Posts

Showing posts from October, 2017

Pribumi dan Non Pribumi?

Image
Ada yang tanya ke saya bahwa PBB saja memperingati hari Pribumi. Saya hanya tersenyum. Karena dia hanya baca terjemahan dari media massa yang wartawannya mungkin engga punya wawasan dan kurang mengerti dalam bahasa inggris " Indigenous Peoples' Day" itu bukan hari pribumi. Tapi hari Adat secara spesifik. Tentu kalau bicara adat adalah bicara kebiasaan penduduk asli yang masih melekat dalam keseharian walau telah terjadi perubahan disekitarnya. Mau tau apa yang dimaksud Indigenous Peoples itu, ya suku Asmat, di Papua, suku Kubu di Jambi, Suku Nias, Sumatera Utara. Suku Badui, di Jawa Barat. Suku Dayak, di kalimantan . Suku suku ini masih sangat kuat kebudayaannya walau orang sudah jualan online dan saling bully di sosmed. Nah Pribumi itu apa sih ? kalau mengacu kepada KBBI maka yang dimaksud pribumi itu adalah penduduk yang asli lahir, tumbuh, dan berkembang berasal dari tempat negara tersebut berada. Jadi, siapapun anda yang lahir di Indonesia, besar di Indonesia

Poligami ?

Image
Saya pernah ditanya, apakah poligami itu dianjurkan atau diperintahkan? Saya sulit menjawab ini kalau dalilnya adalah telandan Nabi setelah istri pertama nabi (Siti Khadijah ) meninggal, tanpa mau tahu konteks yang melatar belakangi poligami yang dilakukan Nabi. Tapi saya hanya ingin mengulas dengan standar akal dan pengetahuan yang saya miliki. Jadi saya menjawabnya belum tentu benar. Belum tentu sependapat dengan orang yang suka Poligami. Teori yang saya gunakan adalah Al-Qur’an ,Surat An-Nisa’ ayat 3 “ dan jika kamu takut tidak akan dapat Berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. kemudian jika kamu takut tidak akan dapat Berlaku adil, Maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya. ” Firman Allah ini turun tentu ada sebab musababnya, Yaitu sebelum ada Firman Allah ini , suda

Tuhan Yang Maha Esa ?

Image
Kehebatan orde baru adalah memelintirkan arti ESA menjadi SATU dan memasukan itu dalam KBBI ( Kamus besar bahasa Indonesia ). Apa tujuannya tak lain mengabaikan keberadaan agama selain Islam, dimana konsepsi tentang Tuhan lebih dari satu. Dan sampai sekarang masih saja sebagian umat Islam meyakini bahwa ESA itu adalah SATU , sehingga penafsiran Sila Pertama menjadi "Ketuhanan yang SATU”. Hal itu dipertegas oleh ES ketika bersidang di hadapan Hakim Konstitusi berkaitan dengan gugatan terhadap PERPU Ormas “ Pemahaman kami dan juga pemahaman dunia dalam arti agama-agama yang lain, sepengetahuan kami yang ber-Ketuhanan Maha Esa itu hanya ajaran Islam,”. Kemudian ditafisirkan lagi menjadi "Menyembah Tuhan yang satu. Padahal dalam bahasa Sansekerta yang dimaksud dengan satu adalah EKA. Bukan ESA. Lantas apa arti ESA itu sendiri ? Esa itu diambil dalam bahasa Sansekerta, yang bentuk kata bendanya adalah Etad artinya, as this, as it is or THE ( seperti ini, seperti apa adan

Masa depan …?

Image
Kelak di masa depan nak, kemanapun kamu pergi tidak perlu ada dompet membawa KTP, passport, uang . Karena didalam tubuh kamu sudah dibenamkan super mikro chip berisi data terabit sehingga ketika kamu melewati gate imigrasi data kamu langsung di scann oleh komputer dan kalau kamu bermasalah , gate langsung tertutup dan polisi datang menangkap kamu atau kamu di larang masuk ke negara lain. Untuk melakukan transaksi apapun kamu cukup menggunakan scann mata kamu terhadap produk yang kamu suka, transaksi selesai. Untuk registrasi apapun yang menggunakan KTP , kamu cukup meletakan jari kamu di pindai scann dan semua selesai. Itulah yang disebut dengan tekhnologi Nano. Untuk menghasilkan 10 kalilipat produksi pertanian hanya membutuhkan lahan seperempat saja. Makan 10 gram daging setara dengan 500 kg daging dengan komposis lemak dan protein. Mengapa ? karena itu berkat tekhnologi Genetika. Perangkat keras electronic akan semakin kecil dan bahkan super kecil mendekati virus. Kamu bi