Posts

Showing posts from March, 2021

Jagalah agama, utamakan Akhlak Cinta.

Image
  Tahun  2006 bulan agustus. Baru dua minggu perang berlangsung antara Hizbullah dan Israel. Saya terpaksa masuk Bairut. Seorang teman penghubung saya di Damaskus membantu saya masuk Bairut lewat Arida, perbatasan Libanon-Suriah. Dengan kendaran corolla dia bawa saya melintasi perbatasan. Kartu pengenal saya membatu saya bisa lolos pemeriksaan petugas. Memang  ketika masuk kawasan Libanon terasa sekali suasana mencekam. Namun situasi keamanan tetap terkendali. Di Beirut saya bertemu dengan penghubung saya. Dia wanita kristian. Yang selalu menggunakan jilbab warna hitam. Namanya Sobia. Kadang malam saya tidak bisa tidur. Kata Sobia. Saya terus berdoa kepada Tuhan Yesus. Agar mereka diampuni dosanya. Mereka yang bertempur itu karena mereka tidak tahu cinta kasih Tuhan Yesus. Kami harus terus mendoakan mereka. Tidak boleh kehilangan harapan. Tuhan Yesus akan datang dengan cintaNYA meyelematkan manusia dari dosa, demikian tutur Sobia. Saya sempat berpikir. Bagaimana dia memaknai setiap doa

Hidup cerdas.

Image
  Dalam usia menua. Mengapa ada orang yang tetap sehat dan kuat. Tetapi ada yang ringkih dan lemah. Kondisi itu tidak terkait apakah itu kaya atau  miskin. Tanya Yuni.  Menurut saya. Itu karena manusia makhluk unik. Mengapa ? karena ada akal, nafsu, hati. Ketiga hal itu membuat manusia bisa jadi apa saja. Kalau dia menggunakan akalnya, dia jadi makhluk cerdas. Kalau dia menggunakan nafsunya, dia bisa jadi predator. Kalau dia gunakan hatinya di bisa jadi rahib atau biksu. Kalau dia kombinasikan semua itu ya jadilah dia manusia seutuhnya. Namun jarang sekali manusia sempurna yang bisa gunakan ketiga hal itu. Itu sebabnya, kadang saya  tersenyum sendiri. Kalau ada orang memaksakan standar dia terhadap orang lain. Seperti standar agama atau idiologi. Atau suami inginkan istri seperti dia mau.  Atau orang tua inginkan anaknya seperti dia mau. Harus patuh seperti standar dia. Apapun alasannya, jelas tidak akan berhasil.  Mungkin saja berhasil bila kebetulan yang dipaksa lemah dan yang yang m

Takdir kita.

Image
Tadi sore sahabat saya datang bertamu ke rumah.  Saya sudah lama tidak jumpa. Terakhir jumpa sebelum Pilpres 2004. Walau kami pernah belajar tasauf pada guru yang sama. Pernah tahun 1983 ikut sembunyi sembunyi diskusi buku Bumi Manusia atau Rumah Kaca di Gedung Stovia, Senen. Pernah sama merasakan dinginnya penjara paska tragedi  Tanjung Priok 1984, namun kami berbeda pilihan. Pilihanya kepada Prabowo. PKS Partai pilihannya. Saya pilih Jokowi dan PDIP tempat saya berlabuh. “ Kita ini lucu. Kita pernah sama belajar tasauf, pernah gandrung dengan Marhaen Soekarno. Pernah jadi pemberontak. Tapi akhirnya berbeda jalan” Katanya mengawali obrolan. “ Menurut saya tidak ada yang berbeda. Esensinya sama. Islam dan Marhaen, punya kesamaan prinsip. Sama sama membela kaum tertindas. Ketika kita diskusi tentang Marhaen, Surat Al Maun kita jadikan rujukan. Kemanusiaan kita semakin bertambah. Tauhid kita  maknai mencintai keadilan, setelah kita membaca roman Pram. Karena itu aqidah kita semakin kokoh

Dont say goodbye.

Image
  Di Hong Kong saya bertemu dengan teman wanita. Kami killing time di cafe sambil minum Wine.  Saat itu dia ditegur pria. Dia terkejut. Dia langsung berdiri. Menyalami pria itu. Mereka bicara sebentar dengan senyum ringan tampa beban. Setelah itu pria undur diri kembali ke table nya. Dia cerita bahwa pria yang baru saja menyapanya adalah mantan Pacarnya. Mereka sempat mixed live tetapi akhirnya hubungan itu putus. “ Mengapa? tanya saya. “ Apapun yang terjadi pasti ada alasanya. Tetapi itu tidak penting untuk diketahui. Cukup dipahami bahwa perpisahan itu telah terjadi. “  katanya tersenyum.  “ Paham saya. Tapi apakah dia sampaikan alasan itu. ?  “ Dia tidak pernah berkata apapun. Ketika saya pulang dari kerja kembali ke Apartmen. Dia sudah  tidak ada. Dia kembalikan kunci apartement.” “ Berapa lama kalian berhubungan ? “ 5 tahun.” “Apakah tidak ada arti hubungan sekian lama itu. Setidaknya sikap respect untuk say good bye..” Kata saya.Dia tersenyum.  Hong Kong adalah kota kosmopolitan.

Godaan wanita..

Image
  Pada tahun 2011 saya sempat kenalan dengan wanita cantik. Dia menawarkan skema window dressing. Dia sanggup bayar saya berapapun. Asalkan saya bisa tutup bolong neraca perusahaan clientnya. Cara dia bicara memang terlibat cerdas. Kalau wanita cantik itu biasa saja. Tapi kalau cantik cerdas, nah itu luar biasa. Engga banyak pria bisa tahan godaan. Sebagai pemain di pasar uang. Saya sudah terlatih bertemu dengan banyak wanita cantik dan cerdas. Saya pemain soal wanita, bukan arranger. Jadi alarm bisnis saya cepat berbunyi. Ketika saya minta agar dia membuka informasi perusahaan yang akan dipoles itu. Dia menolak. Saya cepat lupakan dia. Pada 2014, Edward Soeryajaya diatur bertemu oleh wanita catik itu bertemu dengan Presdir Dana Pensiun Pertamina, M Helmi Kamal Lubis. Dalam pertemuan itu, wanita itu meminta agar dana Pensiun Pertamina membeli saham SUGI. Singkat kata, kesepakatan bisnis pun terjadi. Helmi sepakat untuk menempatkan dana Dapen Pertamina sebesar Rp 601 miliar untuk membel

Deng dan Carter...

Image
  Pada tanggal 29 Januari 1979, Deng Xiaoping, wakil perdana menteri Tiongkok, bertemu dengan Presiden Jimmy Carter. Ini lawatan pertama kali pejabat tinggi China ke AS sejak perang dingin. Saat itu Deng terkesan dengan sikap Carter yang sangat humanis. Tidak nampak kesan dia sebagai presiden adikuasa. Pemenang perang dunia kedua. Saat itu Carter berpesan yang intinya. “ AS milik dunia. Kemajuan sains dan produktifitas AS adalah pesan bagi terbentuknya tatanan dunia baru yang lebih sejahtera  dan damai. Kerjasama adalah kata kuncinya. Jadilah bagian dari AS. Siapapun yang memahami AS maka dia adalah bagian perubahan dunia yang lebih baik “  Setelah itu, bersama-sama mereka menandatangani perjanjian baru yang bersejarah yang membalikkan dekade penentangan AS terhadap Republik Rakyat Tiongkok. Deng kembali ke China. Dia malakukan perjalanan di pesisir timur China. Deng berpidato, “ belajarlah dari AS soal bagaimana berproduksi, berinovasi, dan menghargai sains. Jadilah bagian dari spirit