Posts

Showing posts from August, 2010

Aqidah, Idiology

Image
“ Daun daun kering berguguran, untuk menumbuhkan daun daun muda yang segar. “ Sepenggal syair yang dibacakan oleh Nyoto ( tokoh PKI) ketika menjemput hukuman mati dihadapan Mahmilub. Dia tersenyum menerima maut. Mengapa Nyoto begitu tegarnya menghadapi maut. Jawabannya adalah idiologi. Dia sangat memahami cita cita idiologi yang diajarkan oleh Karl Max . Umat Islam memahami agama sesuai dengan mazhap yang diyakininya , seperti Imam Maliki, Imam Hanafi, Imam Syafii dan Imam Hambali . Ilmunya kita dalami tapi kita tidak pernah mendalami karakter beliau dalam menegakkan kebenaran, kebaikan dan keadilan demi idiologi. Padahal karakternya itulah hakikat ilmunya. Ketika Khalifah Al Manshur menunaikan haji dari Baghdad ke Mekkah, dia singgah di Madinah dan berkemah diluar kota . Dia memerintahkan ajudannya memberi tahu kepada Imam Malik bahwa dia ingin bertemu. Dia meminta Imam Malik untuk datang kekemahnya. Segera Imam Malik menjawab “ Jika amirul mukminin berkenan sudilah data

Memilih

Image
Apakah kelebihan manusia dibandingkan makhluk lain ? jawabnya hanya satu yaitu kebebasan. Allah mendesign manusia begitu hebat. Manusia bebas makan apa saja. Beda dengan harimau walau perkasa tapi tidak bisa makan rumput. Beda Malaikat yang walau sangat dekat dengan Allah namun tidak bisa berbuat lain kecuali sesuai kehendak Allah. Beda dengan Iblis yang hanya ditugaskan untuk merusak. Manusia boleh berbuat apa saja. Baik atau buruk. Kaya atau kere. Pintar atau bodoh. Boleh. Silahkan. Andai Allah inginkan manusia seperti Malaikat maka itu akan sangat mudah tapi Allah beri manusia bebas memilih. Inilah nikmat terbesar yang diberikan oleh Allah kepada makhluk yang bernama Manusia.Makanya kalau ada manusia lain yang mencoba mengontrol kebebasan manusia lain maka itu sama saja berperang dengan Allah. Kebebasan itu adalah platform manusia diciptakan oleh Allah. Ini cetakan asli dari kesempurnaan manusia. Tanpa kebebasan manusia tidak bisa menjadikan dirinya sempurna. Karena kebebasan

Kebodohan

Image
Saya menerima email dari Sahabat saya di AS. “ The American oligarchy spares no pains in promoting the belief that it does not exist, but the success of its disappearing act depends on equally strenuous efforts on the part of an American public anxious to believe in egalitarian fictions and unwilling to see what is hidden in plain sight . Dia mengutip kalimat dari Michael Lind . Kalimat ini sebagai dasar hipotesinya untuk mengatakan adalah kebodohan besar menganggap Teroris yang membunuh lewat bomb ditempat keramaian sebagai ancaman. Dalam emailnya dia sempat mengatakan bahwa Teroris dalam pengertian konvensional sengaja di create untuk memungkinkan media massa punya amunisi membuat berita untuk meyakinkan kepada public tentang ancaman dari segelintir orang yang tidak bisa menerima konsep demokrasi, HAM . Dia sempat mempertanyakan tentang penangkapan seorang Abu Bakar Bashir. Teman ini bukanlah beragama Islam. Tapi dia sempat geram dengan kebodohan pemerintah Indonesia yang be

Kesederhanaan pemimpin

Image
Kalau anda berkunjung ke Iran , anda tidak akan menemukan kantor Pemerintah yang mentereng dan megah. Karena Istana president sudah berubah fungsi sebagai meseum rakyat. Anda tidak akan melihat pejabat Iran dengan kendaraan mewah dan berlapis pengawalan. Karena presidentnya hanya pakai mobil tua dengan dua orang pengawal saja. Anda tidak akan menemukan kamar kerja pejabat iran yang megah karena kamar kerja presidennya tak lebih berisi dua korsi kayu yang sederhana dengan karpet yang bisa dicuci. Karena karpet megah peninggalan Shah Iran telah diwakafkan kepada masjid. Ketika banyak pemimpin dunia berlomba lomba beli pesawat pribadi, tapi malah President Iran melego Pesawat pribadinya menjadi pesawat Cargo, Dan dia kemana pergi menggunakan pesawat komersial kelas ekonomi. President Iran, bukan orang yang gemar dipuja dan ditempatkan dengan pencitraan penuh dihadapan Rakyat. Acap ditemukan Presiden Iran sholat berada di shaff belakang atau ditengah tengah. Tanpa pernah minta

Boros , culas dan melelahkan

Image
Islam adalah agama untuk orang yang suka berjamaah. Sebaik baiknya sholat adalah berjamaah yang dipimpin oleh Imam. Imam ini dipilih bukan karena kedudukannya , hartanya tapi karena kualitas aqidahnya serta penguasaan agama dengan baik , tentu bacaannya pasti juga baik. Dalam budaya masyarakat Indonesia , system ini tidak pernah ditentang karena hampir semua budaya dari seluruh suku di Indonesia mengenal istilah imam. Budaya kita mengenal apa yang disebut dengan “orang yang dituakan” Tempat masyarakat bertanya dan mendapatkan pituah serta menjadi pemimpin ( imam) dalam bermusyawarah. Ketika islam diperkenalkan , inline dengan budaya itu sendiri hingga tak dipertentangkan ketika agama mengatur dan adat (budaya ) memakai ain. Dalam keseharian Islam di Indonesia akan sangat berbeda coraknya dengan Islam di Arab itu sendiri tapi esensinya tetap sama. Ketika orang barat berpikir mengenai masyarakat bebas dan demokratis mereka berpikir tentang structur horisontal, tempat individu memil