Posts

Showing posts from August, 2011

Memaafkan

Image
Mungkin anda kecewa ,marah, sedih , kesal, dengan seseorang maka itu tandanya anda sedang berhadapan dengan emosi terendah dihadapan Allah. Namun ketika anda memaafkan maka kedudukan anda begitu tingginya dihadapan Allah. Ya, besok lebaran datang, sebuah tradisi muslim nusantara adalah saling memaatkan. Kepada kerabat dekat, langkah diayun , senyum mengambang seraya tangan terjulur untuk saling memaafkan.Kepada kerabat jauh, bila sempat ditemui, bila tak sempat maka surat dan SMS berterbangan untuk sekedar mengingatkan salah dosa dan memohon maaf lahir dan batin. Ya lebaran sebagai penutup ritual Puasa selama bulan ramadhan, adalah bentuk kesalehan sosial untuk saling memaafkan disertai untuk saling berbagi lewat zakat. Dari kecil ibu saya mendidik saya untuk belajar memaafkan sebelum dimintai maaf. Karena ketika kita memaafkan sebetulnya kita sedang memelihara hati kita dari segala prasangka buruk terhadap seseorang. Ya hanya karena prasangka buruk saja sudah bisa merusak iman

Proklamasi

Sebelum proklamasi, sudah disepakati batang tubuh ( backbone) bangsa ini adalah Pancasila. Tak mungkin tubuh berdiri kokoh tanpa batang tubuh. Ya kan. Batang sudah terbentuk namun tubuh tak jelas bagaimana rupanya. Tapi kemerdekaan harus segera diproklamirkan. Tidak bisa ditunda. Demikian desak kaum muda ketika itu. Itulah sebabnya "..mengenai pemindahan kekuasaan d.l.l., akan diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya.” Kapan akan diselenggarakan ? Sesingkat singkatnya berapa lama ? siapa yang akan menyelenggarakan itu. Lantas d l l ( dan lain lain) itu apa ? Jadi nampak sekali bahwa revolusi Indonesia ketika itu tak seperti leninis dengan manifesto Komunis atau tak seperti revolusi Islam Iran dibangun diatas Al Quran dan hadith. Ya sepertinya Proklamasi sebuah expresi pragmatisme yang membuka ruang bertikai tak berkesudahan. Proklamasi , suasana ketika itu dibawah ancaman serdadu jepang disetiap sudut kota. Ada rasa cemas ketika itu namun what

Keimanan dan Akal

Image
Kemarin saya mendapat kiriman link pada satu tulisan di web. Tulisan ini sekitar dialogh antara seorang ahli dalam soal agama dengan seorang penanya yang mempertanyakan konsep soal Tuhan yang di imani oleh Islam. Dalam dialogh itu sang tokoh ahli agama tersudut. Menurut saya sang penanya berangkat dari tesis filsafat yang begitu hebat mempertanyakan sebuah keyakinan yang tak bisa ditembus dengan akal. Sebetulnya diskusi antara agama dan filsafat adalah diskusi yang sudah berumur panjang sejak dahulu kala. Seakan sengaja saling berbeda pendapat dan mengekalkan perbedaan itu. Sebetulnya keduanya bisa saling melengkapi. Karena agama islam adalah agama tentang kebenaran yang dapat dicerna dengan akal. Pertanyaan yang sering diajukan adalah apakah akal manusia dapat menjangkau Tuhan secara murni tanpa sinaran wahyu yang nota bene dimiliki oleh agama? Beragam jawaban pernah muncul dalam sejarah. Sebagian filosof mengklaim bahwa akal saja sudah cukup untuk menemukan Tuhan, namun yang la

Rahman rahim

Image
Bulan Ramadhan , bulan penuh rahmat. Demikian saya katakan kepada teman ketika berbuka puasa bersama. Tapi teman ini dengan cepat menjawab bahwa Islam itu adalah agama Rahmat. Nabi Muhammad dikirim kedunia tak lain adalah rahmat bagi alam semesta.( QS 21: 107). Melalu rasul lah rahmat Allah ditebar dimuka bumi. Dalam bentuk apa rahmat itu ? tanya saya. Teman ini menjelaskan , Yang utama rahmat Allah itu adalah AL-Quran dan Rasul ” Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”. QS.al-Ahzab.33/56. Allah SWT berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya. Dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan.sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu," (QS al-Baqarah: 208). Artinya segala aspek kehidupan kita haruslah bersandar kepada AL Quran dan hadith. Dengan itulah kita bisa menapak kehidupan ya

Kembalilah...

Image
“Kalian bakal berambisi terhadap kepemimpinan dan itu akan menjadi penyesalan di hari kiamat. Maka senikmat-nikmat kepemimpinan adalah saat seseorang menyusu darinya (menjabat), dan secelaka-celakanya adalah saat orang melepaskan penyusuannya (mati).”. Demikian baginda Rasul bersabda. Mungkin kamu tahu soal hadith ini yang di rawikan. Al-Bukhari dan Muslim. Tentu kamu paham sekali dan sangat paham. Aku hanya ingin mengingatkan sesuatu yang mungkin kamu lupa. Betapa tidak, saudaraku. Berita buruk , tentang suap mengkorup APBN bertebaran di media massa tentang kau dan Partai yang kau pimpin. Aku tidak tahu berita buruk itu senafas dengan perbuatanmu sebenarnya. Karena yang tahu sesungguhnya adalah kamu dan Allah. Tapi sadarilah sebegitu besarnya amarah orang ramai kepadamu karena didasarkan oleh cinta besar akan sosokmu. Mereka melihatmu dan berharap hari esok akan mengukir tentang kebaikan , kebenaran dan keadilan. Nampaknya, berlalunya waktu ambisi terhadap kedudukan membuatmu l