Posts

Showing posts from May, 2022

Orang lain bersikap karena kita

Image
  Bagaimana caranya kamu bisa bertahan berumah tangga lebih dari 35 tahun dan bermitra bisnis lebih dari 20 tahun. Selama itu keliatannya baik baik saja. Apa resepnya ? Tanya teman. “ Resepnya tahu diri aja masing masing” kata saya. “ Maksudnya? “ istri saya tidak  bangga dengan cantiknya, yang bisa luntur karena usia. Saya juga tidak bangga karena harta, yang bisa kapan saja habis karena bangkrut. Jadi tidak ada kebanggaan digenggam dan tidak ada yang perlu merasa terintimidasi karena kekurangannya dan merasa superior karena kelebihannya. Yang ada saling melengkapi saja. “ “ Bagaimana bersikap seperti itu? “Tidak ada hubungan yang sempurna tanpa saling melengkapi. Misal anda berteman. Suatu saat teman cuek dengan  kamu. Kamu kecewa. Anggap teman itu sombong. Tapi kadang kamu lupa untuk jujur kepada diri kamu sendiri sebelum menilai sikap teman itu.  Bisa saja dia capek berteman dengan kamu yang selalu minta ditraktir. Mendengar kamu mengeluh dan akhirnya minta bantuan. Padahal mungkin

Agama itu soal privasi

Image
  Usai sholat shalat jumat di masjid hagia sophia, malamnya Azra menantiku di resto di pusat kota Istanbul. “ Megah ya masjidnya ? Katanya.  “ Begitulah buah kekuasaan Ottoman sekian abad. “ Lanjutnya. Azra mengalihkan pandangan ketempat lain. Azra kemudian tersenyum kepadaku. Setidaknya Azra tetap jadi orang merdeka. Tak berhijab dan bergamis. Membuat hari hariku di istanbul menyenangkan.  “ B kamu sangat sibuk. Tapi sholat selalu ada waktu. Hebat . Apa yang kamu maknai tentang agama?  Tanya azra.  “ Agama adalah keheningan antara saya dan Tuhan aja. Engga ada orang lain, sangat privasi” kata saya tersenyum. Azra  tersenyum. Bicaralah. Aku merindukan kamu bicara kata Azra meremas jemari saya.  Dalam hening jauh dari keramaian. Kata saya mulai cerita. “ Di dalam sebuah Goa, disebuah bukit, Hira. Seorang anak manusia. Duduk tapakur. Saat itu tahun 610 M Bulan Ramadhan, Malaikan hadir seketika. Menghampirinya, seraya berkata “Bacalah!”   “Aku tidak bisa membaca.” Katanya Lalu malaikat it

Merebut hati.

Image
  Dulu waktu SMA kalau liburan saya acap diajak menemani ibu saya berdakwah di tempat lokalisasi PSK. Semua yang hadir dalam majelis taklim adalah PSK. Tak pernah sakalipun ibu saya menceramahi "dosanya menjadi pelacur" atau menjabarkan betapa pedihnya siksa neraka itu bagi para pezina. Betapa pedihnya siksa kubur bagi pelacur. Tidak pernah!.Ketika hal ini saya tanyakan, ibu saya menyampaikan dengan bijak bahwa mereka para PSK itu adalah orang yang lupa. Jangan ingatkan neraka, besarnya dosa maksiat , Jangan!. Ibu saya mengingatkan mereka tentang kasih sayang Allah, Ingatkan kemurahan Allah. Bahwa Allah akan menjaga mereka siang dan malam. Bahwa Allah lah sumber keselamatan dan sumber kebahagiaan. Allah tempat sebaik baiknya harapan dan tempat sebaik baiknya kembali.Karenanya kembalilah kepada Allah agar yang sempit menjadi lapang. Ya isi ceramah yang disampaikan hanya berkaitan tentang cinta dan kasih sayang Allah saja. Suksesnya pegiat gereja , Hindu, Budha mengembalikan PS

Pride mereka ada pada uang.

Image
  Wenny , Risa, Yuni, Florence adalah sahabat saya. Mereka juga sehat. Tidak ada penyakit yang mereka tanggung. Walau usia mereka diatas 50 namun phisik mereka masih prima. Kalau jalan orang tidak akan tahu usia mereka sudah diatas 50. Orang pasti menduga usia mereka diatas 40. Padahal mereka kerja dalam tekanan dan sangat rumit karena mengelola sumber daya yang tidak sedikit. Saya kenal mereka lama. Jadi saya paham mengapa mereka sehat? Apa itu? pride mereka ada pada harta dan kekuasaan. Itu mereka nikmati sekali. Semakin kerja keras dan dibawah tekanan tak terbilang. Semakin mereka euforia. Semakim membuat mereka sehat. Itu juga mungkin sebagai kompensasi dari kegagalan hidup mereka dalam rumah tangga dan cinta. Mereka ingin membangkitkan harga diri mereka lewat kinerja. Bahwa mereka bukan sampah. Kedekatan mereka secara personal kepada saya, itu hanya cara mereka menjaga rasa aman saja. Dengan rasa aman itu, membuat mereka secure melewati hari hari. Dan karena itu mereka sehat. Jadi

Istri

Image
Oma itu jauh lebih sehat dari saya. Dia tidak punya penyakit genetik apapun. Collestrol, diabetes, asam urat, darah tinggi , engga ada. Dia masih bisa setir ke bandung walau usia diatas 55 tahun. Tidur cepat banget. Benar benar pules. Walau dia tidak olah raga, tidak juga perawatan kulit. Tetapi kulit terjaga dan phisiknya selalu bugar. Banyak teman saya, punya keluhan karena penyakit istri mereka. Ada saja penyakit. Karenanya saya sangat bersukur atas kesehatan Oma. Benar benar itu rasa sukur kepada Allah. Saya kenal pribadi oma. Jadi saya tidak terkejut kalau dia sehat sampai usia kini 59 tahun. Apa itu? Dia tidak pernah berpikir terlalu jauh. Dia sangat pragmatis. “ Dimana beranak disitu dibuai” Katanya, Itu istilah minang. Kalau anak lahir, ya dimana saja lahirnya. Kalau di hutan lahirnya, ya besarkan di hutan. Engga usah berpikir yang belum terjadi, Pikirkan saja yang ada sekarang. Selesaikan sebisanya.  Mahar saya hanya seperangkat sholat. Itu harganya tidak ada arti dibandingkan

Karakter humanis, bukan agamais.

Image
  Pernah Yuni tanya saya. “ Uda itu haji, sholat rajin. Ngaji jago. Bahkan bahasa arab udah bisa. Kalau dikasih topi haji dan baju gamis, jadi dah ustand kondang. Tetapi lucunya, miras jalan terus, ke spa jalan terus, bergaul dengan cewek yang bukan muhrim jalan terus. ke KTV terus aja. Berteman dengan bandar judi, berteman dengan PSK, kadang makan direstoran haram dijabani juga. Aneh, udah itu beragama engga ? sepertinya agama dibuat becanda” “ Saya beragama islam. “ Kata saya tegas “ Saya patuh kepada rukun Islam. Karena itu kontrak saya dengan Tuhan sesuai standar kepatuhan manusia beriman.Tapi dalam kehidupan saya lebih memilih jadi orang humanis daripada agamais. Itupun saya lakukan dengan Best Effort aja. Engga berlebihan amat” “ Mengapa? “ Agamais adalah persepsi dari orang lain, yang belum tentu benar bagi orang yang berbeda agama atau kurang standar keimanannya.. Tapi humanis itu bersifat universal. Berlaku kepada siapa saja.” “ Maksud Uda? “ Saya tidak merasa salah berteman d