Posts

Showing posts from February, 2010

Etos Kerja

Image
Kerja itu adalah Syariat. Manusia wajib bersyariat sebagai sebuah ketetapan dari Allah ( Sunattullah ). Karena ini adalah wajib maka sifat kasih sayang Allah memberikan manusia bekal untuk melaksanakan kewajibannya itu. Allah memberikan fasilitas kita tubuh dengan indra yang mampu berinteraksi dengan lingkungan kita, Allahpun memberikan kita akal agar mampu menyikapi lingkungan dimana kita harus bersyariat. Allahpun memberikan kita nafsu untuk merasakan nikmat dari hasil syariat itu. Singkatnya samudera kehidupan ini adalah samudera syariat yang di design oleh Allah. Maka tentunya tujuannya juga pasti yaitu untuk beribadah kepada Allah. Cara, metode, untuk bersyariat melahirkan banyak baku dibidang management, tekhnik , falsafah, budaya, sosial, ekonomi dan lain sebagainya.. Islam berkiblat kepada Al Quran dan Hadith soal bersyariat ini agar tujuan bersyariat sesuai dengan kehendak Allah. Ada empat hal yang dijadikan dasar Islam dalam bersyariat. 1. Kerja Ikhlas, Ikhlas disini merupa

Zaman

Image
Zaman adalah sebuah potret tentang masa kini dan masa lalu. Zaman, bercerita banyak untuk kita renungkan. Para pemuda di Zaman era Bung Hatta, Syahrir, Soekarno dan lainnya hanya berkumpul ketika berbicara tentang nasif bangsa, tentang masa depan bangsa yang bernama Indonesia. Mereka tak banyak. Hanya segelintir orang saja ketika itu. Namun karena mereka zaman terbentuk untuk lahirnya semangat kebersamaan mengusir penjajahan. Apa yang membuat mereka yang selintir itu mampu menyulap emosi jutaan rakyat yang takut kepada penjajah menjadi gagah berani untuk melawan? Ternyata energy magnit yang keluar dari setiap kata katanya. Sikap dan tekadnya menjadi energi raksasa menarik jutaan rakyat untuk masuk dalam satu barisan yang teratur. Menurut ilmu pengetahuan bahwa semakin kecil suatu materi semakin besar energinya. Manusia termasuk materi yang terkecil dibandingkan kehidupan alam semesta.. Magnit jantung manusia adalah 5 kali magnit bumi. Walau kita masih lebih besar dibanding makhluk bak

Rasul kita

Image
Nabi Muhammad SAW, adalah rasul akhir zaman yang ditampilkan oleh Allah sebagai Nabi yang tunduk dengan sunattullah. Tidak ada kehebatan Nabi seperti Hercules yang berotot baja. Atau seperti Nabi Musa yang tinggi besar serta dapat merubah tongkat jadi ular. Atau seperti Ibrahim yang tak tersentuh oleh api. Nabi Sulaiman yang bisa bicara dengan binatang. Nabi Daud yang bisa melunakkan besi. Nabi kita ini, Nabi yang terluka ketika memimpin pasukan di medan perang. Sakit karena diguna gunain oleh dukun jahat. Harus berlari dan bersembunyi karena dikejar kaumnya yang jahat. Terusir dari kota kelahirannya. Sejak kelahiran sampai dewasa selalu dirudung duka karena orang yang di cintainya, yang melindunginya diambil Allah. Apabila GEN merupakan sunatullah manusia yang menyimpan memori hard disk keturunan manusia maka benarlah Allah sudah mempersiapkan manusia terbaik untuk menjadi pemimpin dunia ini secara sunatullah pula. Dia bukan keturunan jongos dan juga bukan keturunan preman. Soal bibi

SBY

Image
“Your president is very tolerant with the law and culture. His political style truly humbled” Kata teman saya ketika saya bertemu dalam satu kesempatan. Teman ini terkesan dengan sikap presiden dalam menyelesaikan berbagai masalah politik dalam negeri maupun luar negeri. Ungkapan ini acap saya dengar dari slogan Partai Demokrat yang mengutamakan politik egeliter, santun dan saling hormat menghormati serta menempatkan hukum diatas segala galanya. Sikap ini adalah cermin dari pribadi seorang SBY. Padahal” He is a soldier with a four-star ” lanjut teman saya yang seakan memperkuat logika bahwa sikap SBY adalah antagonis terhadap latar belakang dia dibesarkan. Saya tak mengenal terlalu jauh tentang SBY. Tapi saya tahu betul bahwa didekatnya ada sahabat saya yaitu Achmad Mubarok, yang saya kenal baik. Achmad Mubarok adalah seorang tokoh religius yang dibesarkan dikalangan NU dan intelektuali yang rendah hati. Pernah satu kesempatan sebelum Partai Demokrat berkibar atau exist, saya sempat

Syekh Siti Jenar

Image
Syekh Siti Jenar adalah ulama controversial. Konon katanya Siti Jenar tidak mati dalam hukuman tapi mati sesuai kehendaknya sendiri dihadapan para Walisongo. Konon nya lagi setelah minum air tirtanirmaya ( air tanpa bayangan) dalam sekejap Siti Jenar berubah menjadi jenazah. Inilah kematian yang dipilihnya , dimana bila saat nya tiba tak ada memiliki keinginan apapun. Kuburan Siti Jenar masih misteri.Menurut cerita para Walisongo , jenazah Siti Jenar berubah menjadi anjing sebelum dimakamkan. Namun cerita dari pengikut Siti Jenar , tidak. Itu akibat ulah dari kebohongan para Walisongo yang mengganti mayat Siti Jenar menjadi anjing agar pengikutinya sadar bahwa gurunya sesat. Bahkan cerita dari pengikut ajaran Siti Jenar ini dikaitkan dengan konspirasi kekuasaan Sultan Demak dan para Walisongo yang ingin menjauhkan ajaran Siti Jenar dari masyarakat. Alasannya adalah ajaran Siti Jenar mengajarkan kebebasan Individu dalam beragama dan bersosial. Kelompok Utan Kayu menyebut bahwa Siti Jen