Posts

Showing posts from June, 2014

Revolusi mental...

Image
Ketika Deng Xiaoping awal berkuasa di China, dia mengumpulkan seluruh cerdik pandai. Yang tersisa diseluruh china hanya 1000 orang. Sisanya mati karena revolusi kebudayaan. Pada waktu itu Deng tak gentar untuk membangun cina walau kas kosong dan banyak industry yang lebih banyak buruh dibandingkan produksi serta 90 % rakyat china hidup dibawah garis kemiskinan. Ketika ditanya, apa modalnya? Deng menjawab yaitu Taoism dan Confucianism. Komunisme harus berjalan diatas akar budaya china yang berlandaskan kepada Taoism dan Confucianism . Ketika Iran melakukan revolusi dan menjadikan AS musuh utama, Iran tidak punya apa apa untuk membangun. Ladang minyak warisan Syah Iran tak bisa memompa minyak karena alat alatnya di embaro oleh AS/Barat. Kas Negara hampir kosong karena bantuan dana dari international di embargo, sementara dana keluarga syah di bekukan oleh AS. Khomeini ditanya apa modal Iran untuk membangun ? Jawabnya adalah Al Quran dan Hadith. Ketika Ghandi melakukan revolusi damai be

Sumber Daya manusia...

Image
Seorang insinyur muda datang dengan pakaian sederhana menemui Gal Dymant di kantornya di Shangahai. Anak muda itu menyerahkan Feasibility Study untuk membangun Industri MRI ( Magnetic Resonance Imaging ). Sebagai Chairman Venture Capital yang berafiliasi dengan Private Equity di Amerika dan Eropa, dan berpengalaman dalam project assessment , Gal meliat anak muda ini hanya punya impian yang hampir tidak mungkin bisa dilakukan di China. Mengapa? Magnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan suatu teknik yang digunakan untuk menghasilkan gambar organ dalam pada organisme hidup dan juga untuk menemukan jumlah kandungan air dalam struktur geologi. Biasa digunakan untuk menggambarkan secara patologi atau perubahan fisiologi otot hidup dan juga memperkirakan ketelusan batu kepada hidrokarbon.  Berbeda dengan "CT scan", MRI tidak memberikan rasa sakit akibat radiasi karena tidak digunakannya sinar-X dalam proses tersebut. Alat ini merupakan tekhnologi paling maju dan paling mahal kare

Prabowo,He know nothinig...?

Image
Dalam debat capres kemarin malam, Prabowo selalu mengulang ngulang kata tentang kekayaan kita yang banyak bocor keluar. Nilai yang bocor keluar itu sangat fantastis. Data KPK yang dijadikan acuan bahwa kakayaan yang bocor keluar itu mencapai lebih dari Rp. 7000 triliun. Prabowo hanya mengharapkan cukup Rp.1000 triliun per tahun yang bisa dia selamatkan. Dengan tambahan pemasukan sebesar Rp. 1000 triliun itu dia bisa membangun jalan ribuan kilometer, jalur kereta api ribuan kilometer, dan memberikan tambahan gaji kepada Pegawai serta program marcuar lainnya. Sementara Jokowi tidak pernah bicara tentang sumber dahsyat perimaan APBN. Jokowi berusaha realistis dengan cara penghematan anggaran lewat Egoverment dan pemberatasan korupsi secara system. Hasil dari penghematan itu dialokasikan untuk pendidikan dan kesehatan,termasuk bayar hutang. Ya seperti yang dia lakukan untuk DKI Orang awam mungkin terhipnotis dengan kata kata Prabowo tapi tidak bagi saya. Karena yang harus ditanya adalah b

Pilihan...?

Image
Kemarin ketika nonton debat Capres, saya merasakan sedang menonton dua putra terbaik Indonesia berdebat untuk Indonesia yang lebih baik. Walau saya pendukung salah satu capres namun jujur saya katakan bahwa keduanya memang terbaik diatara yang baik atau baik diantara yang buruk. Terserahlah, yang penting mereka bedua memang qualified. Ketika  JK bertanya kepada Prabowo tentang pelanggaran HAM masa lalu dan bagaimana menerapkannya dimasa akan datang. Semua tahu bahwa arah pertanyaan ini ditujukan langsung secara pribadi kepada Prabowo. Karena berdasarkan dokumen resmi Dewan Kehormatan ABRI bahwa Prabowo memang terbukti terlibat dalam penculikan aktifis dan itu semua tanpa izin dari panglima ABRI. Dengan penuh semangat Prabowo menjelaskan yang  intinya adalah apa yang dia lakukan bukanlah pelanggaran HAM tapi justru untuk melindungi HAM mayoritas Rakyat akibat dari ulah segelintir orang. Dari sini seakan Prabowo ingin mengingatkan kepada kita semua tentang difinisi pelanggaran HAM yang

Jokowi vs Prabowo ?

Image
Latar belakang Jokowi sangat berbeda dengan Prabowo. Jokowi lahir dari keluarga miskin yang sedari kecilnya dipaksa mandiri untuk memenuhi kebutuhan sekolahnya. Dia harus merasakan betapa getirnya menjadi orang pinggiran ketika tiga kali terusir dari tempat tinggalnya yang dipinggiran kali. Prabowo lahir dari keluarga bangsawan dan terpelajar. Sedari kecil dia hidup mewah dan masa remajanya dalam dididikan berkelas diluar negeri. Jokowi lahir dari seorang wanita muslimah yang sederhana dan Prabowo dilahirkan oleh seorang ibu kristiani yang terpelajar. Karenanya sikap hidup Jokowi sangat rendah hati namun tak membuat dia rendah diri untuk menjadi something. Setamat SMA dia berhasil masuk Perguruan Tinggi Negeri , Universitas Gajah Mada. Sementara Prabowo setamat SMA masuk Akademi Militer yang mencetak perwira dibawah dokrin Orde Baru dan setelah itu dia menikah dengan puteri Presiden RI. Jokowi menikahi wanita biasa dari keluarga rakyat jelata. Selama 30 tahun karir Prabowo di Militer