Posts

Showing posts from June, 2011

Ekonomi Akhlak

Image
Gagasan "role modeling " sebagaimana yang dikatakan oleh Ronald McIntosh bahwa jumlah uang dan kekuasaan yang datang dengan kapitalisme Amerika begitu signifikan bahwa semua orang menginginkan itu. Realitas malang masyarakat kapitalis sepenuhnya bahwa prioritas tertinggi adalah keuntungan, dan bukan kesejahteraan konsumen. Akibatnya, Amerika telah menciptakan reputasi yang serakah, korup, dan arogan. Selanjutnya, Negara lain beranggapan bahwa mereka hanya bisa menjadi sukses dalam masyarakat kapitalis jika didasarkan kepada kearifan budaya local. Seperti apa yang dikatakan oleh Jonathan Joseph, sebuah negara seperti Jepang , yang membanggakan diri atas nilai nilai kehormatan akan terkejut oleh standar moral masyarakat kapitalis. Begitupula sikap China yang sulit menerima mental capitalism yang membuat individualism. Pada konferensi Islam di Granada, Spanyol, pada Juli 2003 yang dihadiri oleh sekitar dua ribu peserta, mengeluarkan satu seruan bahwa sistem ekonomi ka

Berbagi...

Image
Sebelum krisis global, tahun 2005, inggeris telah mengesahkan UU tentang pendirian badan usaha berbentuk Community Interest Company (CIC). UU ini dibentuk akan kekawatiran para elite politik Inggeris atas semakin mendapat tempatnya Corporate Profit Oriented didalam dunia kapitalis. CIC adalah suatu solusi yang merupakan badan usaha yang bertujuan sosial. Artinya ini kebalikan dari sistem kapitalis. CIC khusus untuk usaha yang berhubungan dengan kepentingan publik seperti pengadaan trasnfortasi umum, pengadaan air bersih, perbaikan lingkungan, sarana umum lainnnya mencakup renewel energy. Sebagai suatu badan usaha, CIC tetap boleh mendapatkan laba namun bukan sebagai tujuan utama. Tujuan utamanya adalah bagaimana melibatkan masyarakat dalam kemandirian menyediakan segala kebutuhannya. Maksimum dividen boleh dibagi sebesar 5% dari total keuntungan. Sisanya digunakan untuk pengembangan usaha. Kepemilikan saham dalam CIC bisa lebih dari dua orang. Jumlah modal disetor tidak dibatasi.

Dahulukan Akhlak di Atas Fikih

Image
Fiqih diangkat dari pendapat Ulama ke satu tingkat sejajar dengan Al-Qur'an dan Sunnah. Fiqih yang sangat manusiawi sekarang memiliki status Ilahi-suci, tidak boleh dibantah, dan pasti benar. Dari situ muncullah keinginan untuk mempersatukan mazhab, seperti yang ditujukan oleh mahasiswa Muhammad Awwamah dalam tulisan Saya yang terdahulu. Di indonesia, keinginan ini ditujukan dalam anggapan bahwa hanya kelompok Kita saja yang beramal sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunnah. Kelompok yang berbeda pendapat dengan kita dianggap tidak mendasarkan amalan mereka pada Al-Qur'an dan Hadist yang shahih. Mereka harus kita kembalikan ke jalan yang benar. Umat Islam baru bisa dipersatukan bila semuanya sudah mengikuti pendapat kelompok kita atau beriman pada iman kita. Dahulu , Umar bin Abdul'Aziz berkeinginan untuk mempersatukan semua negeri dibawah pemerintahannya dalam satu mazhab. Tetapi ia segera mengetahui bahwa dalam setiap negeri sudah berlangsung tradisi Fiqih yang berbeda.

Mengapa harus khilafah ?

Image
Ada sebagian orang yang sangat antipati kalau diajak bicara soal Khilafah. Menurut mereka kalau khilafah berdiri akan menjadikan penduduk non muslin terintimidasi secara psikis. Kalau mereka tidak masuk islam maka mereka diwajibkan bayar pajak dan bila menentang aturan ini akan dibunuh. Hampir sebagian orang non muslim berpikiran seperti itu. Inipula yang membuat diskusi soal khilafah menjadi tendesius menyudutkan islam secara moral. Harus dicatat bahwa Islam tidak ada urusan orang mau beriman atau tidak. Itu urusan mereka dengan Allah. Tidak ada ketentuan dalam islam yang berbeda agama akan dibunuh bila khilafah berdiri. Menurut saya adanya persepsi negatit tentang islam yang anti pluralis adalah bagian dari kampanye meminggirkan islam. Orang awam yang tidak paham soal khilafah di cekokin perasaan takut akan kehadiran khilafah. Dan tentu akhirnya mengaburkan islam sebagai rahmatan lilalamin. Ini tantangan bagi siapa saja yang memperjuangkan tegaknya system khilafah didunia ini.

Pancasila ?

Image
Kemarin saya berdialogh dengan teman, dia dengan enteng mengatakan bahwa Pancasila sebagai falsafah negara kita merupakan hasil pemikiran gemilang tasawuf sosial dari para pendiri bangsa kita. Maklum saja, katanya , sebagian besar tokoh pendiri bangsa ini terdiri dari elite islam dari kalangan intelektual, ulama. Seperti Soekarno, Drs. Muhammad Hatta, Mr. Ahmad Soebardjo, Abikusno Tjokrosujoso, A.A. Maramis, Abdul Kahar Muzakir, H. Agus Salim, KH. Wahid Hasjim, Mr. Muh Yamin. Mereka focus pada prinsip Islam yang mengemban visi dan misi Rahmatan Lilalamin. Saya sempat berkerut kening karena istilah Tasawuf sosial dan visi rahmatan lilalamin. Namun teman ini menegaskan bahwa apakah ada nilai nilai yang ada dalam Pancasila itu tidak sesuai dengan Al Quran dan Hadith ? Belum sempat saya menjawab , dia menegaskan bahwa sila dalam pancasila itu merupakan hasil musyawarah antar golongan untuk mewujudkan project sosial politik bersama dalam sebuah komunitas bernama Indonesia . Untuk alasa