Posts

Showing posts from April, 2014

Parodi...

Image
Pemilu tahun 2009 tentu berbeda dengan Pemilu 2014.Perbedaan itu sangat mencolok setidaknya sindrom italia tidak terlalu nampak lagi. Di Italia, pemain utama dalam sederet film porno, La Cicciolina , ikut dalam pemilihan umum pada pertengahan 1987. Ia dipilih; ia duduk di Parlemen mewakili ”Partai Cinta”. Pada 1992, ia terjun lagi, ketika di Italia pengangguran mencapai 11% dan inflasi 6%. Di Indonesia ada Angel Lelga ,dia bukan bintang blue film. Dia hanya bintang film horor yang berbumbu menampakan dada dan paha. Partai islam yang tidak begitu pede dengan islamnya bisa  laku dijual, mengundang Angel lelga sebagai caleg. Panggung musik dangdut digelar dan wanita cantik meliuk liukan bokongnya yang seksi dan orang ramai histeris dengan syahwatnya. Setelah itu orang diingatkan untuk datang ke bilik suara dan memilih partai. Artis cantik dan tenar gagal terpilih. Tak laku lagi dijual kecuali melayani pebisnis dalam paket penerbangan jet pribadi. Dulu diabad 20 , rakyat merupakan sebuta

Mencintai...

Image
Tersebutlah dalam sebuah cerita. Seorang pria desa jatuh cinta kepada Ratu. Ratu dikenal dengan kencantikannya yang luar biasa dan belum punya suami .Semua pria lajang di kerajaan tentu menginginkan Ratu menjadi istrinya. Suatu waktu dengan keberaniannya, seorang pemuda sampai datang menghadap sang Ratu. Hasrat dan cinta disampaikan kepada Ratu. Dengan tersenyum sang ratu berkata bahwa bagaimana dia bisa yakin pria itu benar benar tulus mencintainya? Ujilah ,kata pria itu.Demi cintanya dia bersedia melewati apapun. Sang Ratu berjanji akan menguji pria itu dan meminta pria itu berlalu dari hadapannya. Suatu waktu, pria itu kedatangan seorang wanita yang berwajah kotor dengan pakaian kumal. Wanita itu memberikan secarik kertas yang merupakan surat dari sang Ratu. “Kalau benar anda mencintai saya maka sudilah kiranya anda menikahi wanita pembawa surat ini”. Setelah  membaca pesan itu,dengan serta merta pria itu meminta wanita itu pergi dari hadapannya. Menurutnya sang Ratu sedang menguji

Ilmu Allah...

Image
Demokrasi itu seperti wadah. Apapun bisa masuk kedalam wadah itu dan siapapun boleh menggunakan wadah itu. Tidak ada exclusivity fungsi.  Semua pihak setara ( equality)  untuk bertarung dalam system demokrasi.  Bila kaum sosialis yang menggunakan demokrasi maka jadilah dia demokrasi untuk sosialis. Bila kaum komunis yang menggunakan maka jadilah demokrasi untuk komunisme walau hanya satu partai seperti di China . Bila kaum kapitalis yang menggunakan maka jadilah dia demokrasi untuk kapitalisme seperti di Barat dan Amerika. Bila demokrasi untuk islam maka jadilah dia seperti Republik Islam Iran . Kemana arah demokrasi tergantung siapa yang nyetir.  Siapa yang dipercaya oleh orang banyak maka dialah pemenang dan berhak menggunakan demokrasi untuk apa saja yang dia suka,termasuk menjadi negara Islam atau negara komunis atau kapitalis. Namun demokrasi bukan sesuatu yang baik bagi mereka yang menolak prinsip keseimbangan dalam kekuasaan ( balance power )  atau dalam istilah demokrasi dise

Pancasila dan UUD 45 ?

Image
Dulu tahun 80an setiap mahasiswa baru wajib mengikuti pencerahan tentang P4 ( Pedoman Penghayatan Pengamalan Pancasila). Namun saya dengan cara saya bisa menghindar dari pencerahan itu. Ketika di Masjid saya bertemu dengan seseorang yang nampak seusai sholat maghrib dia mengaji sampai datangnya sholat Isya. Yang membuat saya tertarik dengan seseorang itu adalah dia mengaji tanpa membaca Al Quran.Itu artinya dia hafal Al Quran.Ada rasa kagum kepada seseorang itu.Seusai sholat isya saya memberanikan diri untuk menegurnya dan berharap bisa berdialogh dengannya.  Benarlah,  dia sangat ramah ketika saya tegur. Saya berbicara tentang kegundahan saya dimana pemerintah memaksakan agar semua orang berkiblat kepada Pancasila. Padahal islam sudah punya pedoman yang lengkap yaitu AL Quran dan hadith. Apa lagi? Dia nampak tersenyum mendengar keyakinan saya. Menurutnya Pancasila adalah alat komunikasi tentang isi Al Quran dan hadith kepada masyarakat Indonesia. Didalam Pancasila ada kalimat Adab, H

Islam berbeda...

Image
Bangsa China adalah bangsa yang dikondisikan secara politik untuk tidak mengenal Tuhan. Program pemisahan antara negara dan agama, telah membuat agama tidak lagi sebagai alat propaganda untuk kebaikan, kebenaran dan keadilan.Semua program adalah milik partai dan hanya partai yang boleh dipercaya. Bacalah Buku Merah Mao maka semua penuh dengan ajakan dan semangat untuk bekerja keras, jujur, sopan santun, mengabdi, ikhlas dan pantang menyerah untuk kebaikan, dll.  Walau secara politik rakyat China dikungkung dengan ketat sesuai dengan agenda partai namun  Partai mampu mendelivery kemakmuran kepada rakyatnya. Walau tidak semua menikmati kemakmuran namun by design negara menuju kepada kemakmuran dan prosesnya nyata nampak dan dirasakan oleh seluruh rakyat dan disaksikan oleh seluruh dunia. Padahal China tidak mengenal Tuhan tapi mengapa mereka bisa berbuat dengan bahasa Tuhan? Seorang  teman pernah berkata kepada saya sambil tersenyum bahwa walau bangsa china tidak menjadikan Agama sebag