Posts

Showing posts from July, 2014

Akhlak...

Image
Masa kecil saya akrab dengan orang orang miskin. Walau saya sekolah di SMA yang sebagian besar muridnya berasal dari keluarga middle class namun sahabat sejati saya justru adalah remaja miskin yang hidup sebagai kuli di pasar ikan. Karena kehidupan jalanan kadang dia juga melakukan kejahatan kecil seperti mencopet. Dia juga buta hurup. Walau kami bersahabat namun dia dengan dunianya dan saya dengan dunia saya. Saya tidak pernah memaksanya belajar membaca atau berhitung. Saya tidak pernah memintanya berhenti menjadi preman. Namun disetiap kesempatan dia menunjuk sesuatu dan bertanya kepada saya apa yang tertulis.Saya akan mengeja tulisan itu, dan berharap dia mengenal satu persatu hurup yang tertulis. Ketika melihat jejeran botol diwarung minuman, dia minta saya menghitung botol itu. Saya akan menjawabnya dengan menulis diatas meja setiap bilangan itu. Setiap menjelang maghrib, saya sudah ada di masjid dekat rumah saya, dan dia menunggu saya diluar masjid. Entah mengapa , berlalunya w

Kehendak Allah...

Image
Ambisi Prabowo untuk menjadi Presiden sudah ada sejak tahun 1998. Ia pernah berkata bahwa dia menyesal  tidak melakukan kudeta  pada tahun 1998 itu. Tahun 2004 dia mencoba tampil sebagai capres melalui Konvensi Partai Golkar tapi gagal karena terhalang Wiranto yang lebih ungggul daripadanya. Tahun 2009 dia maju sebagai cawapres mendampingi  Ibu Megawati sebagai capres,tetapi gagal oleh elektabilitas dari SBY. Setelah itu Prabowo focus dengan membesarkan partainya. Selama lima tahun dia mendatangi hampir semua kota di Indonesia, hadir disemua forum interlektual dan universitas di Indonesia untuk  mempresentasikan visi Indonesia bangkit. Ia juga diundang oleh berbagai universitas terkemuka diluar negeri seperti  Singapore , China, Korea untuk menyampaikan pidato tentang visinya. Prabowo selalu rajin mengiklankan dirinya disemua media massa dengan slogan “ kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi” karenanya dia dikenal luas oleh seluruh rakyat Indonesia, salian itu ia

Menang atau kalah...

Image
Minggu depan atau tepatnya tanggal 22 juli akan ada pengumuman hasil penghitungan KPU untuk menentukan siapa yang akan terpilih  menjadi Presiden RI.  Inilah puncak dari perjuangan panjang untuk menjadi orang nomor 1 direpublik ini. Kedua calon harus menunjukan kelasnya sebagai petarung sejati atas keyakinannya untuk Indonesia yang bermartabat. Artinya siap menang yang tentu harus siap kalah. Siapapun yang dinyatakan sebagai pemenang oleh KPU maka harus diterima dengan lapang dada tanpa ada pihak yang merasa dikalahkan. Mengapa? Untuk diketahui bersama bahwa siapapun yang menang dalam sistem demokrasi ini bukanlah mereka yang terhebat atau terbaik tapi mereka yang terpilih.  Dia menang karena system yang memaksa rakyat yang tidak memilihnya untuk setia kepadanya.  Dalam sistem demokrasi tidak ada kekuasaan Absolut. Jabatan Presiden bukanlah segala galanya. Mengapa ?Kekuasaan terdistribusi diantara Executive, judicative, legislative ,yang satu sama lain saling menjaga keseimbangan( che

Amanah...

Image
Kalau lagi dirumah, istri saya selalu menanti sholat subuh berjamaah dengan saya sebagai imam dan dia sebagai ma'mun namun dia sendiri yang menentukan agar saya membaca surat Ali Imran (21s/d30) dan Surat Ar Rahman. Selalu itu yang dimintanya. Jadi seperti surat wajib yang harus saya baca. Baru kini saya bertanya kepadanya mengapa dia selalu minta saya baca surat itu? dengan tersenyum dia berkata bahwa abang pemimpinku dan kehormatan abang itu ada pada Allah bukan padaku, atau anak atau sahabat. Aku ingin abang terus dekat kepada Allah. Bagaimana surat Ar Rahman? ya agar abang terus bersyukur kepada Allah, dalam situasi dan kondisi apapun.Pemimpin yang bersyukur akan menentramkan orang yang dipimpinnya. Demikian kata istri saya. Saya bisa maklum karena istri saya memang menamatkan sekolah Madrasah. Dia cukup tahu soal agama. Bahwa sebagai istri,sebagai orang yang dipimpin oleh suami atas dasar kekuasaan yang diberikan Allah maka dia wajib selalu mengingatkan saya agar menjalankan

Komunisme...?

Image
Ajaran Komunis itu berasal dari Karl Marx yang memang semasa hidupnya dikenal sebagai pribadi yang atheis namun  Komunisme bukan atheisme. Karena komunis adalah idiologi pergerakan sedangkan Atheisme adalah kepercayaan. Keduanya dengan ide yang sangat berbeda. Komunisme  adalah paham sekular sebagaimana paham nasionalisme,sosialisme yang melarang agama terlibat dalam urusan Politik.  Marx pernah berkata dan menimbukan polemik berkepanjangan bahwa Agama sebagai candu rakyat. Namun itu bukanlah repliksi dari ajaran komunis yang anti agama. Itu hanya kegusaran Marx kepada agama yang digunakan oleh elite politik untuk mengexploitasi manusia sehingga terciptanya kelas.  Marx mengakui bahwa Langit dan Bumi sebuah ciptaan Tuhan. Dalam buku yang berjudul ”Kritik terhadap filsafat hegel”, Marx menghimbau agar kaum filsafat meninggalkan kritik terhadap agama demi memperjuangkan perubahan sosial karena Agama bersama dengan kita. Mengapa?  Karena ada kesamaan tujuan antara ajaran Komunis dengan