Posts

Showing posts from July, 2017

PANGAN...

Image
Henry Kissinger pada tahu 1970 pernah berkata “Control oil and you control nations; control food and you control the people. Kendalikan minyakan maka anda akan kendalikan bangsa. Kendalikan pangan maka anda akan kendalikan rakyat. Makanya politik pangan AS lebih dahsyat daripada politik bomb nuklir. Dengan kekuatan pangan, AS dapat mendikte politik negara yang defisit pangan melalui instrumen bantuan pangan ataupun ekspor pangan. Pangeran Joyoboyo pernah menasehati para muridnya.  “ Bagaimana mempertahankan kekuasaan? Tanya muridnya.  “ Kendalikan Tentara”  “ Kalau tentara tidak bisa di kendalikan?  “ Jangan ganggu umat beragama” “ Kalau tentara dan umat beragama tak bisa dikendalikan, bagaimana? “ Pastikan rakyat tidak kekurangan pangan. Maka tak ada kekuatan yang bisa menjatuhkan kamu”. Sejarah membuktikan pangan adalah basis sekaligus instrumen kekuasaan yang sangat efektif. Rakyat suatu negara akan tunduk jika pemerintahnya bisa menjamin kecukupan pangan. Di In

Sikap Mental Wirausaha

Image
Ada teman dagang di pasar tradisional. Sepulun tahun kemudian teman itu sudah punya bisnis garmen dan kemudian berkembang punya usaha importir bahan kimia. Sekarang usahanya berkembang kesektor pariwista dengan membangun hotel. Tapi ada teman yang juga dagang di pasar tradisional. Sampai usaha  50 tahun tetap aja usahanya dagang disana, sampai akhirnya pasar di revitalisasi dan dia tidak dapat lagi berdagang disana. Karena engga ada uang untuk tebus kios yang modern. Akhirnya dia jatuh miskin dan kembali dagang di kaki lima. Ada lagi teman seorang insinyur dan tidak pernah sampai S2. Tapi dia sukses menjadi direktur BUMN. Tapi ada juga yang S3 malah karirnya hancur sebagai dosen dan keluarganya berantakan. Sementara dia jadi pesakitan di pengadilan akibat kasus pidana. Usia yang S1 dan S3 itu sama. Tapi nasip mereka berbeda. Contoh terdekat lainnya adalah Jokowi, Dia seorang pedagang mebel awalnya, kemudian berkembang sebagai pabrikan dan terus berkembang sebagai eksportir

HANGZHOU

Image
Pendahuluan Sebelum liberalisasi ekonomi Deng, Hangzhou ( ibu kota provinsi Zhejiang)   adalah contoh kemampuan pemerintah local melawan system komunis. Namun perlawanan ini tidak begitu diperhatikan oleh pemerintah pusat karena letak daerah ini yang jauh. Provinsi Zhejiang yang berbatasan dengan Taiwan. Kota ini awalnya tidak dirancang sebagai pusat industri tapi pusat pertahanan militer karena berbatasan dengan Taiwan. Hanya selat yang membatasi . Daerah ini sangat sedikit sekali mendapatkan anggaran dari Pusat dan hampir tidak mungkin untuk menciptakan pertumbuha. Namun rakyat yang ada di Zhejiang bangkit dengan kemampuan kemandirian. Pembangunan dilakukan oleh masyarakat dengan dukungan pendanaan dari budaya arisan. Kebiasaan masyarakat china yang suka berkelompok berdasarkan pertemanan serta hobi hidup hemat dan gemar menabung telah menjadikan system arisan ini mampu sebagai amunisi menuju kemakmuran. Ketika system arisan ini menunjukan keberhasilan maka disinilah yang

Rusaknya reputasi Islam...

Image
Prancis, di pertengahan Oktober 1989, tiga potong kain kepala mengguncang republik itu. Kepala Sekolah Collège de Creil di Osie memutuskan untuk mengeluarkan tiga gadis yang memakai jilbab dari sekolah. Para guru mendukung keputusan itu. Bagi mereka, yang hendak dipertahankan adalah ide tentang ”Prancis”, yang lahir sejak Revolusi 1789, persis 200 tahun sebelum insiden kerudung itu—yakni sebuah Prancis yang sekuler, yang menganggap pemisahan agama dari wilayah publik merupakan pembebasan, yang juga menghendaki persatuan dan kesatuan yang kuat, sehingga perbedaan budaya harus dilarutkan dalam asimilasi. ”Sekolah ini Prancis,” ujar si kepala sekolah, ”Ia terletak di Kota Creil, dan sifatnya sekuler. Kita tak akan membiarkan diri kita direcoki soal-soal agama.” Bagi para aktivis yang memperjuangkan persamaan hak antara kelompok dalam masyarakat, tindakan kepala sekolah itu diwarnai keras oleh sikap melecehkan minoritas Islam di Prancis. Bagi kalangan agama, tindakan si kepala sek

Babo dan Kaki.

Image
Di Lapau Mak Siti, seperti biasa kami berkumpul selepas Isya. Sekedar menanti kantuk. Biasanya jam 10 malam kami akan segera angkat kaki. Kecuali ada yang nantangi main ceki.  “ Menurut kau, dari organ tubuh kita, bagian mana yang paling penting “ Tanya Samad.  “ Semua penting. Semua ciptaan Allah “ Jawab Sabri. “ Bodoh kau. Kutanya mana yang penting. Kau jawab semua penting. Dasar kau memang seumur hidup tak bisa bedakan mana yang penting dan mana yang bukan “ “ Heh Samad, kenapa kau bilang begitu? jaga bicara kau. Aku lebih tua dari kau. Paham kau” “ Kemarin kau utamakan pergi pengajian di surau. Sementara sawah kau yang harusnya dapat giliran air kau abaikan. Sampai pagi orang lain yang menikmati jatah air kau. Besok seperti biasa panen kau lebih buruk dari kami. Tapi kau bilang itu kehendak Tuhan. Anehnya keorang orang kau bilang kami tidak adil. Kau pandai menghibur diri atas nama Allah dan pandai menyalahkan orang lain atas nama Allah. Padahal kau memang

Agama yang mendamaikan...

Image
Tayangan Tafsir Al-Misbah yang dibawakan Quraish Shihab di Metro TV pada Sabtu (12/7) menuai kontroversi.  Terkait masalah kontroversi tersebut, Quraish Shihab memberikan klarifikasi langsung melaui situs resminya pada Selasa (15/7) dalam judul 'Tentang Tayangan Tafsir al-Mishbah 12 Juli 2014’ . ''Uraian tersebut dalam konteks penjelasan bahwa amal bukanlah sebab masuk surga, walau saya sampaikan juga bahwa kita yakin bahwa Rasulullah akan begini (masuk surga),’”. Apa yang dikatakan oleh Quraish Shihab adalah teori dasar untuk memahami mana wilayah manusia dan mana wilayah Allah. Manusia tugasnya beramal baik, dan soal sorga itu urusan Allah. Tidak ada istilah berlaku SWAP amal dengan Sorga. Kalau ada yang protes dengan teori ini maka ketahuan kalau dia beramal soleh karena mental kapitalis. Bukan Allah yang dituju tapi sorga.  Tapi bagi sebagian orang yang menjadikan agama sebagai fiture Politik maka secara cepat tanpa mendengar dan membaca secara utuh dalil yan