Posts

Showing posts from June, 2013

Berperang dengan Allah...

Image
Kemarin saya bertemu dengan teman lama. Kami aprokan ketika di Bandara. Dia sekarang sudah menjadi anggota Dewan yang terhormat. Mungkin karena dia terburu buru sebagai orang sibuk, tak banyak waktu untuk hanya sekedar bertegur sapa. Setelah bersalaman , dia bersegera pergi kearah kendaraan yang sudah menantinya. Nilai kendaraan itu saya taksir diatas Rp 1 milliar. Sangat mewah bagi rakyat kebanyakan yang masih hidup dibawah garis kemiskinan. Entah kenapa bayangan saya kembali mundur dua pulu tahun lalu. Teman itu saya kenal sebagai aktifis pedagang kecil. Hidupnya hanya untuk membela pedagang kecil walau dia sendiri bukanlah pedagang kecil. Dia bukan pula pedagang besar. Juga bukan professional. Dia hanyalah pengacara alias pengangguran banyak acara. Walau jabatannya adalah sekjen pada Ormas dibawah payung Beringin namun dia tidak gaji. Lantas bagaimana dia hidup? Dulu banyak pengusaha walau bukan kader Golkar namun tidak keberatan untuk memberikan donasi kepada kader golkar yang “pe

Martabat bangsa...

Image
Anda tahu awalnya kami marah dan kecewa dengan pemerintah karena membiarkan orang kulit merah datang ke china dengan modal dan tekhnologi. Apalah kami dibandingkan mereka yang telah lebih dulu maju. Kata teman seorang peneliti di China. Tahun 1990 , General Motor masuk ke China dan disambut dengan karpet merah oleh jajaran elite China. Sebelumnya tahun 1986, VW sudah lebih dulu masuk ke China. Kedua perusahaan ini membangun industry otomative dalam kapasitas raksasa. Milliaran dollar dana ditanamkan untuk memastikan mereka menguasai pasar china yang sedang tumbuh. Apapun yang mereka keluhkan akan ditanggapi dengan cepat oleh para elite china. Mereka mendapatkan fasiltas bebas bea masuk, Fasilitas tax holiday. Dan kemudahan mendapatkan buruh berupah murah. Pemerintah juga menjamin tersedianya  para insinyur yang mau dibayar murah untuk bekerja dibidang riset . Pemerintah juga menjamin resiko investasi akibat perubahan politik dan kebijakan.  Karenanya GM dan VW melaju penuh percaya dir

Citra Jokowi...

Image
Benarlah bahwa tetang  Jokowi itu berdentang di Indonesia namun gaungnya sampai ke tanah jiran bahkan kemanca negara. K emarin saya terima email dari teman di Kuala Lumpur. Dia bercerita betapa antusiasnya masyakarat Kuala Lumpur  ingin melihat sosok Jokowi.   Apa yang membuat masyarakat KL begitu ingin bertemu langsung dengan Jokowi? Menurutnya kerendahan hati dan keperbihakan Jokowi kepada rakyat miskin itulah yang menjadi magnit orang banyak. Memang semua pemimpin sangat piawai berbicara membela rakyat miskin namun tak nampak keteladanan dari para pemimpin tentang apa yang dikatakannya sama dengan sikap dan perbuatannya. Orang sudah bosan retorika agama yang bicara tentang akhlak sorga namun nyatanya para pemimpin itu hidup bergelimang kemewahan dan berjarak dengan rakyat miskin. Orang banyak sudah bosan dengan retorika sosialis yang bicara tentang keadilan social bila nyatanya para pemimpin menciptakan jarak antara rakyat dengan modal, dan modal bersenggama dengan elite politik un

Taufiq Kiemas tutup usia...

Image
Tidak ada kejadian di alam semesta ini tanpa perencanaan dari Allah. Semua tercipta atas dasar kesempurnaan ciptaan dengan rencana yang sempurna pula. Ketika saatnya terjadi maka tidak ada yang bisa menahan atau menghalangi. Yang terjadi , terjadilah. Ilmu Allah maha luas dan tak mungkin dapat terjangkau oleh manusia. Namun ada dua hal tentang ilmu Allah yang pasti diketahui oleh setiap makhluk.  Dua hal ini sangat dekat dan bisa disaksikan. Jadi bukan hanya retorika. Apa itu ? Kelahiran dan Kematian. Dua hal ini , siapapun pasti akan mengalaminya. Hanya saja pengalaman tentang kelahiran dan kematian tidak bisa kita ketahui dengan pasti. Apakah kematian itu menyakitkan? Apakah kelahiran adalah perjalanan indah melewati dinding uterus dan melesat keluar lewat lubang vagina ibu. Kita tidak tahu. Allah menghapus memori pada setiap bayi sehingga tidak bisa mengingat peristiwa kelahiran itu. Orang matipun tidak mungkin akan hidup lagi untuk bercerita kepada kita tentang pengalamannya mel

Reuni Smanda Lampung

Image
Acara Reuni SMA2 Bandar Lampung diadakan tanggal 27 Mei. Pada tangal 27 Mei saya sudah di Jakarta. Namun tidak membuat saya segera terpanggil untuk datang. Mengapa ? Saya lulus SMA tahun 1982 dan itu artinya telah 31 tahun berlalu dan itu bukanlah waktu sebentar . Tentu sudah banyak nama nama teman SMA dulu yang lupa, kecuali segelintir nama yang dulu merupakan paling dekat dengan saya. Setelah 31 tahun  berpisah apakah mungkin masih ada tersisa rasa persahabatan seperti dulu? Bukankah waktu bisa membuat orang berubah.  Apalagi lingkungan pergaulan juga mempengaruhi.  Kalau tadinya dia bukanlah siapa siapa  namun setelah masuk dunia perguruan tinggi sehingga menjadi professor atau Phd membuat dia berbeda. Belum lagi yang kebetulan menjadi pejabat tinggi yang terbiasa dihormati dengan jabatannya, apakah mungkin dapat berbaur dengan teman teman lama yang mungkin tidak semua beruntung?. Itulah pertanyaan yang memenuhi isi kepala saya ketika undangan Reuni Akbar datang lewat facebook.  Di