttaqin

Image
Siapa yang dimaksud dengan orang yang percaya kepada yang "gaip". Dalam sebuah hadith ( Anas bin Malik ) Nabi bersabda " Alangkah rindunya aku untuk berjumpa dengan saudara saudaraku" seorang sahabat bertanya " Bukankah kami ini saudara saudaramu" Nabi menjawab " Benar, kalian sahabat sahabatku. Adapun yang kumaksud dengan saudara saudaraku adalah kaum yang datang sesudahku dan beriman kepadaku padahal mereka tidak pernah berjumpa denganku". Kemudian Nabi membaca ayat " Oang orang yang beriman kepada yang gaip ( Al Baqarah: 2). Ya, merekalah orang orang orang yang tidak pernah melihat Rasulullah Saw tetap beriman kepada beliau, mencintai beliau. Dari hadith ini ada dua istilah "sahabat dan saudara". Yang mengenal Rasul sebagai orang terdekat beliau adalah sahabat, teman seperjuangan. Antara sahabat dan saudara adalah hubungan batin. Tak perlu diperdebatkan siapa yang utama. Apakah sahabat atau saudara. Yang pasti dua duanya adalah

Musuh kita

Image
Saya masih ingat setahun sebelum kejatuhan Soeharo ada Project for A New American Century (PNAC). Project ini bertujuan untuk memaksa bangsa Amerika untuk ikut bertanggung jawab menanggung beban negaranya dalam rangka orde internationalisasi tentang demokratisasi, dalam rangka mempertahankan hegemoni amerika disegala bidang untuk menguasai dunia dalam jargon kebebasan, perdamaian dan kesataraan. Seoharto, sebagai perwira tempur dan ikut berjuang membela tanah air ini , dia menyadari sepenuhnya dari awal siapa musuhnya. Yaitu asing. Makanya dia tidak pernah membiarkan rakyat menghadapi sendiri pertarungan dengan asing. Pemerintah digaris depan untuk memenuhi resource rakyat mendapatkan akses modal, barang dan pasar. Walau untuk itu dia tidak bisa lepas dari asing namun strategy tarik ulur atau memberi sedikit kepada asing dan kemudian mendapatkan banyak diterapkannya. Pancasila dan UU 45 tempat dia berlindung dari tekanan asing yang ingin memaksakan kehendaknya mengontrol pontesi nasion

Jangan tergoda !

Image
Sekarang ini banyak sekali lembaga yang mengaku perwakilan dari perusahaan investasi diluar negeri atau perusahaan non legal sebagai lembaga investasi menawarkan program investasi yang menggiurkan. Bahkan ada yang memberikan janji keuntungan pasti sebesar 20% per bulan atau rata rata semua memang memberikan janji dengan tingkat keuntungan diatas bunga bank. Beberapa diataranya telah berhasil menarik dana triliunan rupiah dari publik dengan meninggalkan luka terdalam. Mereka lari dengan janjinya dan membiarkan para member ( anggota yang ikut program investasi) meratap menyesali nasifnya yang merasa tertipu. Ada juga yang sudah ditangkap oleh aparat hukum dan masalahnya tetap saja tidak mengembalikan dana yang sudah dikuasai oleh perusahaan investasi tersebut. Saya sering ditanyakan oleh beberapa client tentang program ini namun berkali kali saya katakan bahwa program yang ditawarkan tersebut adalah benar dan laba yang akan diperolehpun bisa benar. Hanya masalahnya , kita harus tahu per

kemanusian

Image
Dari sekumpulan anak anak yang asyk bermain dan para orang tua yang duduk diam sambil memandangi lintas jalan tol yang macet merayap. Ada kesan haru biru dari wajah wajah mereka. Dari kehidupan damai dalam kumpulan komunitas desa kini terdampar ditempat pengungsian. Lambat namun pasti desa yang damai telah berubah menjadi kubangan Lumpur panas. Rahmadhan yang khusu terganggu sudah oleh prahara yang seharusnya tidak perlu terjadi. Mereka adalah rakyat yang lemah. Bahkan terlalu lemah untuk melawan hegemoni penguasa yang maha berkuasa dinegeri ini. Tragedi luapan lumpur Lapindo semakin menambah buram rentetan pelanggaran hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat serta hak-hak dasar lainnya, khususnya bagi kelompok khusus, yaitu anak-anak, perempuan, manusia lanjut usia, penyandang cacat, dan lainnya, oleh korporasi penambangan di Nusantara. Tercatat untuk sementara ada enam desa yang harus ditenggelamkan atau dikorbankan karena tanggul yang ada dipastikan tidak akan mampu menahan lu

Rekayasa

Image
Teknik atau rekayasa adalah penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia. Hal ini diselesaikan lewat pengetahuan, matematika dan pengalaman praktis yang diterapkan untuk mendesain objek atau proses yang berguna. Para praktisi teknik profesional disebut insinyur (sarjana teknik). Namun dalam kehidupan yang lebih luas ternyata rekayasa tidak hanya identik dengan pekerjaan seorang insinyur terknik. Rekayasa juga sudah merambah kedunia social ,ekonomi dan budaya, politik Negeri kita sangat tertinggal soal ilmu rakayasa ini. Rekayasa dibidang biologi, keuangan , tekhnik , sosial , kita boleh bangga sebagai pengekor dari bangsa lain. Memang tidak ada yang patut dibanggakan bila isi perpustakaan Universitas dan para ahli hanya dipenuhi oleh buku buku dari luar negeri. Anehnya , tidak ada ilmu rekayasa yang bermanfaat dan berkembang sampai kepada aplikasinya di negeri ini kecuali hanya sebatas deretan titel kesarjanaan dan label sebagai negeri konsumen. Tapi soal rek

Tentara/Militer

Image
Malam itu tepatnya 19 september 2006 , 50 tentara dari pasukan elite memasuki wisma pemerintah yang dikawal oleh 200 polisi. Mereka masuk dengan cepat dan memerintahkan seluruh pengawal untuk meletakkan senjatannya. Salah satu pimpinan penyerangan itu menegaskan bahwa Negara dalam penguasaan militer. Ini kudeta. Tanpa perlawanan berarti , seluruh polisi yang menjadi andalan pengawalan meletakkan senjatanya. Sebelumnya seluruh pusat komunikasi dan TV , Radio dan infrastruktur pital Negara telah dikuasai oleh militer. Ratusan kendaraan lapis baja dengan senjata mesin berkeliaran diseluruh kota Bankok dan tentara bersenjata lengkap mengawal ketat kantor kantor pemerintah yang sudah dikuasai Seluruh militer yang ikut andil dalam kodeta ini berkekuatan penuh dengan dukungan dari Wilayah Militer Pertama dan Ketiga, Komando Operasi Keamanan Dalam Negeri, Pusat Tempur Khusus dan satuan-satuan Militer di provinsi Nakhon Ratchasima dan Prachin Buri serta bagian-bagian dari Angkatan Laut. Pemim

Menentukan sikap

Image
Ketika berkumpul dengan teman teman ,berdiskusi soal “membela kaum lemah”. Diantaranya berkata bahwa tanpa uang ditangan dalam jumlah besar , mustahil kita bisa mengangkat kaum lemah dari ketidak adilan system. Banyak lagi retorika yang mengemuka dalam diskusi itu. Semua serba menyalahkan keadaan. Ada juga yang bicara bahwa setiap bulan dia menyisihkan penghasilannya untuk membantu fakir msikin. Ada juga yang bicara membantu sanak famili yang kekurangan. Semua memang punya kepedulian. Tapi “membela kaum lemah” bukan hanya soal memberi dan selesai. Tapi lebih daripada itu adalah bagaimana membangun kelembagaan yang bisa melindungi mereka yang lemah dari ketidakadilan dan sekaligus memperbaiki system yang mengakibatkan semakin banyaknya orang terzolimi. Itulah makna “membela “ Selama ini kita hanya mengenal orang yang lemah adalah orang yang tidak berharta dan tidak memiliki akses social. Sebetulnya mereka yang lemah bukan hanya itu. Ada sekelompok lain yang justru lebih lemah dari pada

peluang makmur

Image
Percayakah anda bahwa dalam sepuluh tahun kedepan Indonesia akan menjadi Negara besar yang makmur “ demikian teman saya yang juga fund manager terkemuka memberikan gambaran tentang masa depan Indonesia. Saya agak terkejut karena bagaimana mungkin dia dapat menyimpulkan seperti ini. Bila melihat situasi Indonesia yang dari tahun ketahun cenderung mengalami penurunan kualitas kemakmuran. Tapi dia punya argument tentang fenomena kemakmuran. Dulu kala , Amerika dibanjiri oleh banyak pengusaha/pedagang dari berbabagai pelosok bumi. Mereka datang hanya untuk mencari emas. Peluang ini dimanfaatkan dengan baik oleh bangsa amerika. Dari kegiatan penambangan inilah tercipta kemakmuran. Kemudian, Era Minyak bumi mulai menjadi tulang punggung perekonomian dunia. Maka Negara penghasil minyak dibanjiri oleh pengusaha dari seluruh dunia. Mereka melakukan explorasi dan explotasi untuk menghasilkan energi. Dari kegiatan ini telah mengakibatkan kemakmuran dinegara Negara penghasil minyak tapi banyak p

Rakyat dan Politik

Image
Ada tiga teori tentang loyalitas pemilih dalam pemilihan umum. Yang partama adalah teori Identification atau Michigan Model ( 1997) yang menjelaskan bahwa pemilih mengindentifikasikan diri dengan partai politik yang mereka dukung. Artinya pemilih menentukan pilihannya sesuai dengan paham partai tersebut ( demokrat, sosialis atau nasionalis ). Kedua, adalah pendekatan social loyality, dikenal dengan model eropa yang mengatakan variable identitas sosial adalah faktor lain penentu perilaku pemilih dalam pemilihan. Artinya dalam teori ini pemilih tidak lebih sebagai alat penegasan pemilih ( voters affirmation ) terhadap loyalitas sosial tertentu seperti agama, etnisitas komunitas dimana mereka dilahirkan, atau kesamaan profesi dll. Ketiga, adalah teori kompetensi dan integritas calon. Artinya pemilih lebih tertarik pada kualitas kandidat yang berlaga dipemilihan , atau isu kampanye yang dikomunikasikan pasangan calon, tanpa mempersoalkan identitas sosial kandidat. Di Indonesia yang me

Jalan masih panjang

Image
Mungkin inilah Pidato Kenegaraan yang pernah disampaikan oleh seorang president dengan jujur. Berbeda sekali ketika kampanye dulu, yang terkesan begitu optimis dan akhirnya menyulap jutaan pemilih untuk mengangkatnya menjadi president. Ada keraguan tentang sukses yanag saudah dicapai seperti keberhasilan pemerintah mengurangi angka kemiskinan dari 23,4% pada 1999 menjadi 16% pada 2005. “ Jalan masih panjang dan dibutuhkan participasi active masyarakat untuk mendukungnya ”.Seakan inilah kalimat yang bersanding untuk menyampaikan bahwa Negara belum mampu mengatasi agenda utama mengurangi kemiskinan di republic ini. Asumsi yang dikemukakan untuk melanjutkan program kerja tahun depanpun juga terasa realistis. Dimana menempatkan program penanggulangan kemiskinan dimasukkan dalam APBN. Dengan asumsi pertumbuhan ekonomi 6,3%, inflasi 6,5%, suku bunga Sertifikat Bank Indonesia tiga bulan 8,5%, nilai tukar rupiah 9.300 per US$, dan harga minyak US$65, kita berharap penanggulangan kemiskinan b

Dibalik kisah Proklamasi

Image
Mungkinkah Revolusi Kemerdekaan Indonesia disebut sebagai revolusi dari kamar tidur? Coba simak ceritanya. Pada 17 Agustus 1945 pukul 08.00, ternyata Bung Karno masih tidur nyenyak di kamarnya, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini. Dia terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan sangat lelah setelah begadang bersama para sahabatnya menyusun konsep naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda. "Pating greges", keluh Bung Karno setelah dibangunkan dokter kesayangannya. Kemudian darahnya dialiri chinineurethan intramusculair dan menenggak pil brom chinine. Lalu ia tidur lagi. Pukul 09.00, Bung Karno terbangun. Berpakaian rapi putih-putih dan menemui sahabatnya, Bung Hatta. Tepat pukul 10.00, keduanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumah. "Demikianlah Saudara-saudara! Kita sekalian telah merdeka!", ujar Bung Karno di hadapan segelintir patriot-patriot sejati. Mereka lalu menyanyikan lagu kebangsaan sambil mengibarkan bendera pusaka Merah

Makna kemerdekaan

Image
Apa yang membuat Indonesia merdeka setelah 350 tahun dijajah. ? Banyak jawaban berupa analisis dari sudut budaya dan agama tentang kemampuan Indonesia merdeka dari tangan kolonialis asing. Tapi ada orang lupa hal yang sangat mendasar , yaitu Persatuan dan kesatuan. Inilah kunci kemenangan bangsa ini melawan dan mengusir penjajah. Dengan persatuan dan kesatuan , belanda tidak bisa menggunakan politik adu dombanya dan akhirnya harus menerima kenyataan untuk keluar dan begitupula dengan jepang. Untuk menjaga kekuatan persatuan inilah maka nafas UUD 45 sangat dominant menempatkan president sebagai pusat kekuasaan dipemerintahan dan Negara, untuk menjaga seluruh eksponen bangsa dalam satu barisan yang kuat agar mampu melawan segala kemungkinan bentuk impiltrasi asing yang dapat menggoyahkan barisan tersebut Semangat persatuan inilah yang dijadikan target utama bagi pihak asing untuk dilunturkan agar asing dapat dengan mudah menguasai kembali ibu pertiwi. Terbukti setelah Indonesia merdeka,

Mencintai

Image
Saya sangat berharap putra saya memilih jurusan tekhnik untuk mendapatkan gelar insinyur. Betapa tidak? karena gelar ini adalah cita cita saya yang kandas dan akhirnya membuat saya masuk dalam dunia ekonomi dan keuangan. Tapi apa hendak dikata , ternyata putra saya lebih memilih Fakultas Ekonomi. Saya lepaskan ego saya , harapan saya dan selanjutnya saya beri dukungan kepada putra saya. Dalam perjalanan waktu, timbul rasa percaya dirinya untuk sukses dalam dunia pendidikan. Kelak bila dia berhasil , maka saya tahu itulah pilihannya dan dia pantas mendapatkan kebahagian dari pilihannya itu. Tentu saya akan lebih bahagia karena berhasil membuatnya bahagia dengan pilihannya. Saya tahu bahwa teman saya tidak suka berkelakar. Dia sangat serius. Sementara saya suka berkelakar untuk menciptakan suasana santai. Bila bertemu dengannya, saya harus merubah diri saya menjadi sangat serius. Padahal teman ini dalam posisi lemah dihadapan saya. Kadang setelah masalah serius selesai, saya lebih mem

Attitude...

Image
Pertama kali saya belajar mengaji yaitu melalui Nenek saya, Pertama kali saya mengetahui prinsip ilmu agama ya, dari nenek saya. Nenek pernah menyampaikan kepada saya bahwa yang paling utama yang harus saya pelajari adalah Ilmu Tauhid. Ilmu ini ibarat mengarungi bahtera maka Tauhid adalah kompas untuk menunjuk asal bertolak dan kemana tujuan akhir. Demikian analogi nenek tentang Ilmu Tauhid. Beliau juga menegaskan, ibarat bahtera, kadang kamu menghadapi gelombang besar, terbawa arus kencang ke samudera yang tak kamu kenal, tapi selagi kompas ada maka kamu tidak akan tersesat. Dengan kompas ditangan , kamu tak pernah gamang dengan segala cuaca dan badai. Kamu akan tetap istiqamah untuk sampai ditujuan akhir. Demikian uraian nenek saya yang tak pernah saya lupa. Kadang kepada anak saya, hal ini saya ulang ulang. Mengapa nenek mengatakan ilmu Tauhid itu ibarat kompas? Karena kehidupan adalah bahtera ditengah samudera kehidupan dan hanya Tauhid sebagai kompas yang bisa membuat k

Harga diri

Image
Kemarin saya bertemu dengan teman lama di loby hotel Mandarin Singapore. Dia langsung memeluk saya dengan hangat. “ Lama kita tidak jumpa ya. Kamu nampak kurus sekali tapi wajahmu bersih” Katanya dengan airmata mengambang. Saya menjawab “ Setahun lalu saya terkena stroke ringan. Alhamdulillah berkat pernyakit darah tinggai dan kolestrol membuat hidup saya lebih teratur. Hasilnya kini lihatlah. Tubuh yang tambur nampak langssing karena saya vegetarian sekarang.” Teman ini tersenyum cerah. Tapi sebetulnya ada bayangan diwajahnya rasa malu dihadapan saya. Tapi dengan sikap saya yang hangat telah membuat tak ada lagi jarak. Dia sahabat saya dan dia adalah saudara muslim saya. Tentang sahabat ini, mengingatkan saya kepada peristiwa dua tahun lalu. Dia sebetulnya adalah mitra saya dalam business. Orangnya well educated dan pernah menjadi CEO salah perusahaan yang diseganis di era Soeharto berkuasa. Kemitraan ini didasarkan oleh keyakinan saya bahwa dia orang yang memiliki pemahaman agama ya

Yahudi di China

Image
Gal Dymant , seorang Pimpinan perusahaan Venture Capital Amerika keturuna Israel. Memperhatikan data China Hi- Tech Directory tahunan. Data yang ada menunjukkan pertumbuhan industri hi-tech dichina melebihi data resmi yang diterbitkan oleh pemerintah. Maklum saja , publikasi data pemerintah kalah cepat dengan laju pertumbuhan industri itu sendiri. Data tersebut sudah cukup bagi Gal Dymant untuk memberikan proposal terbaiknyan kepada beberapa investor untuk membangun industri alat kedokteran, MRI ( Magnetic Resonance Imaging ). Alat ini merupakan tekhnologi paling maju dan paling mahal karena merupakan keajaiban tekhnologi yang dapat menangkap gambar gambar jaringan lunak dengan rinci dalam tubuh manusia. Walaunpun alat ini mahal namun dapat membebaskan pasien dari bedah pada tahap observasi untuk menghasilkan diagnostic yang tepat. “ Di china , ada banyak orang berbakat untuk membangun apa saja” Kata Daymant” Kami kira kami dapat membangun MRI dan menghemat empat puluh persen bila di

Totaliter

Image
Supomo adalah ahli Hukum tata negara. Dia kita kenal salah satu pemikir dan konseptor UUD 45. Bersama dia juga ada Agus Salim seorang ulama ,yang juga politisi negarawan. Disampingnya juga ada Hatta, Ekonom yang juga agamais dan nasionalis. Juga ada Soekarno sebagai pemimpi tentang bangun Indonesia merdeka. Mereka bertemu untuk membicarakan indonesia kedepan. Semua yang hadir dalam pertemuan itu , terpesona dengan ungkapan Supomo yang berbicara berapi api tentang sebuah “ totaliter”. Republik yang akan dibangun adalah sebuah totaliter. Bukan hanya persatuan bagi seluruh rakyat tapi sebuah “kesatuan”. Inilah totaliter bangsa yang menginginkan semua yang berbeda berada dalam satu barisan yang kuat. Tak ada lagi perbedaan karena agama , ras, suku. Sebuah kebersamaan dan kesamaan. Agus Salim pun mendukung semangat Supomo itu dengan membacakan hadith Rasulullah “ Orang mukmin itu mau menjalin dan dijalin. Sementara orang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi seluruh manusia ( HR. D