Posts

Showing posts from January, 2022

Sabar

Image
  Ada orang terpelajar dari kota. Dia datang ke Desa. Dia lihat tanah  terhampar setelah panen padi. Dia duduk termenung melihat hamparan tanah. Dia berpikir dengan recanana di kapalanya.  Tanah ini, pikirnya akan lebih baik di tanam Cabai. Cabai sekilo sama dengan 3 KG beras. Mengapa harus tanam berai yang ongkos produksinya lebih mahal. Ah Tapi kan cabai cepat busuk, cepat jatuh harganya kalau panen. Jangan cabai. Tanam singkong. Satu hektar panennya bisa 20 kali panen padi. Harga padi sekilo sama dengan 10 Kg singkong. Ah bego. Jangan singkong. Lebih baik bangun property. Tetapi siapa yang akan beli rumah di desa ini. Ah apa ya. Kemudian dia liat petani datang  ke lahan itu. Petani itu tidak berpikir banyak. Seperti biasanya,  dia langsung masuk ke lahan. Di ayunkan cangkulnya memperbaiki pematang. Dengan kerbaunya petani itu mulai menggemburkan tanah. “ Ah bodoh sekali petani itu. Mengapa dia tidak gunakan traktor? kan lebih cepat dan efisien. Dasar orang kampung. Engga bisa maju.”

Poligami

Image
  Ada teman memprovokasi saya untuk poligami. “ Daripada melacur, kan lebih baik poligami. Apalagi kalau istri tidak bisa lagi memuaskan. Al Quran memberikan ruang untuk boleh poligami. Itu kalau ALlah sudah bolehkan, tentu Allah sudah siapkan pertolongan. “ Katanya. Saya senyum saja. Saya melihat di sosmed sering betul seminar tentang poligami. Ongkos seminar engga murah. Pasti peminatnya banyak.  Dalam satu hal keliatannya anjuran poligami itu human being. Siapa sih mau terpasung sex nya dalam hidup ini. Apalagi hidup itu singkat. Sayang kalau harus dilalui dengan kekangan sex akibat pasangan tidak bisa lagi memuaskan.  “ Apakah kamu pernah ngobrol lebih dari sejam di tempat tidur bersama istri” Tanya saya kepada teman yang melakukan poligami.  “ Engga lah. Kalau ngobrol ya di meja. Ngapain di tempat tidur. Di tempat tidur itu sunah rasul. Salurkan nafsu” Katanya. Dari ungkapanya saya tahu. Dia menjadikan tempat tidur hanya tempat bersenggama. Maka dihadapannya istri memang pemuas na

Me Time

Image
  Di Hong Kong dalam seminggu sekali selalu saya gunakan kesempatan me time. Hanya saya sendiri. Tidak ada orang lain. Biasanya saya nongkrong di cafe kecil yang ada live musik. Minum sekedarnya tanpa mabuk. Di Jakarta juga begitu. Saya punya cafe pavorit yang  tidak mungkin sahabat dan keluarga tahu. Saya tidak melarikan diri dari lingkungan saya. Pergi ke pulau terpencil. Tidak menjauh dari sahabat dan keluarga, pergi ke gunung. Tidak. Saya dekat saja. Namun saya ingin sendiri saja.   Saya ambil tempat duduk dekat pintu toilet. Karena cafe penuh maklum malam sabtu. Saya pesan wine sebotol. Nanti kalau engga habis, bisa titip untuk saya minum minggu depan. Pemilik cafe sudah kenal saya. Dua hari lalu Esther cerita kepada saya. “ Teman kamu sejujurnya tidak ada yang suka kamu. Wada, kecewa dengan kamu karena deviden dibatalkan tahun ini. Dia anggap kamu hanya beri dia bisnis onani saja. Steven kecewa dengan kamu. Dia anggap kamu terlalu lemah di hadapan otoritas. Pengecut.  Richard bil

Ketuhanan YME

Image
  Pancasila itu adalah falsafah. Apa itu falsafah? Kata  falsafah  atau  filsafat  dalam bahasa Indonesia merupakan kata serapan dari bahasa Arab:  فلسفة , yang juga diambil dari bahasa Yunani; Φιλοσοφία  philosophia . Dalam bahasa ini, kata ini merupakan kata majemuk, dan berasal dari kata-kata ( philia  = persahabatan, cinta dsb.) dan ( sophia  = kebijaksanaan, kearifan), sehingga arti harafiahnya adalah seorang “pencinta kebijaksanaan”. Kata  filosofi  yang dipungut dari bahasa Belanda juga dikenal di Indonesia. Jadi pemahaman Ketuhan YME itu bukan dari segi Tuhan dalam konteks tauhid sesuai ajaran agama tertentu. Tetapi konsep Tuhan secara normatif yang diterima oleh semua agama. Jadi, kalau anda tidak beragama, maka anda tidak mengakui Pancasila sebagai Falsafah Negara. Mengapa? Mari kita bedah dari segi definisi kata perkata pada Ketuhanan YME. Esa itu diambil dalam bahasa Sansekerta, yang  bentuk kata bendanya adalah Etad artinya, as this, as it is or THE. Mengapa ESA itu tidak

Berkorban sepanjang usia..

Image
  Banyak orang berencana namun hanya berhenti dimimpi saja dan terus mengeluh karena merasa tidak ada orang peduli dengan rencananya. Sebenarnya ketika anda punya rencana dan mimpi, itu hanya ada antara anda dengan Tuhan saja. Engga ada urusan dengan orang lain. Sukses dan gagal, itu tergantung anda. Mengapa? Rencana itu bagaimanapun masih dalam bentuk konsep imeginer. Orang lain bukan  Tuhan yang tahu isi kepala dan hati anda yang sebenarnya. Manusia percaya dengan apa yang anda katakan. Tetapi percaya saja belum akan membuat dia mendukung sebelum ada sesuatu yang konkrit memotivasinya mendukung. Saya belajar dari ibu saya soal ini. Ibu saya itu sejak usia muda sudah jadi aktifis sosial. Ada photo jadul saya digendong ibu saya dalam kegiatan sosial di Pagar Alam. Bahkan saat hamil saya dia masih sibuk ditengah tengah kegiatan sosialnya sebagai aktifis Aisyiah. Pecah ketuban dan nongol saat Ibu saya menghadiri acara sumpah pemuda. Akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Untunglah selamat. “