Posts

Showing posts from July, 2015

Aku kangen mama..

Image
Pada suatu acara gala dinner di Beijing,yang diadakan oleh asosiasi bisnis. Saya diundang. Para undangan diharuskan datang bersama pasangan. . Apa daya karena saya tidak punya pasangan. Istri jauh dirumah di Jakarta. Tapi gala dinner ini penting sekali saya hadiri. Sampai dengan jam 2 sore saya masih bingung mendapatkan pasangan. Untunglah seorang teman dengan tanggap membantu saya. Menurutnya dia punya teman wanita yang bisa menemani acara gala dinner. Saya lega. Artinya kesempatan gala dinner terbuka dan saya tidak usah kawatir lagi soal pasangan. Jam 5 sore, seorang wanita menelphone saya kekamar bahwa dia sudah ada di Loby. Wanita itu menyebut nama teman saya. Tahulah saya bahwa wanita itu akan mendampingi saya dalam acara gala dinner. Ketika saya sampai di loby, nampak wanita dengan gaun makan malam yang begitu Wonderful . Tingginya diperkirakan 170 Cm. Dengan tersenyum indah dia menyalami saya sambil menyapa dengan bahasa inggeris yang sempurna. Dia memperkenal diri dengan

Sekuler...?

Image
Seseorang pernah berkata, ada hubungan erat antara telepon seluler dan pemikiran sekuler. Teknologi modern, katanya, tak bisa diciptakan, disebarkan dan dinikmati, seandainya manusia tak pernah lepas dari ketakutan kepada Tuhan. Kemal Attaturk akan memimpin Turki yang kalah perang seandainya ia mengikuti fatwa ulama bahwa mortir dan mitraliyur adalah senjata yang ‘haram’, benda orang ‘kafir’.  Memang aneh bila Tuhan dibayangkan mengatur mortir. Hari ini dunia pengalaman telah mekar dan manusia membuka aneka laku dan kerja. Agaknya itulah yang dimaksudkan Iqbal, ketika ia bicara di depan Tuhan: Kau ciptakan malam, tapi kubuat lampu, Kau ciptakan lempung, tapi kubentuk cupu Kau ciptakan gurun, hutan dan gunung, Kuhasilkan taman, sawah dan kebun Membuat lampu, membentuk cupu, mengolah kebun — di situlah teknologi ditemukan, dan untuk itu akal dikerahkan.. Di depan Tuhan, Iqbal ingin menunjukkan bahwa imannya tak mendorongnya tenggelam ke dalam rasa gentar yang kronis.

Persahabatan..

Image
You stand by me And you believe in me Like nobody ever has When my world goes crazy You're right there to save me Everytime I look at you And I don't know where I'd be Without you here with me Life with you makes perfect sense You're my best friend.. --- Jam 4 sore usai bersibuk diri dengan urusan yang melelahkan. Badan terasa lemah. Teman saya mengatakan bahwa tubuh saya tidak punya masalah hanya mungkin otak saya overload. Makanya tubuh bereaksi untuk minta istirahat.Ini proses recovery, katanya. Ya dia minta saya untuk refresh system tubuh saya. Caranya ya istirahat sebelum memulai aktifitas kembali. Saya butuh istirahat, tidur barang sejenak. Tapi tidak mungkin karena setelah sholat ashar saya juga harus sholat Maghrib. Kalau tidur setelah ashar,bisa bablas sholat maghrib. Saya memilih untuk sauna yang memang disediakan fasilitanya oleh pengelola apartement. Ketika usai sauna saya bersantai diruang istirahat sambil nonton TV yang menay

Hukum...

Image
INI sebuah cerita yang telah lama beredar, sebuah kisah yang termasyhur dalam Injil, yang dimulai di sebuah pagi di pelataran Baitullah, ketika Yesus duduk mengajar. Orang-orang mendengarkan. Tiba-tiba guru Taurat dan orang Farisi datang. Mereka membawa seorang perempuan yang langsung mereka paksa berdiri di tengah orang banyak. Perempuan itu tertangkap basah berzina, kata mereka. ”Hukum Taurat Musa memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian dengan batu,” kata para pemimpin Yahudi itu pula. Mereka tampak mengetahui hukum itu, tapi toh mereka bertanya: ”Apa yang harus kami lakukan?”  Bagi Yohanes, yang mencatat kejadian ini, guru Taurat dan orang Farisi itu memang berniat ”menjebak” Yesus. Mereka ingin agar sosok yang mereka panggil ”Guru” itu (mungkin dengan cemooh?) mengucapkan sesuatu yang salah. Saya seorang muslim, bukan penafsir Injil. Saya hanya mengira-ngira latar belakang kejadian ini: para pakar Taurat dan kaum Farisi agaknya curiga, Yesus telah meng