Posts

Showing posts from 2009

Bomb Waktu

Image
Apa yang bisa anda maknai dalam setiap pergantian tahun ? Ceria ? karena masih diberi kesempatan menyongsong tahun baru dengan harapan baru.Sebagian orang memang peduli dengan pergantian tahun tapi sebagian lagi tak mau tahu. Bagi mereka semua tahun adalah sama. Bagi saya pergantian tahun adalah mengingatkan tentang satu hal ” kemunduran ”. Waktu memang bergerak kedepan tapi dalam dimensi raga., budaya, pengetahun terus bergerak mundur, mengecil, renta. Kita semua menuju satu titik putaran waktu untuk akhirnya punah. Percayakah anda ?... Candi Borobudur dibangun pada abad IX ( 824 M) dengan luas 14.000 M2 dan ketinggian 35,29 M atau setara dengan gedung delapan lantai. Tidak ada struktur baja yang melekat pada bangunan ini. Dibangun diatas tumpukan batu yang terstruktur dengan tehknik mekanika tinggi hingga dapat bertahan sampai kini. Bayangkan andaikan teknik mekanika bangunan itu tidak precisi atau melesett satu centimeter saja maka seluruh tumpukan batu candi akan rubuh. Sampai ki

HUKUM KITA ?

Image
‘Bibit – Chandra sudah dibebaskan dari segala tuntutan hukum. Akibat intervensi pemerintah dan publik. Walau tadinya begitu kuat upaya polisi dan jaksa menjadikan kedua pejabat KPK itu tersangka. Prita, yang sudah dinyatakan bersalah oleh Hakim, akhirnya kini mengarah kepada penyelesaian kasus diluar persidangan. Pihak Omni akan mencabut gugatan perdatanya. Soal Pidana akan diselesaikan sendiri keliatannya tanpa harus mendekam dalam penjara. Kedua kasus tersebut menjadi perhatian publik dan akhirnya selesai begitu saja. Tapi ada yang perlu dicatat disini bahwa system peradilan kita memang brengsek dan akhirnya tidak diyakini dapat memberikan rasa keadilan bagi publik. Sekarang Kasus Century, anehnya tidak ada elite DPR dan publik mempermasalahkan kenapa Hakim menjatuhkan hukuman hanya 4 tahun kepada Robert Tantular. Tidak ada. Padahal gugatan ini dilaporkan Menteri Keuangan atas kejahatan perbankan yang sehingga negara dirugikan. Tidak ada yang memperhatikan bagaimana Menteri Keuanga

Informasi dan Jiwa

Image
Ada kemarahan ditengah masyarakat terhadap kasus korupsi yang sudah mewabah di negeri ini. Sebetulnya korupsi bukan hanya terjadi sekarang di era SBY tapi juga terjadi di presiden sebelumnya. Bahkan korupsi yang dilakukan oleh sebelum SBY mungkin lebih dahsyat quantitas maupun kualitasnya. Kalaupun ada kemarahan ketika itu namun hanya bersifat sementara. Tidak ada kemarahan terorganisir seperti sekarang ini. Karena peristiwa Century, Bibit – Chandra - Anggodo, Prita, terlah menimbulkan kemarahan secara masive kepada institusi negara seperti POLRI, Kejaksaan, Kehakiman serta lembaga kepresidenan dan DPR. Mengapa seperti ini ? apakah ini sebuah fenomena dari system demokrasi yang kita anut? Untuk menjawab hal tersebut diatas mungkin kita harus kembali menelaah siapa diri kita sebenarnya. Pada manusia itu terdiri dari Ruh, Nafsu, JIwa dan Raga. Ruh berisi tentang blue print /hakikat kita sebagai manusia yang bermuara kepada cinta dan kasih sayang . Karena Ruh bersumber dari Dzat Allah. T

Kiamat

Image
“Benarkah kiamat tahun 2012.? “ demikian putra saya bertanya kepada saya seusai dia menonton film berjudul 2012. Saya hanya tersenyum mendapatkan pertanyaan itu. Apa yang terbayang oleh saya adalah kehebatan Holiwood menjual tema tetang hal yang menakutkan atas sesuatu yang selama ini tidak diyakini oleh orang barat /orientalis.Tapi bagaimanapun film 2012 sudah mampu mengingatkan esensi kehidupan kita bahwa pada saatnya kehancuran itu akan terjadi sebagai bagian dari sunatullah tentang eksistensi alamsemesta berserta isinya. . Fase manusia itu “ada” melewati tahapan. Semuanya berhubungan dengan sang waktu. Waktu bergerak kedepan dan tak pernah surut kebelakang. Keadaan awal manusia tercipta pada suatu "ruang yang tak berwujud". Dia ada tapi tiada. Fase ini melewati rentang waktu yang sangat panjang sampai Allah membuat blue print / formula eksistensi manusia dalam bentuk saripati tanah. Saripati inilah yang dibentuk utuh menjadikan manusia Adam ( prototipe manusia ) setelah

Kerja besar

Image
Ketika terjadi glombang krisis keuangan global tahun 2007, banyak negara yang tergolong paling maju ekonominya ambruk. Diawali oleh rontoknya Lembaga keuangan di AS kemudian melanda negara maju lainnya seperti Jepang, Korea, Eropa, Inggeris, China. Di AS , Lehman Brother dinyatakan bangkrut, yang juga menyeret Perbankan kelas dunia lainnya dalam kubangan kerugian berskala gigatic. BOA, Citicorp dan lainya. Juga bank bank kecil limbung dan akhirnya masuk antrian penyelamatan dari pemerintah akibat hancurnya pasar CMO dan CDO. Di Inggeris, Barclay dan RBS terpaksa dibail out oleh FSA akibat CMO dan CDS yang gagal bayar. Tetangga terdekat kita, Singapore juga terdesak akibat krisis ini dan akhirnya membail out UBS melalui Temasek ( BUMN sngapore ) Hampir tak ada satupun negara yang mencatat record tertinggi ekonominya , selamat dari gelobang krisis ini. Bahkan China terpaksa mem bail out perbankannya sebesar USD 320 billion. Rusian terpaksa menutup bursa pasar modal dan keuangannya. Tapi

Rasa keadilan

Image
Prita, seorang pasien rumah sakit yang telah membayar jasa layanan yang diterimanya, harus berhadapan dengan proses hukumm hingga ke pengadilan. Tuduhan yang dilayangkan kepada Prita karena diduga mencemarkan nama baik rumah sakit melalui e-mail keluhan yang dibuatnya. Akhirnya dikenakan hukuman 6 bulan. Sedangkan Anggodo, begitu enaknya menyebut nama pemimpin negara kita bebas dari usutan apapun. Aksi oknum polisi yang menembak seorang sopir angkot 102 di Limo, Depok karena diduga berjudi. Subagyo, sang sopir angkot itu, akhirnya meregang nyawa saat dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Tapi buronan seperti Djoko Tjandra kasus cesi Bank Bali, yang kabur ke luar negeri, malah dibiarkan. Atau nenek di jawatimur yang ketahuan mencuri 3 biji kakao harus menghadap meja hijau sebagai pesakitan sementara perampok dana Century aman aman saja. Begitu banyak peristiwa disekitar kita yang mengusik rasa keadilan kita. Ingin rasanya kita menjerit keras dalam kemarahan dihadapan hakim yan

Malu

Image
Kemarin saya bertemu dengan tamu dari luar negeri. Dia berkata ” apakah anda tidak merasa malu bila membaca laporan PBB , Indonesia masuk rangking nomor 6 negara terkorup didunia dan tahun 2009 PERC ( Lembaga konsultan Risiko dan Politik Ekonomi ) mengumumkan bahwa Indonesia tetap menempati raking nomor satu sebagai negara PALING KORUP di Asia.” Saya tersentak. Teman ini berbicara tentang rasa malu. Memang yang membedakan manusia dengan binatang adalah rasa malu itu. Karena binatang tidak peduli dengan rasa malu tapi manusia diberi jiwa yang mudah tersentuh akan rasa malu itu. Kita bisa saja berkata bahwa kita negeri religius , negeri yang taat hukum. Menghormati hukum. Tapi orang lain, orang asing, melihat kita tak lebih mempermainkan hukum. Globalisasi yang seharusnya diukir dengan prestasi kehormatan bangsa tapi nyatanya diukir dengan mempermalukan diri sendiri. Dapatkah kita bayangkan bagaimana perasaan president dan Menteri ketika menghadiri forum G20 atau APEC. Semua mata ketika

KPK ?

Image
UU No. 39 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pindana korupsi memang berbeda dengan hukum tindak pidana biasa. Karena kurang menghormati asas praduga tidak bersalah dalam rangka pembuktian perkara. Keberadaan UU ini merupakan anak kandung dari reformasi. Sebagai ujud keinginan semua rakyat untuk lahirnya pemerintahan yang bersih dari segala tindak pidana korupsi oleh kekuasaan. Tahun 2001 UU No. 39 ini direvisi dengan lahirnya UU No. 30 Tahun 2002 tentang Pendirian Lembaga khusus memberantas Korupsi , namanya KPK ( Komite Pemberantasan Korupsi ). UU sebelumnya dirasa sangat sulit menjangkau tindak pidana korupsi karena sulitnya mendapatkan bukti akibat harus dijaminnya azas pra duga tak bersalah. Tidak mudah untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka apalagi terpidana. Acap kita dengar pengacara koruptor dan Polisi berkata " Kita harus menghormati azas praduga tak bersalah "Sytem penegakan hukum di negeri ini copy paste terhadap system hukum kolonial. Hanya efektif un

Cinta

Image
Diantara tujuh orang bersaudara mungkin sayalah yang didik dengan keras oleh Ayah saya. Sedikit saja kesalahan , pasti harus dibayar. Tidak ada yang gratis. Sulit sekali melihat ayah tersenyum melihat saya. Ayah memperhatikan semua hal tentang saya, termasuk yang sepele. Rambut panjang sedikit ,harus dicukur. Dan itu selalu dia kawal ketempat tukang cukur. Dia sendiri yang menentukan seberapa pendek rambut saya yang pantas. Semua rapor seklolah saya juga diperiksa langsung olehnya. Ayah hanya mau tanda tangan rapor sekolah apabila nilainya bagus. Hal ini berbeda sekali saudara saya yang lainnya. Namun kala itu nalar saya belum bisa menerima perbedaan sikap ayah terhadap saya.. Saya menerima semua itu karena saya mencintai ayah dengan sepenuh hati. Tanpa ada prasangka apapun. Sebelum saya bisa memahami itu semua, Ayah telah dipanggil oleh Allah. Berjalannya waktu, saya dapat memahami tentang hakikat cinta. Ayah saya tidak pernah memuji saya karena dia tidak ingin saya hancur kare

Terimakasih

Image
Ada kesan yang menarik sebagai bagian dari program Hari Kemerdekaan China. Saya menonton acara CCTV tentang kunjungan anak sekolah ke rumah rumah mantan pejabat. Yang dikunjungi bukan hanya mantan pejabat tinggi tapi juga pejabat biasa. Mereka semua pensiun dengan tenang dan hidup dalam keadaan sederhana. Para anak murid sekolah itu datang kerumah pejabat bukan hanya bertamu tapi juga melayani segala kebutuhannya. Layaknya anak melayani orang tua yang sudah uzur. Saya perhatikan anak anak itu melayani dengan sepenuh hati. Kegiatan ini diawali oleh President Hu yang mendatangi rumah bagi venteran kemerdekaan China. Kegiatannya sama yaitu melayani sang veteran, seperti menyuapi makan, membimbing ke Toilet dan lain lain. Semua dilakukan dengan senyuman kasih sayang. Begitulah cara china mendidik generasinya untuk mencintai mereka yang telah berjasa kepada bangsanya. Siapapun dia, apapun jabatannya, mereka semua telah mengabdikan umurnya bagi bangsanya. Maka generasi penerus harus be

Bencana lagi ?

Image
Kemajuan inptek diera modern dewasa ini telah membuat manusia merasa mampu berbuat apa saja. Logika dipertuhankan. Tapi satu fakta yang sampai kini tak bisa dijawab oleh kemampuan Inptek bahwa tak ada satupun tekhnolgi atau pengetahuan yang mampu memastikan jadwal kapan gempa itu terjadi. Dimana sumber gempa itu tepatnya yang akan terjadi. Tak ada yang bisa menduga. Tekhnologi modern hanya mampu mempelajari sebab akibat dari gempa. Hanya itu. Tapi , jawaban yang diberikan tak menyelesaikan esensi yang sebenarnya. Sama seperti tak ada orang yang bisa menduga kapan dia mati. Ilmu pengetahuan mampu menjawab sebab kematian walau tak sebenarnya tepat. Keangkuhan paham sekuler yang mempertuhankan Ilmu akal sulit untuk mengakui esensi dari bencana yang sebenarnya. Karena dia berada diruang yang sangat sempit dan terbatas. Sementara memahami alam semesta ini tidak bisa hanya mengandalkan Ilmu tapi lebih daripada itu adalah pehaman akan qada dan qadar yang menjadi hak Allah. Pemahaman ini

Menghidupkan

Image
Dulu kita terpesona dengan bertebarannya bintang dilangit. Bila malam kita memandang langit dan bermimpi untuk menjangkaunya. Langit adalah batas manusia. Tapi dengan kemajuan ilmu pengetahuan barulah kita sadari bahwa disamping kehidupan ruang angkasa yang penuh takjub itu ternyata ada juga yang tak kurang menakjubkan yaitu kehidupan mikrokosmos, yaitu GEN. Tuibuh kita terdiri dari banyak sekali sel. Dalam setiap satu kilogram berat badan kita terdapat satu triliun sel. Artinya bila berat tubuh anda 65 Kg maka jumlah sel anda adalah 65 triliun. Jumlah ini mungkin lebih banyak dari jumlah benda luar angkasa. Didalam sel itu terdapat nukleus yang dilapisi oleh membran ( pelindung). Gen terletak didalam nukleus itu yang merupakan asam deoksiribonukleat atau deoxyribonucleat acid ( DNA ). DNA inilah yang disebut dengan GEN. Pada DNA ini terdapat molekul Adenin, Timin, Citosin dan Guanin. Atau disingkat dengan hurup kimia ATCG.yang oleh ilmuwan dikenal sebagai kode genetik kita dan di

Rendah hati

Image
Acap saya bertemu dengan seseorang yang begitu sederhananya. Pada kartu namanya hanya menyebutkan namanya. Tidak ada titel dan jabatan yang tertera. Ketika dia berbicara , suaranya lembut tanpa intonasi yang meledak ledak. Susunan katanya rapi dan jelas. Wajahnya selalu berhias senyuman. Ketika terjadi dialogh , dia menjadi pendengar yang baik dan berbicara dengan baik pula. Apa yang saya rasakan dari orang ini ? bagaimana menurut anda ? tentu kita langsung tertarik dengan orang ini. Kita tidak lagi peduli soal tak jelas titel dan kedudukannya. Dia kita hormati karena sifat tawadhunya. Belakangan saya ketahui orang ini ternyata seorang Phd dengan kedudukan bergengsi. Rasa hormat saya semakin tinggi. Sebaliknya, acap saya bertemu dengan orang yang begitu menjaga penampilannya. Pakaiannya bermerek terkenal. Kartu namanya menyebutkan jabatan dan titel yang berderet. Kendaraannya menunjukan kelasnya sebagai orang yang sukses. Bila dia berbicara , ingin menguasai keadaan dan malas mend

Untuk apa ?

Image
Tak ada seorangpun yang berusia lebih dari seratus tahun, dan tidak ada satu dari seribu orang yang dapat mencapai usia seratus. Dan bahkan orang yang satu ini menghabiskan setengah dari kurun waktu kehidupannya sebagai anak anak yang tak berdaya atau orang tua yang sudah pikun. Dari waktu yang tersisa, setengahnya dihabiskan untuk tidur atau terbuang disiang hari. Selanjutnya dari sekian waktu yang tersisa dari itu semua masih didera oleh rasa sakit, penyakit, kesedihan,dendam, kematian,kerugian , kekawatiran serta ketakutan. Dalam kurun waktu sepuluh tahun atau lebih, boleh dikatakan bahwa tidak sampai satu jam seseorang dapat merasakan kedamaian terhadap diri sendiri dan lingkungannya. Bila demikian untuk apakah manusia hidup ? Apakah kesenangan yang dapat diperoleh dari kehidupan itu ? apakah kita hidup untuk menikmati keindahan serta kekayaan? Apa kah untuk menikmati keindahan suara dan warna wani alam ? Bukankah ada saatnya ketika keindahan dan kekayaan tidak lagi memenuhi ke

Nikmat dan Nafsu

Image
Pada suata hari didalam kelas , seorang guru memberikan pertanyaan kepada muridnya. Tahukah kalian tentang 7 keajaiban dunia ? saya minta kalian menulis daftar keajaiban dunia dan segera kumpulkan kemeja saya.” Para murid dengan cepat menulis keajaiban dunia itu dalam daftar. Mereka menulis daftar tersebut yaitu , 1. Egypt's Great Pyramids 2. Taj Mahal 3. Grand Canyon, 4. Panama Canal , 5. Borobudur, 6. St. Peter's Basilica, 7. China's Great Wall. Tapi ada satu murid yang belum juga menyerahkan daftar jawaban tersebut. Kemudian Guru bertanya kepada murid ini « Apakah kamu ada kesulitan menjawab pertanyaan itu. Sang Murid menjawab " Sebentar bu, keliatannya jawaban saya berbeda dengan yang lainnya." " Ok sebutkan apa jawaban mu « Kata sang guru .. « Menurut saya keajaiban dunia itu adalah 1 Melihat, 2. Mendengar. 3. Menyentuh. 4. Selera. 5. Merasakan. 6. Tertawa dan 7. Mencintai. Dapatkan dibayangkan kehidupan tanpa tujuh itu. ? « Jawab sang murid. R

Ingatlah !

Image
Seminggu lagi 17 Agustus. Kita akan menyaksikan bendera dikibarkan dengan diiringi lagu kebangsaan. Kitapun akan mengingat jasa para pahlawan. Setelah itu selesai. Lantas dimanakah makna sebuah tanah air ? enam puluh empat tahun yang lalu para pemimpin kala itu mencantumkan dengan hati bergetar kalimat ” Bahwa kemerdekaan adalah hak semua bangsa...” Karena kalimat itulah mereka berkyakinan hati untuk mempertahankan hak. Rakyat dibelakang mereka bahu membahu dan terkapar mati menjemput sahid. Apa yang diperjuangkan adalah hal yang universal. Tapi kini kita hanya mendengar kalimat itu dalam upacara dan ditanggapi dengan malas. Kini, kita melihat Pancasila bukan lagi produk yang laku dijual diranah politik. Philosphy ”main” untuk menjadi pemenang menjadi trend baru. Pemain politik tak punya rasa percaya diri untuk mempertaruhkan pancasila sebagai landasan media image. Blackbery lebih laku dijual daripada Pancasila. Makanya jangan kaget bila kampanye politik perlunya consultant media y

Iran

Image
Hari senin kemarin, Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, secara resmi merestui masa jabatan presiden Mahmoud Ahmadinejad untuk kedua kalinya. Dengan telah diperolehnya restu pemimpin tertinggi Iran itu, Ahmadinejad akan segera diambil sumpahnya oleh Parlemen pada hari rabu. Perseteruan antara kubu A Ahmadinejad dengan kubu oposisi Rafsanjani , Mohammad Khatami, Mir Hossein Mousavi dan Mehdi Karoubi berakhir sudah. Walau keempat kubu oposisi itu menentang keputusan itu dengan tidak menghadiri acara perestuan itu, namun the game is over. AS dan sekutunya tetap tidak mendukung keterpilihan Ahmadinejad sebagai president. Walau system demokrasi Iran telah melewati proses yang rumit dan memenangkan capres yang anti AS. Saya memperhatikan soal Iran ini secara cermat melalui media massa. Juga melalui jaringan sosial internet. Semua media massa pro barat/AS tak henti hentinya melakukan kampanye mengecam Iran dan mendukung kelompok oposisi.,. Tewasnya seorang wanita dalam demontrasi

Miracle

Image
Dalam kehidupan sekarang ini, kita tentu sering menghadapi masalah. Kadang membuat gundah dan kawatir dengan segala masa depan kita. Kehilangan pekerjaan, diburu hutang, tak mampu bayar uang sekolah anak. Istri sakit tak ada uang berobat, di aniaya orang lain ,di fitnah dan banyak lagi yang menyesakan dada kita. Kita seperti berada diruang sempit ,dimana kekuatan akal dan tenaga tak lagi mampu mengatasinya. Maka jangan lupa…jangan lupa untuk berdialogh dengan Allah.. Dalam hadith yang dirawikan oleh HR. Bukhori Muslim., bercerita tentang tiga orang pemuda yang tersesat didalam sebuah goa. Karena sesuatu hal , hingga goa itu tertutup rapat. Dengan segala daya mereka berusaha untuk keluar dengan menggeser batu itu. Tapi tak berhasil. Upaya mencari jalan alternative untuk keluar dari goa itupun tak berhasil ditemukan. Akal dan kekuatan mereka tak berdaya menghadapi kenyataan ini. Mereka lelah. Lantas diantara mereka berkata.” Hanya Allah yang bisa menyelamatkan kita keluar dari goa ini.

NKRI

Image
Setiap elite berkata lantang kalau ditanya soal NKRI. Jawaban mereka jelas dan tegas : “NKRI harga mati” atau “ tak bisa ditawar “. Demikianlah adanya. Dulu ketika Indonesia diproklamirkan maka konsep negara kesatuan bukanlah konsep yang mudah untuk dicetuskan. Rapat marathon dalam PPKI berlangsung alot. Satu sama lain bersiteganng soal ini. Pertanyaan mendasar yang sulit dipecahkan adalah “ apa yang mengharuskan kita bersatu”. Sumatera tidak punya kepentingan apapun bila harus bergabung dengan jawa. Begitupula dengan Jawa, Kalimantan dan lainnnya bersikap sama. Tapi sejarah mencatat , bahwa para tokoh pendiri negara kala itu, berhenti berbeda pendapat ketika ruh agama diungkapkan kedepan. Yang mempersatukan kita adalah “agama kita “. Agama kita mengenal satu Tuhan. Mengapa kita harus berbeda bila tujuan hidup kita adalah sama. Mengapa ? Demikian Muhammad Yamin berkata dan kemudian dijabarkan oleh Soekarno. Ini semua diaminin oleh Agus Halim , Hatta dan lainnya. Perbedaan suku d