Posts

Showing posts from February, 2021

Tidak bisa bersyukur..

Image
  Ketika masuk cafe saya lihat Yuni, Esther, Wenny duduk di table yang sama. Saya temui mereka. Bicara sebentar. Saya keluar cafe untuk merokok. Di ruang smoking ada orang Jepang , Korea , China yang sedang merokok.  “ Mengapa kalian tinggalkan wanita di dalam hanya karena ingin merokok.” Kata salah satu wanita yang juga sedang merokok. Dia dari spanyol, cantik dan berkelas. “ Dia punya hak tidak merokok dan saya punya hak merokok. Makanya ruang dipisahkan.  Untuk menghormati privasi masing masing” Kata pria Korea. “ Apakah anda tidak pernah berpikir bahwa sikap anda itu mementingkan diri sendiri. “Kata wanita itu. “ Ngomong apa sih kamu.” Kata pria Jepang. “ Ini soal privasi. Tidak ada saling paksa.  Saling hormat adalah menghormati perbedaan. Tanpa harus judge sikap masing masing”  Lanjutnya ketus. “ Tetapi kan mereka wanita. Saya bisa rasakan perasaannya. Karena saya wanita.” “ Itulah masalah wanita. Terlalu banyak meminta kesempurnaan terhadap pria. Kalau tidak terpenuhi mereka mer

Sabarlah selalu diatas prahara dan kesulitan

Image
  Bulan lalu. Faisal datang bersama istrinya dan putrinya. Kami bertemu di Gandari City. Mereka mencium punggung jemari saya. Saya gendong putrinya. “ Hadiah ulang tahun eyang udah diterima. Bilang terimakasih ke eyang “ kata istri Faisal kepada putrinya. “ terimakasih eyang” kata putrinya. Faisal tersenyum dan nampak airmatanya berlinang. “ Kamarin bapak kasih uang untuk titip ke putri. Saya belikan boneka. Udah lama dia pengen. “  Kata Faisal.  Saya tersenyum. Setelah mereka pergi dari hadapan saya.  Saya bahagia. Melihat kehidupan Faisal dan Istrinya bahagia. Bayangan saya kepada beberapa tahun lalu. Saya makan siang di Pecenongan. Restoran Korea favorit saya. Ketika masuk restoran. Saya melihat ada wanita dibonceng motor dalam keadaan berhenti. Pengendaranya pria. Wanita itu sedang berteriak teriak  kearah pria yang berdiri dekat motor.  “ Urusan apa lue. Dari bulan lalu gua minta cerai. Tapi lue nunda terus. Gua bosan hidup dengan lue.”  Pria itu tidak menjawab ocehan wanita itu.

Larangan pemaksaan Jilbab di sekolah Negeri.

Image
  Para wanita termasuk Salma. Mereka berkerudung lebar dan bercadar mengelilingi arena eksekusi mati bagi mereka yang dianggap berkhianat oleh ISIS. Dengan wajah dingin para algojo memenggal kepala mereka. Setelah itu para wanita yang menyaksikan eksekusi mati itu mengeluarkan suara takbir. Mata mereka tidak terpejam. Empati sudah mati oleh dasar keimanan. Bahwa membunuh orang tak yang tak berbaiat kepada khilafah adalah jihad. Salma bersuamikan pria Arab. Dia sendiri berasal dari Turki. Perbedaan bangsa itu bertaut karena keimanan. Salma tidak habis pikir disaat dia hamil, suaminya membawa wanita yang baru saja dinikahi. Dia harus tidur diluar. Suaminya menikmati malam kematin di kamarnya. Dia menangis. Dia lepaskan kerudung dan cadar. Sebagai ujud perlawanan atas ketidak adilan dan penindasan. " Aku patuh kepada suamiku karena dogma agama. Aku terjajah  oleh iman yang falsu" Teriaknya.  Suaminya keluar dari kamar. Melihat Salma tanpa kerudung. Suaminya menampar. Menyeretnya

Menikah dan menentukan pilihan karena Tuhan

Image
  Saya punya sahabat namanya Steven. Dia kaya raya sebagai putra dari pengusaha Casino. Sampai dengan usia 40 dia belum juga menikah. Padahal dia ganteng. Tubuh atletis.  Pria sejati. Wanita cantik tak terbilang disekitar dia. Dari artis film sampai super model bermimpi ingin jadi istrinya. Tetapi itu tidak menjadikanya pria beristri. Wajahnya sangat femiliar bagi orang Hong Kong. Karena dia donatur tetap dalam acara balap formula 1. Namun orang Hong Kong tidak begitu lebay dengan orang tenar. Mereka engga tertarik untuk mengganggu privasi orang lain, seperti minta Sefly. Makanya dia bisa menikmati privasinya Apakah dia sengaja membujang? Saya tidak yakin begitu besar kekuatannya dibandingkan Tuhan. Sehingga bisa menolak jodoh. Yang pasti Tuhan punya cara tersendiri untuk mengirim jodoh kepadanya.  Saya ingin cerita sedikit bagaimana akhirnya Steve, dapat jodoh.  Pada suatu saat di musim dingin tahun 2011. Saya dan Steve membuang waktu di sebuah cafe. Ini bukan caffe berkelas. Cafe bia

Muamalah dinar Dirham.

Image
  Ada nitizen bertanya kepada saya. Babo apa salahnya melakukan transksi dengan dinar  dirham. Itu kan masalah muamalah. Prinsipnya kan suka sama suka. Seperti transaksi barter barang. Kan sama saja dengan mekanisme transksi dinar dirham. Secara fikih sampai sekarang hitungan wakaf harta dan uang kan dasarnya adalah emas. Kenapa pemerintah larang. ?Saya akan jelaskan dengan aspek teknisi transaksi dan hukum.  Aspek teknis.  Setiap transksi ( skema uang atau barang ) kalau dilakukan dalam konteks muamalah maka harus ada lembaga clearing. Mengapa ? Untuk menjamin tidak ada yang dirugikan akibat penipuan. Contoh anda butuh hasil Bumi dan ditukar dengan emas. Nah harus ada yang menjami bahwa hasil bumi itu sesuai kualitas dan emas itu asli. Kalau transksi sifatnya personal seperti era nabi, tidak perlu diatur. Tapi kalau sudah jadi transaksi muamalah yang bersifat massive maka hasus ada lembaga clearing yang menjamin kedua belah tidak dirugikan.  Karena sifat transaksi barter itu membutuhk

Perubahan dan menyesuaikan.

Image
  Sebelum kejadian serangan teroris pada twin tower di New York tahun 2001, perjalanan keluar negeri sangat menyenangkan. Proses imigrasi cepat. Pemeriksaan custom juga cepat. Alat detektor tidak terlalu canggih. Setelah peristiwa twin tower, dunia seperti menghadapi wabah global. Setiap negara sibuk membuat aturan pengetatan perbatasan. Standar Prokam ( protokol keamanan) diajarkan kepada seluruh masyarakat. Di TV ada tutorial tentang Prokam.  Kalau ada orang berjanggut dan berbaju gamis, hati hati terutama dalam lift. Kalau ada tas tergeletak di tempat umum, segera lapor petugas. Setelah tahu 2001 terorisme seperti wabah dunia. Setiap negara meningkatkan anggaran Polisi dan intelijen untuk memburu dan mengantisipasi teroris. Ditengah upaya pengetatan dan pengawasan orang, kematian karena terorisme terus terjadi diberbagai belahan dunia. Bukan hanya terjadi pada negara kaya, negara miskin juga. Setiap kejadian menjadi berita heboh dan diulas lewat berbagai media. Jadi pembicaraan yang