Posts

Showing posts from June, 2008

Sholat

Anugerah Allah itu adalah Sholat. Demikian yang disampaikan oleh teman saya ketika kami usai sholat berjamaah di basement salah satu hotel berbintang. Shalat adalah keistimewaan yang dianugerahkan Allah kepada Rasulullah SAW dan umatnya. Demikian istimewanya, hingga proses turunnya perintah shalat diawali dengan peristiwa Isra Mi'raj. Allah SWT langsung"mengundang" Rasulullah SAW ke langit. Nilai strategis dan keistimewaan shalat sudah tidak terbantahkan lagi. Shalat adalah amalan pertama yang diwajibkan atas Rasulullah SAW. Shalat adalah tiang yang menyangga bangunan Islam. Shalat adalah pembeda atau pemisah antara seorang Muslim dan kafir. Shalat adalah amalan yang pertama kali dihisab. Shalat adalah kunci kesuksesan dan kebahagiaan hidup. Shalat adalah penggugur dosa. Shalat datangnya pertolongan Allah. Shalat pun menjadi saat istimewa bagi seorang hamba, karena ia bisa berhadapan langsung dengan Rabb-nya. Penelitian ilmiah pun menunjukkan bahwa shalat memiliki seguda

Disiplin dan knowledge

Image
PT Indosat Tbk. telah dijual oleh Asia Mobile Holding Pte.Ltd kepada Qatar Telecom. Asia Mobile merupakan anak perusahaan Temasek Holding. Perusahaan itu merupakan kongsi yang didirikan oleh Qatar Telecom dan Singapore Technologies Telemedia dan mayoritas saham kepemilikannya (75 persen) dimiliki Singapore Technologies Telemedia. Dengan pembelian seluruh saham Asia Mobile oleh Qatar Telecom (40,8 persen), maka Temasek Holding tidak memiliki keterlibatan di Indosat. Dari akuisisi itu, Asia Mobil menangguk untung hingga Rp 16 triliun lebih. Hebatnya transaksi penjualan saham ini senilai Rp. 16 triliun atau tiga kali lipat dari harga ketika di beli pada tahun 2002 yang senilai Rp. 5 triliun. Kita mungkin terkejut atau marah dengan situasi ini. Marah dan kesal melihat kebodohan bangsa kita. Ini adalah wajar karena kita tidak ingin dianggap sebagai bangsa yang bodoh. Tapi kemarahan ini tidak perlu sampai membuat kita semakin bodoh , dengan memperlihat sikap tidak rasional. Ini adalah pelaj

Asumsi APBN

Apa yang terjadi kini paska kenaikan harga BBM ? Tabung gas langka. Minyak tanah langka dan kalaupun ada harganya diatas harga patokan pemerintah. Daya listrik PLN semakin menyusut. Harga harga kebutuhan pokok terus melambung sejak issue kenaikan harga BBM dan terus meroket setelah kenaikan harga BBM diumumkan. Keliatannya pemerintah memanng tidak siap dengan kebijakannya, walau tadinya begitu yakin bahwa memperkecil difisit APBN dan kebijakan moneter adalah cara ampuh untuk menekan inflasi. Nyatanya cost of capital moneter terlalu mahal dan menggiring BI terjebak dalam kebijakan akrobatnya yang memakan ongkos mahal. Mungkin lebih mahal dibandingkan dengan tidak menaikkan harga BBM. Sumber klasik pemasukan APBN untuk menutup difisit lainnya adalah "hutang". Benarkah ? Melalui SUN keliatannya semakin sulit karena yield yang diminta oleh investor semakin tinggi sebagai akibat dari pengaruh inflasi global. Keadaan pasar semakin bearish , yield berkisar 13,5% - dan 13,4%. Yang

BTL

Saya sempat cerita sama teman di China tentang Pemerintah membagikan Bantuan Tunai Langsung kepada rakyat miskin , sambil memperlihatkan tayangan Liputan6 melalui internet. Teman ini berkata “ Wah , mirip sekali seperti kami 40 tahun lalu ketika kami belum melakukan reformasi Deng.” Matanya terpejam sambil menggeleng gelang kepala melihat tayangan itu “ Mengapa ? Tanya saya. Dia menjawab “ Keadaan dulu itu adalah mimpi buruk yang tak ingin kami ingat lagi. “ Saya tertegun. Dinegeri saya , kebijakan ini dianggap merupakan suatu keadilan dari lembaga yang disebut Negara. Padahal cara itu , sudah lama dilupakan oleh rezim komunis --yang percaya keadilan melalui pembagian Kupon belanja (=uang) untuk keperluan rakyat memenuhi konsumsinya-- Negara adalah suatu institusi “nation “ untuk “ mengelola” komunitas. Ini bukan lembaga charity Ini lembaga yang dibangun diatas system untuk tegaknya structure masyarakat yang mandiri. Inilah ujud keadilan dan tanggung jawab negara menciptakan pemerinta