Posts

Showing posts from 2011

Natal...

Image
Karena tugas yang harus diembannya, dia tak bisa berkelit untuk tidak datang. Dia datang ke Hong Kong tepat dua hari sebelum natal. Rencananya hanya sehari di Hong Kong dan setelah itu kembali ke Eropa. Tapi rencananya kandas untuk pulang. Urusan belum selesai. Dia harus mendampingi saya untuk rapat pada tanggal 28. Saya sudah menyarankannya untuk pulang dan kembali tanggal 26 tapi pesawat penuh untuk jadwal penerbangan tanggal tersebut.  Maka terpaksa dia harus Natal jauh dari keluarga. Bagi saya yang muslim, suasana Natal tidak begitu terpengaruh walau saya jauh dari keluarga. Namun tidak bagi teman ini. Tentu sangat berat baginya. Semua tahu bahwa bagi umat kristiani Natal bukan hanya hari sacral tapi juga hari kebersamaan untuk mengaktualkan cinta kasih bersama keluarga dan sahabat. Tahu bahwa dia dalam suasana batin kesendirian dihari Natal, saya berinisiatif untuk  bersama sama dengannya menghabiskan hari libur natal ini. Usulan saya untuk mengajaknya berlibur ke Shenzhen diterim

Ian dan mereka

Image
Entah kenapa saya teringat akan Ian. Dia tidak menamatkan SD. Tak pandai membaca namun paham berhitung. Dia ponakan saya dari pihak istri. Dia menikah terlalu muda barangkali. Karena ketika dia menikah usianya barulah 17 tahun. Baginya pernikahan bukanlah sesuatu yang rumi. Mungkin kehidupan Jakarta yang keras , tidak membuat dia nyaman. Maka hijrah ke lampung adalah pilihan yang rasional , mungkin. Tanpa bekal modal , kepintaran atau apalah , dia bertekad membangun sebuah keluarga di tempat baru itu. Demikian cerita awalnya yang saya ketahui. Ada niat saya untuk membantunya namun dia nampak tegar ketika melangkah membawa beban, Dia tidak berusaha meminta tolong, dan juga tidak minta dikasihani. Saya memberinya zakat . Dia junjung uang itu dan sujud syukur kepada Allah. Begitulah caranya berterima kasih.Tak terasa waktu berlalu, lebih 10 tahun rumah tangga dibangunnya. Selama itu dia mampu mandiri hidup di sebuah kecamatan di Lampung. Dari uang zakat yang saya beri itu, dia gunakan un

Be Smart

Image
Ada satu cerita. Seorang perampok melarikan diri dengan mengendari pesawat ringan. Yang menjadi pilot adalah dia sendiri. Dia terbang seorang diri. Ketika berada ditengah hutan, dia melompat keluar dari pesawat dengan menggunakan parasut. Bersama dia ada satu koper uang hasil rampokan. Pesawat akan jatuh dengan sendirinya. Rencana pelariannya dibuat dengan begitu rapi. Tentu orang akan menduga dia ikut terkubur bersama pesawat yang meledak ketika jatuh kebumi. Selanjutnya dia akan mengoperasi wajahnya untuk sekaligus merubah indentitas dirinya. Namun sebaik baiknya rencana, yang terjadi lain. Dia jatuh tidak diatas tanah datar tapi jatuh terprosok kedalam sumur bersama parasutnya, juga uang satu koper. Lobang sumur itu cukup dalam hingga tidak mungkin dia bisa keluar dari sumur itu. Kini dia berada ditangah hutan dan didalam sumur tanpa ada yang tahu. Waktu berlalu, badan mulai terasa dingin. Setiap malam untuk menjaga hangat tubuhnya, dia membakar uang hasil rampokan. Begitulah se

Bersahadat...

Image
Terus terang saya malu sekali karena dia tak punya alasan untuk mengagumi saya. Syahadat usia dini tidak mengarahkan saya menjadi humanis yang berarti. Sewaktu saya tanya tentang inti filosofinya, Samanta hanya menjawab, ”Untuk membahagiakan orang lain.” Sebuah filosofi yang melawan sifat mementingkan diri sendiri. Demikian buya Safie Maarif bertutur dalam tulisannya di Kompas. Ungkapan itu disampaikannya kepada Dr Achyuta Samanta yang dikenal sebagai the Poorest of the Poor, Nabi kaum miskin dari yang termiskin. Semua tahu bahwa buya Safie Maarif mantan ketua Umum Muhammadiah yang dikenal Ormas terbesar di Indonesia yang mengabdikan diri untuk kemanusiaan dibidang pendidikan, kesehatan, panti asuhan. Namun bagaimanapun kehebatan gerakan Muhammadiah tetap membuat Safie Maarif menaruh hormat dan merasa rendah dihadapan pejuang kemanusiaan Dr Achyuta Samanta. Betapa tidak? Achyuta Samanta, menggeluti perjuangan selama 20 tahun untuk orang miskin diantara yang miskin itu. Dia melepask

Perjuangan cinta

Image
Perjuangan cinta bagi semua. Demikian teman mengawali pembicaraan kepada saya kemarin ketika kami meluangkan waktu bersama sama minum kopi disalah satu café. Bahwa , lanjutnya, perjuangan itu tidak mudah. Saya tahu bahwa teman ini adalah segelintir orang yang masih percaya dengan kekuatan cinta. Dia seorang aktifis kemanusiaan kelas dunia. Sebelumnya saya mengenalnya sebagai professional yang berkarir diberbagai lembaga keuangan international. Begitu banyak penderitaan akibat perang namun jauh lebih banyak penderitaan akibat kebijakan Negara yang tidak pro rakyak miskin, hanya memikirkan kepentingan segelintir pemodal, yang akhirnya melahirkan elite kaya raya yang menguasai lebih separuh GNP nasional. Ini benar benar system pembunuhan massal yang sangat mengerikan. Lambat namun pasti akan menggiring orang banyak masuk dalam system perbudakan dan mati sia sia. Setidaknya mati secara moral. Demikian katanya. Saya bisa merasakan kegundahannya. Namun saya mencoba memberikan semangat kep

Kunci sukses

Image
Pada satu kesempatan saya pernah kekantor teman. Ketika dikamar kerjanya saya lihat dia sedang berbicara dengan staff nya. Saya perhatikan , diwajahnya terpancar senyum ketika mendengar staffnya berbicara. Dia pendengar yang baik, menurut saya. Tapi lebih dari itu, dia telah membuat staffnya nyaman untuk berbicara dan mengungkapkan apa yang harus diungkapkan. Ketika dia harus berbicara , pancaran wajah bersih berhias senyum tidak lekang dari dirinya. Membuat setiap kata yang keluar darinya diperhatikan dengan serius oleh staff nya. Setelah usai pembicaraan itu, teman ini kembali kepada saya. Dia mengatakan kepada saya, pentingnya untuk meyakinkan staff bahwa pimpinan selalu ada disampingnya , mengayomi dan peduli dalam situasi apapun. Saya tersenyum. Ungkapan ini tak lain seperti kata orang bijak, memimpin dengan cinta. Dalam salah satu seminar di Hong Kong tentang Wisdom brings success  . Dikatakan bahwa keberhasilan seseorang dalam bisnis tidak ditentukan oleh kepintarannya, k

Wanita ?

Image
Pernah satu kali istri saya bertanya kepada saya , mengapa saya tidak pernah mengeluhkan sakit bila sedang sakit. Atau mengeluh dengan peliknya pekerjaan yang saya hadapi. Pertanyaan itu disampaikannya ketika saya mengurut kakinya menjelang tidur. Saya tahu betul bahwa dia akan tertidur nyaman bila saya sudah mengusap kakinya. Bagi saya membuat dia senang dan nyaman itu lebih baik , walau karena itu saya harus mengusap kakinya. Saya sadar bahwa secara phisik itu tidak ada artinya bagi dia. Tapi secara kejiwaan, itu sangat berarti sekali baginya, bahwa saya peduli. Walau kadang saya lelah dengan beban pikiran namun tak sulit bagi saya untuk mengalihkan beban itu dengan aktifitas lain seperti berkumpul dengan teman, atau membaca buku, menulis blog atau pergi ke Masjid.. Saya akan mudah sekali melupakan beban dan mendapatkan kebahagiaan untuk itu. Ya, itu sebabnya dihadapan istri , saya tidak mudah berkeluh kesah karena sakit atau pekerjaan. Tapi tidak demikian dengan wanita. Wanita muda

Hak waris...

Image
Sudah hampir setengah tahun ayah mertua saya meninggal. Namun soal warisan belum juga dibicarakan. Saya dapat maklum karena empat ipar saya, tiga laki laki dan satu perempuan masih tinggal dirumah mertua saya. Mungkin mereka sungkan untuk menanyakan soal warisan ayahnya. Tetapi ada lima anak yang tidak menumpang dirumah , yang kehidupannya juga tidak berlebih. Tentu mereka membutuhkan warisan itu. Saya mendengar ada suara sumbang diantara ipar saya soal keberadaan warisan itu. Namun ungkapan itu tidak pernah disampaikan dalam forum keluarga. Dampaknya keliatan, hubungan antar bersaudara sudah saling curiga, Seakan yang lain tidak percaya dengan yang lainnya soal warisan ini. Untuk menghindari pertikaian lebih jauh, istri saya minta agar saya tampil sebagai penengah, khususnya membicarakan ini dengan ibu mertua saya. Ketika saya sampaikan dasar agama bersikap soal warisan itu, ibu mertua saya langsung menyanggupi untuk segera membagi warisan itu. Namun ada sedikit risau dihatinya bila

Kedamaian ...

Image
Dalam banyak kesempatan perjalanan diluar negeri. Saya acap terjebak oleh ruang dan waktu untuk melaksanakan sholat. Ketika waktu sholat datang, kebetulan saya sedang berada dirumah teman yang beragama Kristen atau budha. Tak ada satupun diantara mereka yang berkeberatan ketika saya minta izin untuk melaksanakan sholat. Untuk mengetahui arah kiblat, kemanapun saya pergi, selalu kompas berukuran kecil saya bawa. Teman yang beragama Kristen itu mempersilahkan saya keruangan yang bersih yang biasa dia lakukan untuk berdoa. Ketika hendak sholat, saya sempat melirik patung Yesus berukuran kecil , juga tak ketinggalan diodrama photo ketika Yesus di salip. Sholat saya kearah kiblat dan usainya saya berterimakasih kepada teman itu. Pernah juga ketika perjalanan ke Bangkok saya bertamu kerumah teman.Teman ini Beragama katholik dan suaminya bergamga budha. Ketika saya minta izin untuk sholat , dia bersama suaminya dengan ramah mempersilahkan saya untuk sholat dikamar tidurnya yang bersih. D

Jalan meraih cinta...

Image
Sifat manusia bisa baik dan bisa buruk. Iman manusia juga bisa naik , bisa juga turun. Inilah manusia yang serba lemah dan lemah. Namun, kata teman saya bukan berarti seorang muslim yang bergelimang dosa dan maksiat , dia tidak mencintai Allah. Dia hanya tidak mencintai dirinya sendiri. Buktinya ketika prahara datang dia kadang otomatis menyebut nama Allah. Kadang tersungkur dengan airmata berurai memohon ampun kepada Allah. Itu artinya didalam hatinya masih ada cinta kepada sang Pemberi Cinta itu sendiri. Dia yakin seyakinnya bahwa Allah tetap mencintainya dan dia juga mencintai Allah,makanya dia kembali kepada Allah dalam sesal sambil memohon ampunan dari Allah. Dia sadar ketika dia berbuat dosa dia belum memahami hakikat mencintai allah. Bahwa dirinya adalah Amanah dari Allah, maka dia berkewajiban menjaga amanah Allah yang dicintainya itu dengan cara berbuat makrup dan meninggalkan yang munkar. Dia hanya lalai, itu saja urai teman saya. Ketika seorang sahabat yang misk

Berkorban...

Image
Semua tahu akibat politik Apartheid oleh penguasa kulit putih di Afrika Selatan , Mandela harus mendekam di penjara pulau Robben selama 27 tahun dan baru merasa udara kebebasan ditahun 1990. Namun ketika dia dibebaskan dan kekuasaan ada ditangannya, yang pertama kali dilakukannya adalah “memaafkan lawan politiknya. Kalau saya melakukan hal yang sama sebagaimana mereka pernah lakukan kepada saya, maka itu tidak ada bedanya antara saya dengan mereka. Demikian ungkapan Mandela yang terkenal dalam buku “P laying the Enemy: Nelson Mandela and the Game That Changed a Nation ’, karya pengarang John Carlin . Apa jadinya bila Nelson Mandela tidak memaafkan lawan politiknya ketika dia berada dipuncak kekuasaanya sebagai president Afrika Selatan? Saya yakin kehidupan politik Afrika Selatan tidak akan seperti sekarang ini. Semua tahu bahwa Abu Sofian adalah tokoh kafir yang berada digaris depan memusuhi Rasul. Ketika perang Uhud, paman Rasul gugur ditangan budak Abu Sofian. Konon ceritany

Sikap

Image
Didepan gate imigrasi China, saya baru menyadari bahwa passport saya rusak. Sebelumnya saya tidak tahu.Mungkin perlakuan kasar petugas Imigrasi Eropa TImur yang membuat cover dalam passport saya terlepas dari jahitannya. Menurut aturan International memang mengharuskan saya untuk mengganti passport tersebut dengan yang baru. Pihak Imigrasi China menyarankan saya untuk menghubungi pihak kedutaan atau consulate terdekat. Namun mereka tetap mengizinkan saya untuk keluar dari Beijing menuju Guangzhou . Sesampai di Guangzhou saya menghubungi pihak consulate untuk mendapatkan passport baru. Proses pengurusan berlangsung dengan cepat. Karena terkesan akan kesigapan petugas consulate itu, saya memberi uang sebagai tanda simpati saya. Namun ditolaknya dengan ramah “ Tidak usah Pak, Saya malu sama pak SBY” Dikesempatan lain, saya berurusan dengan petugas PEMDA Tangerang untuk mendapatkan IMB. Pejabat yang bertugas melayani pengurusan IMB itu menerima saya dengan ramah. Setelah melampirkan des

Bersyukur...

Image
Ketika kunjungan ke Dongwan, memang terasa sekali geliat kota ini tidak sama dengan lima tahun lalu. Menurut teman sejak global crisis tahun 2008 , lambat namun pasti satu demi satu pabrik yang berorientasi eksport bertumbangan. Tentu meninggalkan masalah yang tidak kecil, seperti pemutusan hubungan kerja dan juga berimbas kepada rekanan pabrik yang selama ini hidup bergantung dengan kegiatan produksi pabrik. Kehidupa kota juga berpengaruh besar. Banyak toko yang tutup karena lesunya konsumen. Banyak apartament yang ditinggalkan oleh penghuninya. Tempat hiburan yang kehilangan geliat konsumen asing dan semakin meredub seiring semakin ketatnya pemerihtah membatasi jam kerja tempat hiburan. Dongwan adalah symbol pertumbuhan kota yang bertumpu pada industry borientasi eksport dan jasa, yang akhirnya harus menerima nasip sebagai bagian dari crisis dunia. Sahabat saya yang juga pengusaha di China , saya tanyakan solusi apa yang bisa dilakukan oleh pemerintah china dengan situasi ini. T

Pilihan

Image
Your time is limited, so don’t waste it living someone else’s life. Don’t be trapped by dogma — which is living with the results of other people’s thinking.Don’t let the noise of others’ opinions drown out your own inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition. They somehow already know what you truly want to become. Everything else is secondary,” Demikian yang dikatakan oleh steve Jobs pendiri Apple pada tahun 2005. Namun kata kata itu sulit dimengerti ketika Apple menuntut Samsung dibanyak Negara atas smartphone Samsung Galaxy S yang merupakan desain iPhone3. Apple meng claim bahwa Samsung melanggar tujuh paten yang berhubungan dengan layar sentuh perangkat Galaxy seperti 'memahami gerakan pengguna, termasuk memilih, bergulir, mencubit dan zooming. Samsung juga menyalin tiga paten pada desain, termasuk wajah hitam datar dari iPhone dan iPad, Samsung menghadapi gugatan Apple di banyak Negara. Setelah beberapa bulan bertarung di pengadila