Posts

Showing posts from September, 2019

Agenda politik dan perang asimetris

Image
Saya pernah berdiskusi dengan teman dari China mengenai kerusuhan di Hong Kong. Mengapa China terkesan lemah terhadap kelompok protest terhadap RUU Extradisi. Aksi protes dibiarkan meluas. Akhirnya pemerintah Hong Kong menunda pengesahatan RUU ekstradisi itu. Apakah karena ketidak pahaman pemerintah terhdap situasi yang berkembang? Sehingga terkesan pemerintah tidak jelas bagaimana harus bersikap. Sekarang tuntutan rakyat Hong Kong bukan  lagi seperti tuntutan semula, tetapi sudah mengarah kepada tuntutan kemerdekaan. Memishkan diri dari China. Itu yang saya tanya dengan serius. Mengapa ? situasi Hong Hong sekarang membuat ketidak pastian bagi dunia usaha. Teman saya dengan tersenyum berkata bahwa satu hal yang rakyat Hong Kong tidak pernah paham bahwa pemerintah itu terlalu kuat dan tahu segala galanya. Mereka punya sumber daya yang besar untuk itu. Mereka punya Badan inteligent yang kuat. Mereka punya orang dimana mana untuk mendengar setiap diskusi anti pemerintah. Mereka

Ancaman Persatuan

Image
Saya diskusi dengan teman yang bekerja sebagai konsultant geostrategis. Ada yang menarik dari pembicaraan dengannya. Menurutnya mengapa Venezuela itu walau sudah bangkrut tetapi pemerintah masih kuat ? Padahal secara ekonomi praktis negara itu gagal mengelola keseimbangan demand and supply sehingga mata uang terjun bebas. Dia menjawab, bahwa jatuhnya pemerintahan di awali oleh distrust ( ketidak percayaan ) rakyat terhadap pemerintah. Distrust itu tidak ada kaitannya dengan ekonomi. Tetapi berhubungan dengan Politik. Namun distrust itu akan menimbulkan chaos bila didukung oleh kinerja ekonomi yang buruk. Jadi antara ekonomi dan distrust itu saling kait mengkait.  Ada tiga hal yang bisa menimbulkan distrust terhadap pemerintah. Pertama adalah negara dianggap gagal mengelola pluralisme. Kedua, anggapan bahwa semua Lembaga Negara korup. Ketiga, negara melakukan pelanggaran HAM berat.  Di Venezuela , ketiga hal itu tidak terjadi. Rakyat venezuela tidak punya masalah soal plurali

Jangan bigot

Image
Saya paling tidak suka berdebat soal dalil agama. Apapun itu bila debat dengan nafsu, hasilnya pasti buruk. Mengapa ? pasti engga ada yang  benar. Semua salah. Saya tidak pernah lahir di zaman Nabi. Tetapi saya mengimani ajaran yang dibawa oleh Muhammad SAW. Itu bukan karena ulama atau ustad tetapi karena orang tua saya. Pertama kali saya mendapat bahasa cinta , ya dari orang tua saya. Pertama kali saya mendapat dekapan ya dari orang tua saya. Agama adalah bahasa cinta dari Tuhan. Melalui orang tua saya, saya mengenal Cinta Tuhan.  Dari sanalah saya mengenal agama dan mengimaninya. Anda bisa saja mengatakan saya islam KTP. Karena tidak mengimani sesuai ilmu. Tidak ngaji dengan ustad yang anda yakini.  Apakah dengan belajar dari ustad tertentu lantas lebih abdol kebenarannya? apakah hanya pemahaman agama anda saja yang berhak meng claim satu satunya yang sesuai dengan Al Quran dan hadith ? yang lain tidak benar? Baiklah kita coba napak tilas sumber ajaran islam. Hadith yang

Jangan galau

Image
Ada anak muda dalam keadaan galau datang ke saya. Saya nasehatkan hal yang sederhana. Hidup bukanlah hal yang harus ditakuti atau diresahkan terhadap yang belum terjadi. Relax saja. Lalui hari ini dengan sungguh sungguh. Setelah itu biarkan dan nikmati hidup selagi bisa di nikmati. Ajak keluarga bercengkrama. Hubungi teman untuk berbicara tentang hal yang ringan. Baca buku yang membuat pikiran lebih mudah mencerna apa yang tidak diketahui. Kalau banyak hal tidak mudah dipahami maka biarkan waktu yang akan membuat kamu paham. Mengapa ?  Sekuat apapun kamu kerja, kegagalan dan keberhasilan akan selalu bersanding. Sekuat apapun kamu menjaga harta, harta tetap akan lepas entah bagaimana caranya. Sekuat apapun kamu menjaga keluarga, bila harus pergi mereka akan pergi juga tanpa kamu bisa menahannya. Bahkan sekuat apapun kamu menjaga kesehatan, bila datangnya maut , kamupun tidak bisa menahannya. Lantas mengapa harus berpikir keras dengan mengkawatirkan sesuatu yang membuatmu rumi

Be happy

Image
Saya sering mendengar ceramah pegiat anti rokok. Kesannya mereka  bicara seperti ahli kampanye anti rokok yang dikemas oleh industri pharmasi. Semua hal negatif ada pada perokok. Singkatnya rokok penyebab kematian. Data statistik kematian terbesar karena rokok katanya. Inipun datanya masih dipertanyakan. Yang pasti angka kematin tertinggi didunia adalah karena kecelakaan. Menurut data yang dirilis oleh World Health Organization ( WHO) beberapa waktu lalu, per tahun sekitar 1,35 juta orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Setiap 24 detik ada nyawa melayang karena kecelakaan. Itu belum termasuk Polusi udara yang disebabkan kendaraan, yang berdampak orang sakit. Mengapa tidak ada propaganda anti kendaraan seperti rokok? Mungkin anda semua mengenal nama yang sebutkan seperti; Mao Tse-Tung, Deng Xiao Ping, Fidel Castro, Ho Chi Minh, Marshall Tito, Winston Churchil, Charles de Gaulle, Josep Stalin, Jawaharlal Nehru, John F. Kennedy, Soekarno, Tapi tahukah anda bahwa me

Kreatifitas anak bangsa?

Image
15 tahun lalu saya pernah bertemu teman yang punya ide membuat packaging ramah lingkungan dari bahan singkong dan jagung. Hebatnya, bahan singkong itu hanyalah limbah dari pabrik tepung tapioka dan alkohol. Sebagai penyampur adalah limbah jagung dari pabrik minyak jagung. Jadi produksi packaging ini benar benar solusi industri ramah lingkungan. Dengan harga singkong ditingkat petani, masih tetap layak sebagai bahan baku, apalagi dari limbah tapioka. Tekhnologi itu hasil riset dari Universitas di AS. Teman saya menjelaskan produk packaging ( kemasan) ini sebagai peganti plastik yang dibuat dari bahan nafta. Bisa juga dibuat kertas tissue. Harga tekhnologinya mahal sekali. Saya mendatangai BPPT dan salah satu kampus PTN. Ternyata tekhnologi itu sudah ada. Hasil riset hanya ditempatkan di perpustakaan. Sayapun mencoba mengajukan ide ke pemerintah untuk membangun pabrik packaging dan kertas dari limbah singkong dan jagung itu. Ternyata jawabanya tidak bisa. Alasannya tidak jelas. Tapi

Kerjasama negara Arab Negara -China

Image
Sahabat saya dari Arab waktu bertemu di Hong Kong beberapa bulan lalu mengatakan bahwa dia sangat bangga dengan kerjasama antara China dan Arab Saudi. Terutama dengan adanya pembangunan pembangkit listrik di Yanbu ( Bagian Barat Arab Saudi). Pembangkit listrik itu dibangun oleh Shandong Electric Power Construction Corporation. Di Yanbu, China juga mendestilasi air laut menjadi air tawar, dan juga digunakan untuk memasok air tawar ke Madinah, kota kelahirannya. Menurutnya proyek OBOR (One belt one road ) telah membawa proyek-proyek skala besar ke Arab Saudi. Dalam arti yang lebih besar, OBOR melengkapi Saudi Vision 2030, sebuah rencana ambisius untuk mengurangi ketergantungan negara pada minyak dan mendiversifikasi ekonominya. China dan Arab Saudi bergerak ke arah yang sama, menikmati hubungan win-win. China mendapatkan konsesi membangun infrastruktur ekonomi dan mendapatkan keuntungan dari komersialisasi infrastruktur tersebut dan Arab Saudi bisa menghemat APBN yang sedang sufferi