Posts

Showing posts from March, 2006

Zhejiang

Image
Ditengah krisis anggaran dewasa ini maka kita menyadari bahwa APBN tidak berdaya secara utuh untuk menopang program kesehatan, pendidikan, perumahan , penyediaan infrastructure. Ekonomi kita bergerak lambat sementara tuntutan pembangunan terus bergerak cepat. Sejak reformasi berbagai upaya yang dilakukan pemerintah nampaknya tidak memberikan perubahan bahkan cenderung situasi semakin menurun. Bagi kebanyakan kita yang frustasi dengan situasi ini , cenderung menyalahkan Orde Baru dan lebih banyak wacana daripada kerja. Krisis anggaran ini sudah masuk dalam perangkap mematikan dan hampir tidak mungkin diselesaikan tanpa ada revolusi. Sementara revolusi adalah hal yang menakutkan dan tidak boleh terjadi. Apa yang harus dilakukan. ? Benarlah apa kata orang bijak, "Belajarlah sampai ke Negeri China." Maka, kita di Indonesia yang terus menerus dilanda kebingungan, tak ada salahnya mempelajari resep kemajuan China. Pun tidak perlu malu untuk menjadikan China sebagai acuan agar kita

Kepribadian Islam

Image
Apa sih indicator menjadi pribadi yang “jempol “ itu? Demikian teman saya berkata. Baginya , diera sekarang , pribadi yang jempol bila anda jadi selebritis, anggota DPR. Lihatlah mereka selalu dipuja dan dihormati oleh orang banyak. Bukankah itu sudah cukup disebut sebagai pribadi yang jempol. Bagi saya dari sudut pandang sempit apa yang dikatakan teman itu ada benarnya. Namun apakah pribadi jempol yang kita lihat itu juga akan mempengaruhi jiwa orang itu menjadi jempol juga ? itu soal lain , kata teman saya. Bagi saya ,ini soal prinsip. Untuk apa kita dipuja orang ramai namun dalam kesendirian kita menderita, kadang merasa resah tak nyaman dengan semua yang ada pada kita. Kan itu orang tidak perlu tahu, katanya lagi. Ya benar. Tapi apakah arti pribadi jempol dihadapan orang lain tapi didalam sendiri kita jauh dari jempol. Akan lebih baik bila kita jempol luar dalam.Ya kan . Lantas apakah indikatornya pribadi jempo itu ? Dalam Al Quran , Allah berfirman dalam Surat Al –Mukminum (

Agent of Development

Image
Dalam banyak hal kita hanya bisa melihat segala sesuatu dari apa yang dapat kita lihat. Padahal tidak selalu yang nampak dimata adalah mencerminkan sesuatu yang sebenarnya. Dulu sebelum Columbus menemukan benua Amerika ,orang melihat bahwa bumi itu datar dan ada batas. Namun akhirnya semua mengetahui bahwa bumi itu bulat. Ada batas indra melihat namun menjadi ruang tanpa batas bagi “hati” manusia memandang apapun yang nampak. Saya menyadari sepenuhnya makna teropong hati ini. Karenanya saya tidak pernah melihat seseorang dari apa yang dapat saya lihat dengan mata saya. Kesan yang terdalam adalah ketika anda menatap mata silawan bicara. Mata adalah gerbang mendalami rahasia hati dibalik banyak ungkapan yang keluar dari mulut seseorang. Kemudian bila mata itu tenang dan diikuti oleh wajah yang bersih berhias senyum maka taulah kita bahwa lawan bicara kita orang yang bijak dan patut dihormati. Hal tersebutlah yang nampak dari pertemuan saya dengan Chritine. Ketika awal saya bertemu deng

Meninggalkan Sholat ?

Image
Tak pernah hilang dari ingatan saya ketika dulu waktu saya pergi merantau ke Jakarta, ibu saya berpesan “ jangan tinggalkan sholat dalam situasi apapun. Ingat, kita orang miskin dan kamu pergi tanpa bekal apapun kecuali ongkos untuk pergi. Selagi kamu sholat, selama itupula kamu dalam lindungan Allah dan Allah akan menjaga kamu.”. Mengapa ibu saya berkata seperti itu ? karena keyakinannya tentang hubungan manusia dengan Allah adalah melalui sholat. Dengan itu ibu saya tidak perlu lagi kawatir tentang saya. Lewat sholat , lanjut ibu saya, kamu terjaga dari segala fitnah dunia. Andai derita dan lapar yang kamu temui maka itu disertai oleh pertolongan Allah. Andai senang yang kamu dapat, itupun disertai oleh pertolongan Allah. Susah maupun senang adalah baik untuk kamu karena Allah selalu bersama mu. Setelah saya sampai dirantau, setiap bulan ibu saya selalu mengirim surat dan selalu diakhir suratnya berpesan ” Nak , jangan tinggal sholat.” Iman manusia kadang tergelincir dalam

Makna ekonomi syariah

Image
Ketika teman bertanya kepada saya apa beda antara Bank Syariah dan bank konvensional. Belum sempat saya menjawab teman lain nyeletuk, yang satu pakai sorban dan bahasa arab , yang lainnya pakai dasi dan bahasa inggeris. Namun hakikatnya sama aja. Nothing to free lunch. Saya sempat terkejut dengan jawaban teman disebelah saya. Karena teman ini memang berkecimpung dalam dunia praktis keuangan. Dia juga paham hukum perbankan konvensional dan paham pula mengenail hukum perbankan syariah. Mengapa sampai dia menyimpulkan begitu ? jawabnya bahwa Bank Syariah sekarang ini terjebak dalam sistem perbankan modern yang ribawi. Bank syariah harus mengikuti standard compliant risk management yang ditetapkan oleh Bank for International Settlement dan juga Bank Central soal ketaatan rambu rambu kelayakan bank. Anda tahukan siapa group dibalik Bank for International Settlement. ? Apakah risk management dan rambu rambu kesehatan bank ? . Yaitu harus menjamin setiap dana yang ditempatkan di bank