Posts

Showing posts from November, 2019

Sertifikasi Halal

Image
Teman saya pengusaha Makanan kemasan bingung. Apa pasal. Sejak Undang-Undang (UU) No. 33/2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH). Maka semua makanan dan minuman wajib punya sertifikasi halal. Yang jadi masalah adalah sampai sekarang belum jelas tarif biaya pengurusan sertifikasi halal itu. Walau aturan sertifikasi halal itu sudah ada Peraturan menteri agama, namun ketentuan mengenai tarif harus datang dari Menteri Keuangan. Disamping itu, adalagi masalah, gimana dengan UMKM? Apakah diwajibkan juga bayar. Kalau bayar kan keterlaluan. Katanya bela rakyat kecil, ini kok malah meres. Nah berikutnya, gimana prosedur dapatkan sertifikasi halal itu?. Kalau semua harus dengan cara manual : pendaftaran, verifikasi, pemeriksaan dan pengujian produk, sidang fatwa, dan terakhir penerbitan sertifikat halal. Dia yakin UU No. 33/2014 itu berpotensi besar menghambat produksi. Engga ada bedanya dengan sertifikat AMDAL. Bayangin aja ada jutaan unit usaha makan dan minuman. Emang ada berapa pegawa

Berdamai dengan kenyataan

Image
Tahun 1989 saya di fitnah mitra saya, sehingga saya kena kasus hukum. Ketika masalah selesai dan saya menang di pengadilan , pabrik kertas saya diambil oleh mitra saya secara hostile. Pihak bank terlibat memaksa saya melepas pabrik tersebut dengan alasan saya sudah bangkrut. Saya tersingkir dalam keadaan bangkrut. Tetapi ibu saya menasehati saya. Jangan ada kebencianmu karena personal. Cukup sebatas perbuatannya saja. Mengapa ? Itu bukan antara kamu dengan mitramu tapi antara kamu dengan Tuhan. Apa hikmahnya? agar kamu bisa dewasa dengan pengalaman. Setelah itu kamu akan naik kelas. Mengapa ? rasa marah, kecewa bisa karena berbagai sebab. Tapi intinya kita tidak bisa menerima kenyataan. Kita selalu melihat keluar dan menilainya seperti kita mau. Yang jadi masalah adalah karena itu, kita selalu berpikir negatif terhadap seseorang secara personal, dampaknya secara pribadi kita tidak akan pernah bisa bersikap positip terhadap diri kita sendiri. Perhatikan hukum alam, kalau anda i

konsepsi beragama.

Image
Dari kecil saya sudah belajar mengaji dari guru ngaji. Di rumah saya belajar ilmu hikmah dari Ibu saya. Saya bersyukur karena ibu saya lulusan pondok pesantren moderat ( Diniyah Putri). Jadi dia paham bagaimana menjelaskan makna tersurat dan tersirat dari setiap Firman Allah yang ada dalam Al Quran. Cara ibu saya menyampaikannya selalu dengan cerita yang menggiring logika saya terpancing untuk berpikir. Buku bacaan saya yang terdapat di rak buku, sebagian besar buku Agama. Sampai sekarang kalau saya bertemu ibu saya, selalu saya gunakan kesempatan membahas buku yang telah saya baca. Kitab Suci itu dipercaya merupakan firman Tuhan. Kalau kita pelajari dengan seksama. Kita akan kagum akan kehebatan Tuhan mendidik kita untuk berakhlak yang baik. Coba perhatikan. Kebaikan dan keburukan itu disampaikan dalam bentuk kisah kaum sebelum kita. Ada kisah para nabi dan rasul, ada pula kisah tentang para pendurhaka, seperti Qarun, Firaun, serta umat atau kaum lainnya. Dari keseluruhan surah

Majelis Ulama Indonesia

Image
Pada 26 Juli 1975 atau tanggal 7 Rajab 1395 H, di Jakarta., berdirilah MUI. Pedirian ini diawali dengan lahirnya “PIAGAM BERDIRINYA MUI”. Piagam ini merupakan kesepakatan para ulama, yang terdiri dari dua puluh enam orang ulama yang mewakili 26 Provinsi di Indonesia, 10 orang ulama yang merupakan unsur dari ormas-ormas Islam tingkat pusat, yaitu, NU, Muhammadiyah, Syarikat Islam, Perti. Al Washliyah, Math’lau Anwar, GUPPI, PTDI, DMI dan Al Ittihadiyyah, 4 orang ulama dari Dinas Rohani Islam, Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut dan POLRI serta 13 orang tokoh/cendekiawan yang merupakan tokoh perorangan. Niat Soeharto, membentuk MUI tak lain agar kekuatan islam berdasarkan patron itu bisa dikondisikan secara politik seprti maunya Soeharto. Karena Soeharto paham sekali bahwa umat islam itu sangat tergantung dengan patron atau tokoh ulama. Kalau semua ulama ditempatkan dalam barisan yang sama, dan mengarah ke tujuan yang sama sesuai kehendak penguasa, maka stabilitas poli

Radikalisme ?

Image
Ada nitizen yang bertanya kepada saya “ Apa definisi radikal itu, dan siapa yang dimaksud radikal itu? Pertanyaan ini, bagi saya terkesan seakan sipenanya merasa tersinggung dengan istilah redikal, yang mencurigai umat islam. Apapun jawaban saya, tidak akan cukup mencerahkan dia bila dia sendiri merasa sudah paranoid terhadap orang yang berbeda. Yang memang kalau saya baca postingan dari penulis tergolong influencer di sosial media, terkesan mengejek pihak yang dimaksud radikal itu, walau di dalam tulisan itu tidak ada secara vulgar mengejek. Hanya memberikan gambaran bagaimana radikalisme merusak persatuan dan kesatuan negara seperti Libia, Siria, Yaman. Dan ini berharap jadi pelajaran bagi semua. Sebelum kita membahas soal Radikalisme, sebaiknya saya jelaskan dulu definisi radikalisme. Radikalisme adalah terminologi untuk hal yang berhubungan dengan politik. Jadi kalau tidak ada hubunganya dengan politik , maka itu tidak bisa disebut dengan radikal. Apa tujuan politik nya ?

Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China.

Image
Ada nitizen berkata kepada saya bahwa hadith nabi soal “ tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri China” اُطْلُبُوْا العِلْمَ وَلَوْ في الصِّينِ . Mayoritas ulama menilai hadits ini sebagai hadits dho’if (lemah). Ibnu Hibban menilai hadits ini adalah hadits yang bathil. Sedangkan Ibnul Jauziy menilai bahwa hadits ini adalah hadits maudhu’ (palsu). Ini hanya pendapat ulama. Kita tidak tahu pasti mana yang benar dan mana yang salah. Masing masing cara berpikirnya textbook dari kitab kitab sebelumnya tanpa berusaha menggunakan nalar secara bebas. Tapi saya ingin menggunakan nalar saya untuk mengetahui kebenaran Hadith itu. Seaadainya benar Nabi pernah bersabda soal “ tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri China”. Tentu ada dasarnya, apalagi ini bukan berasal dari Firman Allah. Mengapa ? Nabi Muhammad lahir di Mekah pada 570 dan wafat di Madinah tahun 632. Ketika Era Nabi, China berada di bawah Dinasti Tang yang kelak digantikan oleh Dinasti Song. Saat itu China mengalami “Zaman Kee

Islam dan kearifan lokal

Image
Saya bergaul dengan lintas agama, etnis, budaya dan warna kulit. Puluhan tahun saya bergaul dengan mereka baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Di Kiev saya sholat di teras Gereja yang sebetulnya tadi itu adalah Masjid ketika zaman kekuasaan dinasti Ustmani. Di Beirut saya sholat di rumah teman yang beragama kristen. Apakah saya pindah agama karena itu atau iman saya memudar ? Tidak. Mengapa ? Karena iman saya menyatu dengan adat saya sebagai orang Minang. Bahkan Bahasa inggeris saya tetap dengan slang Minang. Bukan itu saja, bicara Indonesia pun saya tetap dengan slang Minang. Dalam berdoa saya lebih suka menggunakan bahasa minang. Didikan agama yang saya terima dari orang tua melalui sentuhan adat minang. Saya bangga karena saya adalah putra ibu saya. Sampai kapan pun tak akan pernah saya ubah. Karena saya mencintai ibu saya. Jadi kalau ada yang mempermasalahkan simbol salip atas design masjid itu artinya dia engga paham adat sebagai pengikat agama. Soal design itu m

Pria baik, istri yang baik.

Image
Malam terasa dingin. Kasman berharap malam cepat berlalu. Karena tidur sendirian ditinggal istri kerumah orang tuanya sakit, memang tidak nyaman. Jam 1 paginya berlalu. Dia terbayang seminggu lalu ketika mengantar istrinya ke bandara “ Terimakasih mas. Sudah izinkan aku menjenguk ayahku yang sakit keras. “ “ Maafkan aku juga karena engga bisa antar kamu sampai ke kampung. Kerjaan aku di kantor sedang padat sekali. Sampaikan maaf aku ke ayah. Doa aku selalu untuk ayah. Maafkan aku juga ya mah” “ Ayahku maklum kok. Aku udah bilang mas sibuk sekali. Ayah pesan aku engga boleh pergi bila mas tidak izinkan” “ Ya udah pergilah. Kalau uang kurang untuk berobat ayah, bilang. Aku akan kirim ke ATM kamu. Aku bisa pinjam dari kantor. “ Ya mas. “ Kata istrinya. Kasman mencium putri mungilnya yang terlelap dalam pelukan istrinya. Dia melangkah ke kamar mandi. Ketika dia jongkok dia bingung. Bagaimana dia bisa masuk tanpa membuka pintu? Dalam kebingungan itu dia melirik ke cermin dan sege