Posts

Showing posts from October, 2013

Dia ikhlas...

Image
Nuri mengundang saya makan siang di Pullman Hotel  karena kebetulan saya lagi ada di Jakarta dan dia juga ada di Jakarta untuk urusan bisnis. Dia tinggal di Balikpapan. Sebetulnya saya mengenal dia dari suaminya. Setelah suaminya meninggal dan dia menjanda, hubungan kami tetap berlanjut sebagai sahabat. Dalam setiap kesempatan, kami berusaha untuk saling berkomunikasi untuk sekedar bersapa. Bila ada waktu kamipun saling bersilahturahmi. Ketika bertemu kemarin, tahulah saya bahwa Nuri yang sekarang berbeda dengan Nuri delapan tahun yang lalu ketika dia terpuruk karena prahara rumah tangganya. Dia sudah menjadi business woman yang sukses dan penuh percaya diri.  Dua tahun setelah suaminya meninggal atau tepatnya tahun 2008 dia saya kenalkan dengan relasi saya di China. Dari perkenalan itu dia mendapat trust dari relasi saya sehingga mereka bermitra untuk berbisnis Batubara. Semua biaya modal untuk bisnis batubara itu berasal dari mitranya di China. Dia hanya bertindak sebagai buying age

Kepedulian dan Keberpihakan...

Image
Kemarin saya bertemu dengan teman. Dia seorang aktifis sosial. Tahukah kamu, katanya pada tahun 1944  President Rossevelt pernah berkata bahw a   “Hal yang esensi dalam perdamaian adalah derajat hidup individual yang pantas bagi pria maupun wanita semua bangsa. Kebebasan dari rasa takut berkaitan dengan kebebasan dari kekurangan. Orang yang hidup dalam kekurangan bukanlah orang yang bebas.” Kata kata ini disampaikan oleh President Rossevelt   ketika menyatakan Piagam Hak Hak Ekonomi. Hak Hak Ekonomi itu sekarang dipertanyakan oleh seluruh rakyat AS yang terancam kebebasannya karena krisis ekonomi yang parah di AS. Program Ekonomi yang dicanangkan oleh Obama justru memperparah ekonomi AS dengan ditandai jatuhnya Wall street. Berita CNN tadi malam mengatakan bahwa sudah diatas 12 juta orang kehilangan pekerjaan di AS. Yang lainnya yang belum kehilangan pekerjaan terancam kehilangan pekerjaan. Ada pertanyaan yang mengemuka oleh public AS , “ Apakah pekerjaan yang aman dari krisis ? dan k

Hidden Fund...?

Image
Tadinya Eropa dan AS adalah negara yang paling likuid pasar uangnya. Hampir semua uang dari seluruh dunia pasti parkir di negara ini. Dengan itulah negara eropa dan AS mendorong dunia usahanya untuk tumbuh dan berkembang menguasai dunia. Tapi setelah krisis Financial, uang lenyap. Semua ngaku kalah. Semua ngaku rugi. Ya, tentu bila ada yang kalah pasti ada yang menang.  Yang menang dan untung siapa ?  Mereka adalah hidden group yang mengontrol dana raksasa dalam bentuk hidden fund.  Hidden Fund adalah real power di dunia. Itu yang saya sampaikan kepada teman ketika kami bertemu dalam salah satu kesempatan di Hong Kong Financial club. Teman ini menjawab, itu hanyalah mitos. Maklum saja , teman ini adalah pejabat bank yang setiap hari berhadapan dengan bank compliance . Tapi bagi kalangan yang akrap dengan transaksi pasar uang, hal itu dapat dibenarkan. Bahkan mereka mengatakan dan juga saya aminin bahwa terjadi kelangkaan resource , kelebihan supply serta imbalance economic karena uleh

Kini dia muslimah...

Image
Ketika bertemu kembali dengan dia di  LÈ Restaurant & Bar Singapore , saya sempat terpesona.  Penampilannya sangat berbeda dengan dia yang saya kenal  lima tahun lalu. Yang lebih membuat dia berbeda adalah dengan baju gamis dan berbalut hijab. Beda dengan dulu yang selalu menggunakan pakaian modis ala standard executive kelas menengah. Dengan baju muslimah itu, nampak senyumannya  semakin manis dengan lesung pipit yang indah dan mata sipitnya yang selalu tenggelam ketika menahan tawa.  Dia adalah sahabat saya. Dulu saya pernah satu team dengan dia dalam satu putaran transaksi di Beijing dan Shanghai.  Selama dalam kebersamaan itu saya tahu pasti bahwa dia orang yang berdisiplin tinggi dengan dedikasi yang tinggi pula terhadap profesinya. Dia juga seorang petarung yang ulet dengan ketabahan  yang luar biasa. Begitu banyak kenangan indah bersamanya. Ketika saya merasa hilang harapan, dia selalu membangkitkan semangat. Ketika saya lelah, dia datang menyegarkan saya. Ketika saya dingi

Harta Dunia...

Image
Saya mendapat kabar bahwa dia ada didalam penjara. Sebagai teman , saya datang membesuknya dipenjara. Kasusnya Narkoba. Dia bukan pemakai tapi pengguna. Ketika bertemu , saya melihat keadaanya sangat lusuh. Tak nampak lagi seperti dulu yang saya kenal. Terakhir saya bertemu dengannya enam tahun lalu. Saya masih ingat dia hampir tidak percaya ketika menerima uang kiriman dari saya. Karena jumlahnya tak pernah terbayangkan seumur hidup olehnya. Dia mendapatka uang itu karena jasanya memperkenalkan saya dengan seseorang. Setelah itu , dia tidak pernah terlibat lagi. Delapan bulan kemudian urusan saya dengan seseorang itu selesai. Tentu dia berhak mendapatkan fee dari saya.  Menurutnya sejak dia menerima uang dari saya, kehidupannya berubah. Dia membeli rumah dikawasan elite. Dia juga membeli kendaraan mewah. Bersama istri dan anaknya dia keliling Eropa. Hidupnya berubah. Tapi karena uang pula membuat dia mengenal dunia malam. Dari dunia malam ini dia berkenalan dengan wanita cantik dan a