Monday, December 31, 2007

Tahun Baru

Ketika manusia kali pertama diciptakan , Allah meminta semua makhluk sujud kepada Adam,. Hanya Iblis satu satunya yang tidak bersedia sujud. Sementara malaikat hanya mempertanyakan ” Mengapa manusia harus diciptakan. Bukankah manusia itu kelak akan menciptakan kerusakan dimuka bumi. ” Namun Allah menjawab ” Aku lebih tahu apa yang tidak kamu ketahui” . Sejak itu Iblis ditakdirkan menggiring manusia untuk membangun kejahatan. Manusia juga diciptakan Tuhan untuk menebarkan kebaikan sebagai wakil Tuhan. Jadi manusia disebelah disini dan Iblis disebelah sana. Ada dinding yang jelas dan transference oleh aturan dan dogma kitab suci untuk memisahkan antara yang hitam dan putih.

Dalam kehidupan selanjutnya antara yang hitam dan putih melebur manjadi abu abu. Manusia dan Iblis saling memanfaatkan.. Tidak tahu siapa memanfaatkan siapa. Yang jelas manusiapun membangun system yang sehingga kejahatan tersetructure dalam kebijakan Public dan budaya materialisme, hedonismo. Premanisme bersandal jepit dan berdasi ada disetiap sudut kehidupan. Akibatnya mungkin kini baru disadari oleh Iblis bahwa manusia memang pantas disujud. Manusia ternyata lebih canggih dari Iblis soal menciptakan kerusakan ketika mereka masuk dalam wilayah abu abu. Bahkan ada anekdot mengatakan , “ disini iblispun terampas pekerjaannya…”

Dalam ruang abu abu inilah bersemayam komunitas elite yang punya dokrin dan bahasa yang sama. Seperti komunitas pengusaha bicara tentang “ buy low , sell high and pay later. Dan later , never comes. Kredit macet adalah biasa.. Politisi menggantinya menjadi “promised now and pay tomorrow. Tapi tomorrow never come. Amanah menjadi bahan tertawaan sarapan pagi. Diluar komunitas mereka adalah komunitas lain layaknya deretan barang dietalage yang sudah dibandrol. Soal harga tergantung tempat dan packaging. Semakin mewah tempatnya dan indah packaging nya maka semakin mahal pula harganya. Suara bisa dibeli, hukum diperdagangkan, Image bisa dibangun. Ketulusan , jangan tanya,! Apalagi keadilan.

Maka lihatlah ketika waktu berlalu dan tahun berganti , yang terjadi adalah permainan sirkus kepatutan moral. Kualitas bukan ukuran tapi loyalitas sebagai penentu. Kader partai berkualitas tersingkir . digantikan oleh kader yang loyal berbagi kepada partai. Barang tidak perlu berkualitas tapi cukup ciptakan image agar konsumen loyal .Semua itu , dikemas dalam retorika magic word ; we care you, we serve you. Lagi lagi iblispun kalah jauh dengan manusia soal menggoda dan menghasut. Diruang elite itu kebusukan. kerakusan tersembunyi dibalik pidato, ruang seminar , keramah tamahan dan senyuman. Tidak ada persahabatan sejati yang ada hanyalah kepentingan. Akan selalu berbeda pendapat selagi pendapatan tidak sama.

Komunitas elite , komunitas abu abu , komunitas yang merampas tugas Iblis dan mengacaukan tugas manusia. Hingga , tidak perlu diperdebatkan tentang makro ekonomi yang tinggi harus dibayar dengan semakin luasnya gap antara yang kaya dan miskin. Jangan pula disesalkan bila alam dikuras menimbulkan bencana bagi orang banyak. Jangan pula bersedih bila potensi alam diobral kepihak asing. Jangan pula terkejut bila ulama lebih suka tampil di TV daripada hadir bersama misionaris di daerah terpencil. Jangan pula meratap bila daerah kumuh harus digusur untuk pembangunan super block Jangan pula marah bila porno aksi dan porno graphi adalah keseharian yang kita lihat di TV dan dijalanan. Semua itu ada pembenaran dalam retorika yang sulit dipahami oleh komunitas yang berwajah muram , yang berada di kubuk perkotaan, didesa desa , dibalik gunung dan lembah , dipulau pulau terpencil. Komunitas yang akrab dengan PHK, pernggusuran, bencana Alam, kelaparan, wabah penyakit, kebodohan , pengangguran.

Besok tahun 2008 menjemput kita. 2007 ada dibelakang kita. Tentu komunitas elite direpublik ini akan tertawa dalam kemenangan. Diluar itu terdapat mereka yang hanya diam memaknai tahun baru karena esok masih tanda tanya atau mungkin mereka bingung karena tidak pernah tahu tentang tahun , apalagi mempertanyakannya. Masa lalu itu berhubungan dengan masa kini , dan masa depan seperti kata orang bijak ” Dengan berdiam tentang kezoliman, dengan menguburkannya jauh didalam diri kita...., kita menanamnya” Kelak kejahatan yang ditanam kemarin dan hari ini akan tumbuh berlipat ganda...Semua terserah anda untuk menyikapi sang waktu dan memaknai pergantian tahun...Ingatlah firman Allah ” Demi waktu , sesungguhnya manusia itu hidup dalam keadaan merugi. Kecuali , orang yang beriman dan melakukan perbuatan baik, saling menasehati dalam kebaikan dan kesabaran.”

Wednesday, December 26, 2007

Renungan Natal

Wanita yang terkulai dalam tangis disudut kota Beirut tidak bisa berbuat banyak ketika menatap putranya berumur belasan tahun terbujur kaku didepannya. Wanita ini beragama Kristiani. Disampingnya nampak sahabatnya wanita muslim yang mencoba menghiburnya untuk tegar melawan kekejaman tentara Israel. Beirut adalah satu bait prosa yang tak pernah lekang dari sejarah barat dan timur. Seakan terus mengulang kisah tentang pembunuhan, kerakusan, dendam , amarah, kebusukan dan semua yang bermuara kepada kebenjian terhadap pemeluk agama tauhid.

Mungkin Syaila berusia kanak tidak mengerti mengapa Tank Amerika begitu banyak hadir dijalanan Irak hingga menggangu ketenangan malam. Yang langsung memaksa kita melompat jauh kemasa berabad abad lalu yang gelap , sebagai titik awal yang tak berujung tentang kerakusan dan darah. Kekinian yang muram adalah senyum kemenangan bagi Hamdan al-Qarmath pendiri kaum Hashyashyin, sebuah sekte (ordo) dari kelompok Ismailiyah-Qaramithah, salah satu cabang dari kelompok Syiah di bawah Dinasti Fathimiyah. Mereka adalah kelompok murtad Islam Yang sangat berperan menghancurkan kekuatan Islam dengan kelompoknya bernama Bolsyewisme-Islam. Keberadaan mereka yang selalu bergandeng tangan dengan knighs templar , piawai melakukan provokasi dan pembunuhan secara diam diam. Seakan antara Islamiliya-Qaramithah dan Knights templar terjalin dari satu misi yang sama tentang kecurangan dan kebusukan peradaban. Tidak dapat dipungkiri karena sejarah Knighs Templar sendiri adalah pengikut Kabbalah yang merupakan aliran sesat dari Islam , walau mereka mengaku sebagai pemeluk Kristen pada awalnya.

Sebuah konpirasi jahat terbentuk dengan memanfaatkan kelemahan dari ego tentang agama. Dsinilah Templar dan Ismailiyah-Qaramithah bermain dengan sumbu ledakan perang tak terelakan. Konspirasi ini telah membuat keberadan dunia barat dan timur mengalami perpecahan. Dunia barat menjadi dua kekuatan besar. Kirsten Timur yang berpusat di Byzantium dan Kristen barat yang berpusat di di Roma. Disisi lain Dunia Islam juga terbagi menjadi dua kekuatan besar yang juga saling memusuhi yakni Kekhalifahan Abbasiyah yang sunni dan Kekhalifahan Fathimiyah yang syiah yang berpusat di Mesir.

Jerusalem, disini semua berawal dari sebuah kesalahan dan kebodohan akibat asut dan adu domba bagi pemeluk agama samawi. Sejarah gelap perang salib yang membuat Islam dan Kristen , barat dan timur , menumpahkan darah kebumi. Sejarah membenarkan teori konspiransi. Terbukti setahun sebelum pasukan salib gelombang pertama yang dikomandani Godfroi de Bouillon tiba di pintu Yerusalem di tahun 1099 dan merebutnya, Yerusalem diserang oleh pasukan dari Dinasti Fathimiyah-Syiah yang berpusat di Mesir dan merebutnya dari tangan kekuasaan Dinasti Abbasiyyah yang beraliran Sunni.Jadi, ketika pasukannya Godfroi tiba di pintu kota Yerusalem, kota suci itu sebenarnya telah berada di bawah kekuasaan Bani Fathimiyah. Suatu jalinan kerjasama yang solid walau tidak nampak kepermukaan. Ordo Kabbalah dengan pembagian kerja: Mereka bekerja di Dunia Islam, sedangkan Yohanit (Ordo Sion dan kemudian Templar) bekerja di Dunia Kristen.

Salahudin melihat semua akibat dari perang yang sia sia itu. Setelah membebaskan Yerusalem dari konspirasi kotor dan menjadikan Yerusalem sebagai tempat yang damai bagi semua pemeluk agama, Salahudin terus melakukan pembebasan hingga ke Benteng Alamut, markas besar kelompok Ismailiyah-Qaramithah dan di Persia, sebelum akhirnya ke Mesir untuk melakukan pembersihan terhadap sekte Syiah. Juga menghabisi semua tawanan perang dari kesatria Templar. Kembali darah bertaburan kebumi tapi tentu untuk sesuatu perdamaian yang harus dibayar. Hal seperti ini juga belakangan diikuti oleh kelompok kristed Tahun 1307, Raja Prancis Philip le Bel dan Paus Clement V memutuskan untuk menangkap dan membubarkan anggota-anggota ordo ini. Clevement V bahkan mengeluarkan keputusan kepausan dengan nama Vox in Excelso (suara dari langit). Sejak itu, para pemimpin Templar, yang dijuluki "pemimpin Besar (Grand Master)", mulai dari yang terpenting dari mereka, Jacques de Molay, dihukum mati pada tahun 1314 atas perintah Gereja dan Raja. Kebanyakan mereka dijebloskan ke dalam penjara, namun sebagaian melarikan diri ke tempat yang aman seperti swiss dll.

Selanjutnya sejarah mencatat pembantaian dengan alasan pembersihan terus berlangsung dari abad ke abad terhadap ordo ini. Namun konpirasi terus terbangun dalam bentuk lain yang lebih canggih hingga menyeret dunia memasuki perang dunia. Dari puing puing kelelahan dalam perang yang sia sia itulah membuat dunia lemah dan ordo ini dapat tumbuh subur dan bangkit dalam kemasan ; neocolonial, kapitalisme, globalisasi, neoliberal , demokratisasi. Hingga kini di abad 21, ordo ini telah menjadi kekuataan dunia yang menguasai lembaga keuangan, industri, media massa , HIgh Technology dll. Mereka juga berperan membuat imbalance economic global dan menggiring lembaga multilateral memaksakan kebijakan yang merugikan Negara ketiga. Penderitaan bangsa , Irak dan Libanon dan belahan dunia lain yang terjerat dalam kemiskinan parah adalah contoh dari akibat kehadiran mereka. Semuunya berujung kepada pembentukan system dunia yang tidak berkeadilan agar menjadi lemah dibawah komando ordo ini.

Perang belum berakhir. Inilah seharusnya disadari oleh umat kristani dan Islam untuk menyatukan langkah dan menghindari segala provokasi yang bisa menimbulkan pertikaian , yang akhrnya akan menguntungkan ordo ini. Ruh kasih sayang diyakini oleh Islam dan Kristiani sebagai misi yang harus diemban seumur hidup adalah dasar untuk " stop pertikaian karena perbedaan". Kenalilah sebenar benarnya musuh disekitar kita dan perangilah "mereka" dengan Iman dan semangat kebersamaan untuk kedamaian dibumi.

Friday, December 21, 2007

RUU APP

Pada suatu kesempatan saya diajak teman untuk spa disuatu tempat di hotel berbintang. Ditempat ini juga menyediakan ruang bersantai setelah melakukan sauna. Anehnya tempat untuk santai ini tidak seperti yang satu ketahui bila melakukan spa di luar negeri. Tempat ini layaknya café tempat hiburan malam dengan atraksi yang sangat amoral. Diatas panggung nampak anak usia belasan menari tanpa busana satu lembarpun melekat. Disekitarnya nampak para pria melingkarinya sambil berjoget dalam keadaan mabuk. Saya sempat tertegun. Legal kah ini ?

Ketika melintasi perempatan jalan, tanpa ada rasa sungkan para pejaja Koran menawarkan majalah beraneka jenis dengan gambar yang sangat sexual tanpa memperdulikan didalam mobil ada anak anak. Sementara yang menjajakan majalah itu, mungkin usianya belum kepada dua. Bila kita pergi kesalah satu sudut kota, jangan terkejut bila ada saja anak anak yang menawarkan DVD porno tanpa rasa takut. Didesa, budaya pornographi memang tidak nampak kepermukaan. Namun , percintaan kaum remaja banyak menimbulkan kehamilan diluar nikah. Hubungan sexual diluar nikah bukan sesuatu yang tabu. Data dari beberapa lembaga riset , sangat mengejutkan bahwa sebagian besar wanita dan pria sudah mengenal dunia sex bebas ketika mereka masih remaja.

Gambaran diatas adalah cermin keseharian dibagian bagian sudut kehidupan di kota dan desa. Mungkin tentu tidak semuanya begitu. Namun system promosi yang berhubungan dengan kehidupan sex seperti lagu erotis, seni panggung erotis, filem erotis, majalah erotis, telah berperan efektif menggiring seluruh lapisan masyarakat akrab dengan sesuatu yang selama ini ditabukan oleh budaya dan agama. Kebebasan yang dibawa oleh promosi demokrasi telah menjadikan agama sebagai anti demokrasi, anti pencerahan, anti kedewasaan bersikap. Budaya santun menjadi bisu ditelah oleh kampanye kebebasan. Kita tidak malu bila pornographi dan pornoaksi menempati peringkat nomor dua didunia setelah Ukraina. Kita tetap bangga sebagai Negara yang paling berhasil didunia dalam melaksanakan demokrasi secara murni.

Sex adalah sesuatu yang sacral bagi orang yang meyakini agama dan berbudaya. Karena didalamnya adalah ruang yang sangat pribadi menyangkut hubungan dua anak manusia untuk melaksanakan fitrahnya Ruang ini bukanlah tontonan dan bukan pula sesuatu yang harus diulas secara vulgar melalui media massa. Ini adalah purity zone, yang lepas dari imaginasi apapun selain cinta kasih untuk saling melengkapi. Makanya rasa malu karena tabu, bukanlah keterbelakangan. Melainkan kehormatan untuk menempatkan yang essential tentang makna cinta kasih. Ada ungkapan, bahwa sesuatu yang berharga dan terhormat apabila dia tersembunyi rapat dan tidak mudah meraihnya. Lantas apa jadinya bila yang berharga dan terhormat itu ada dimana saja dan mudah didapat?

Makanya jangan terkejut bila batas moral dan kehormatan terelimnasi dalam bentuk perkosaan secara phisik maupun psikis. Secara phisik, wanita dipaksa melayani nafsu pria dengan ancaman kekerasan. Secara phisikis , wanita dipaksa dengan rayuan, magic word untuk melayani kekasihnya diluar ikatan pernikahan.Juga wanita pelacur dipaksa dengan uang untuk melayani pria hidung belang . Jalinan berbagai peristiwa perkosaan ini terjadi dengan begitu mudah dari waktu kewaktu. Akibatnya , batas haram dan halal, sudah kabur. Samahalnya , begtu sulitnya para anggota dewan mendefinisikan makna pornographi dan pornoaksi. Hingga RUU tentang pornographi dan Pornoaksi ini tidak kunjung selesai menjadi UU.

Para mereka yang menolak RUU Anti Pornographi dan Pornoaksi, sebetulnya secara tegas ingin memisahkan dogma agama dan negara sebagai ujud dari idealogi demokrasi tentang kebebasan berekpresi. Padahal tegaknya agama haruslah keterlibatan negara. Kalau negarapun tidak lagi memperhatikan agama sebagai dogma dalam membuat aturan kemasyarakat maka dipastikan masyarakat akan terpuruk dalam kebangkrutan spiritual. Bila ini terjadi maka jangan salahkan bila penyakit sosial seperti, korupsi, pelacuran, premanisme, narkoba akan sulit dihapus. Suatu masadepan peradapan yang sangat mengerikan ...

Thursday, December 20, 2007

Berkorban

Kerja keras telah terbayar dengan rizki yang melimpah. Belajar tekun telah terbayar dengan izazah ditangan. Sembilan bulan dalam rahim ibu, terbayar sudah dengan terlahir bersama indra yang lengkap. Semua itu adalah nikmat yang tiada tara dari kasih Allah kepada kita. Merasakan nikmat itu akan semakin bertambah ketika kita melihat banyak orang yang gagal dalam pendidikan tinggi, gagal meraih rezeki , gagal terlahir utuh. Begitu bijaknya Allah memperlihat kebesarannya kepada kita tentang nikmat itu , antara kebahagiaan dan penderitaan bersanding dihadapan kita. Agar kita dapat bersyukur dengan sebenar benarnya syukur. Makanya Allah berfirman “ Sesungguhnya telah aku beri engkau nikmat yang berlebih maka dirikanlah sholat dan berkorbanlah” Inilah kebijakan Allah kepada hambanya atas nikmat yang diperolehnya. Nikmat Islam dan nikmat iman.

Memaknai firman inilah yang harus di pahami bahwa ada HAK dan KEWAJIBAN ALLAH kepada kita makhluk ciptaanNya. Hak allah adalah untuk kita sembah dan kita puji. Sementara kewajiban Allah kepada kita adalah memberikan semua facilitas kehidupan yang memungkinkan kita dapat melaksanakan hak Allah. Kewajiban kita diingatkan terus dalam ritual sholat wajid dan sunah yang setiap hari kita lakukan. Begitulah keadilan Allah dalam menegakkan aturan kepada hamba citptaannya. Ketika Allah melaksanakannya kewajibannya kepada kita maka pada waktu bersamaan kitapun berkewajiban pula menegakkan hak Allah. Indahnya aturan Allah itu karena semuanya bermuara kepada cinta kasih. Mereka yang menderita adalah ladang ibadah bagi yang berlebih untuk melaksanakan fungsinya sebagai wakil allah dengan menyantuni mereka yang kurang beruntung. Bagi yang kurang beruntung adalah ladang ibadah untuk bersabar dan mensyukuri semua bantuan orang lain. Suatu tatanan yang sangat harmonis dimana yang kaya dan mskin dapat berdampingan tanpa satu sama lain merasa lebih kecuali mengharapkan ridho Allah.

Janji kita kepada Allah “ sesungguh Sholatku , hidupku, matiku, hanya untuk Allah. Suatu janji yang kita sampaikan lansung kepada Allah bahwa Dia satu tidak dipersekutukan oleh apapun didunia. Suatu janji bahwa kita ada didunia ini hanya karena untuk beribadah kepada Allah. Mengapa kita harus mengejar dunia yang pasti kelak kita tinggalkan ketika meninggal.? Mengapa kita sombong dengan kerja keras dan kepintaran kita sementara semua itu kita dapat berkat faciltias dari Allah.? Mengapa kita menutup mata dengan mereka yang menderita sementara kita menyadari bahwa derita dan bahagia pasti kita jumpai dalam kehidupan ini. ? Pertanyaan seperti inilah yang harus kita ulang setiap hari setelah usai melaksanakan ritual sholat. Agar harta tidak menimbulkan petaka bagi keluarga, agar kekuasaan tidak menimbulkan penderitaan bagi orang banyak, agar ilmu tinggi tidak menjauhi orang tolol. Sehingga kita terus disadarkan dalam kesehariaan kita untuk terus tawadhu, ikhlas berbuat apa saja karena Allah.

Menyadari hak dan kewajiban Allah ini, tidak ada ruang setitikpun untuk kita meragukan keadilan Allah. Sehingga tidak ada alasan bagi kita untuk mencintai apapun didunia kecuali hanya karena ingin mendapatkan cinta Allah. Bila cinta Allah kita raih maka inilah nikmat berlebih yang kita dapat. Nikmat berupa rasa aman , dami , sejahtera. Nikmat ini akan terpancar dari raut wajah kita yang senantiasa tersenyum. Wajah kita bersinar menerangi orang lain. Membuat kerinduan bagi orang yang bila kelak tinggalkan kehidupan ini. Walau jasad telah dikuburkan namun cahaya kita terus menyinari alam semesta dan abadi dihati orang lain. Itulah makanya manusia yang pandai mensyukuri nikmat Allah adalah rahmat bagi alam semesta.

Selamat Hari Raya Idul Adha, Hari Raya Korban, Hari Raya Haji.

Monday, December 17, 2007

Bumi untuk semua

Waktu ketemu dengan taman lama yang sekarang bermukim di China.Senang melihatnya karena dia nampak bersemangat dengan business yang sedang digelutinya. Apalagi dia minta saya membantu untuk melakukan structure pendanaan project nya dalam rangka expansi. Yang menarik dan mungkin sangat luar biasa adalah tekadnya untuk menutup usaha pabrikannya yang berdampak pada kerusakan lingkungan. Awalnya sangat sulit baginya tapi berjalannya waktu menimbulkan kesadaran bagi masyarakat untuk beralih kepada produk yang akrab lingkungan. Teman ini , bukanlah pejuang likungan hidup tapi kemampuannya menjelaskan konsep lingkungan hidup untuk masa depan umat manusia sangat applicable. Sebagaimana dia katakan “ Planet bumi yang kita tempati sekarang bergerak kepada kehancuran dan tidak memberikan masa depan yang baik bagi umat manusia. Negara kaya atau miskin akan sama sama menghadapi bencana akibat lingkungan yang rusak. Diawali sikap hidup yang salah dan merasa dapat berbuat apa saja untuk memuaskan hidup kita namun tanpa disadari kitapun terlah berperan menjadi mesin perusak system keseimbangan alam. Tidak ada cara lain untuk memperbaiki keadaaan ini melainkan revolusi gaya hidup “

Dengan tekhnologi yang ada , teman ini berhasil melakukan proses pengolahan ubi singkong menjadi tableware ( piring, mangkok), sumpit. Produk hasil olahan berbahan baku singkong ini dapat didaur ulang. Kalaupun dibuang ketempat sampah maka dia akan berguna untuk menyuburkan tanah. Tidak seperti bahan lain yang tidak dapat didaur ulang atau menyuburkan tanah. Bahkan ada sebagian hasil produksinya juga menggunakan bahan baku sampah pabrik tebu dan jagung. Expansi yang dilakukannya sekarang sudah mengarah kepada bahan bangunan dari sampah sampah pertanian. Singkatnya, teman ini sudah masuk dalam spesialisasi untuk menggunakan apapun agar menghasilkan substitusi product berbahan kimia /mineral , yang merusak lingkungan hidup. Ternyata kemampuan pasar menyerap produknya sangat luar biasa. Para generasi muda dinegara maju sangat menyadari perlunya menggunakan produk daur ulang. Seperti jaringan waralaba Mac Donald. Starbuch dll sudah menggunakan kemasan maupun gelas berbahan baku yang dapat didaur ulang , seperti ubi kayu, jagung dll.

China menangkap peluang ini dengan melakukan riset besar besaran agar dapat menciptakan mesin yang efisien untuk mengolah produk pertanian menjadi bahan baku pengganti kimia dan mineral Upaya ini berhasil dengan memungkinkan petani dapat memiliki pabrik mini dengan modal terbatas namun dapat menghasilkan produk jadi yang berkualitas dengan nilai tambah lima kali lipat dibandingkan menjual bahan baku pertanian. Para pengusaha besar tidak dibenarkan masuk dalam business ini. Namun, para pengusaha besar menjadi penampung untuk melakukan distribusi keseluruh dunia. Sehingga terjadi sinergi yang sangat luar biasa untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Kepongahan dari akibat revolusi industri telah mengakibatkan udara terpolusi hingga menjadikan bumi tidak nyaman lagi, dan meminggirkan mereka yang lemah berkompetisi kedalam kubangan kemiskinan. Hutan Kalimantan, sumatera , rusak parah karena untuk memenuhi keinginan negara maju menikmati rumah mewah dan perabotan dari kayu. Sementara rakyat Kalimantan tetap sebagian besar hidup dalam kemiskinan. Sumberdaya irian dikuras untuk mendapatkan emas dan tembaga , sementara lingkungan rusak berat. Rakyat Irian masih miskin. Sebagian besar negara ketiga hidup dalam himpitan kemiskinan dan beban hutang yang besar serta ancaman serius akibat kerusakan lingkungan.

Pemanasan global dan pencemaran sungai, danau dan perairan adalah akibat , yang sumber penyebabnya adalah sikap hidup yang salah. Dari sikap salah itu yang dirusak bukan hanya lingkungan tapi juga sebagian besar manusia yang tersingkir karena mesin industri yang hanya peduli kepada penciptaan laba. Keinginan untuk memperbaiki iklim global tidak hanya dengan konpensasi materi kepada negara ketiga untuk memperbaiki lingkungannya tapi yang lebih penting adalah kesediaan kelompok menengah atas diplanet bumi ini untuk stop rakus. Mulailah beralih kepada industri yang akrab dengan lingungan dan mengurangi jumlah kendaraan berbahan bakar minyak bumi untuk beralih kepada ethanol atau biogas, . merubah gaya hidup untuk hanya membeli produk yang akrab lingkungan. Yang lebih penting lagi adalah memberikan akses kepada negara ketiga untuk juga mendapatkan peluang makmur agar mereka tidak merusak lingkungannya untuk bertahan hidup. Bukankah bumi untuk semua dan kita semua yang harus menjaganya. Mungkinkah..

Tuesday, December 04, 2007

Harga sebuah Demokrasi

Para ahli dan cerdik pandai punya argumentasi pintar untuk meyakinkan bahwa demokrasi adalah pilihan mutlak. Tidak boleh tidak harus dijalankan demi tegaknya hak rakyat sebagai pemegang syah kekuasan. Keyakinan merekalah yang harus dibayar oleh rakyat. Bila sampai sekarang setelah hampir 10 tahun demokrasi dijalankan tiada hasil, di mana rakyat tetap menjadi pihak yang mengalami ketidakadilan. Janji-janji manis demokrasi yang diteriakan pada masa Pemilu hanya berlalu bersama angin.. Rakyat miskin semakin bertambah dan yang termiskin semakin banyak yang mati karena penyakit dan busung lapar..Bila kini demokrasi menampak wajah muram anak negeri maka dengarlah alasannya lagi “ Perjalanan demokrasi masih panjang. Rakyat harus sabar untuk terus berkorban sampai tercapainya demokrasi yang diidamkan seperti Negara eropa dan amerika “.

Demokrasi itu tidak murah. Terlalu mahal bagi negera kita yang berpenduduk 211 juta dengan 39,5 jutanya hidup dibawah garis kemiskinan yang renta dengan penyakit dan kenaikan harga kebutuhan pokok. Tidak kurang Rp. 47,9 Triliun diperlukan anggaran untuk terlaksananya pesta demokrasi pada pemilu mendatang. Seandainya dana sebanyak ini dipergunakan untuk memberikan bantuan modal usaha bagi 39,5 juta rakyat termiskin maka per kepala akan mendapatkan bantuan modal sebesar +/- Rp. 1.200.000. Bila seandainya didalam keluarga miskin itu terdapat suami istri dan dua orang anak maka per rumah tangga akan memperoleh dana sebesar Rp. 4,8 juta. Jumlah ini sangat berarti bagi rakyat miskin untuk membuat mereka mandiri menyelesaikan masalahnya sendiri . Mungkin bagi rakyat miskin , uang sebanyak itu tidak pernah mereka pegang seumur hidupnya.

Seandainya dana tersebut diberikan kepada Pemda DKI maka dapat segera mengatasi kemacetan lalu lintas di Jakarta dengan membangun MRTS berupa penyediaan Monorail, Subway, BusWay, kereta double tract, dan juga menuntaskan pembangunan kanal banjir di DKI untuk mengamankan rakyat dari bencana banjir. Atau dana sebenyak itu lebih dari cukup untuk membangun Trans Java dengan jalan mulus hingga dapat meningkatkan efisiensi arus barang , jasa dan orang dipulau jawa. Atau dana tersebut cukup untuk digunakan membangun 10000 MW listrik untuk menopang infrastructure dasar bagi pertumbuhan mesin industri di Indonesia. Atau dana sebanyak itu dapat digunakan untuk mengambil alih investasi Cepu oleh cevron agar potensi migas kita tetap dikuasai anak negeri. Atau dapat digunakan untuk mengambil alih saham yang dikuasai oleh Temasek di Indosat dan Telkomsel agar rakyat tidak harus ditipu tariff telpon. atau lebih dari cukup untuk mengambil alih kembali saham BCA yang dikuasai asing agar bank raksasa national itu kembali menjadi alat perjuangan ekonomi rakyat. Atau dapat juga digunakan untuk mencetak sejuta hektar sawah untuk meningkatkan produksi padi agar kita tidak harus import. Atau lebih dari cukup mengganti kerugian mereka yang terkena korban Lumpur panas Lapindo agar mereka diperlakukan secara adil.

Begitu banyak yang dapat dilakukan untuk kesejahteraan rakyat atas uang sebanyak itu tapi para elite politik menutup mata demi tegaknya demokrasi. Padahal jumlah Rp. 47,9 triliun itu akan bertambah bila dimasukan pengeluaran dana yang dibelanjakan oleh masing masing partai peserta pemilu untuk biaya kampanye dll. Dan akan bertambah lagi dengan anggaran yang akan dikeluarkan oleh aparat keamanan untuk menjaga pemilu dapat berlangsung dengan aman. Belum lagi pengorbanan rakyat seperti tukang bajay, supir taxi , supir angkot yang harus berkurang pendapatannya karena kegiatan pemilu itu. Ya, sungguh mahal sekali harga dari sebuah demokrasi untuk mengantarkan segelintir orang masuk ke senayan dan dua orang ke istana.

Walau Wapres keberatan dengan anggaran tersebut dan berusaha untuk mengurangi anggaran. Juga ada niat politisi senayan untuk merevisi RUU Pemilu agar lebih efisien namun bagaimanapun akan sangat menjadi terlalu mahal harganya bila kenyataan kelak demokrasi hanya sebatas formal belaka tanpa disertai oleh nilai nilai demokrasi yang menjujung tinggi keadilan, penerapan hokum dan penghormatan atas hak hak rakyat. Bila demikian maka demokrasi hanya menghasilkan gerombolan penjahat yang bestatus “ yang terhormat “ .

Saturday, December 01, 2007

Roy Marten

Berita tentang kembali tersangkutnya Roy Marten dalam kasus narkoba sangat mengejutkan saya . Karena bukankah sebelumnya Roy telah membayar mahal kesalahannya dengan mendekap didalam penjara atas kasus serupa. Orang bijak berkata bahwa hanya orang bodoh yang dapat tersangkut pada kesalahan yang sama. Begitu bodoh kah Roy ? Saya yakin Roy bukanlah orang bodoh. Tahun sembilan puluhan saya sempat mengenal Roy secara dekat. Dulu kami pernah bersama sama merencanakan acara Turnamen Golf untuk Ulang Tahun Ibu Tin Soeharto. Tapi acara tersebut tidak pernah terlaksana karena Ibu Tin meniggal sebelum acara itu dimulai. Saya sangat terpukul dengan peristiwa itu namun Roy hanya tersenyum , padahal dia penanggung jawab acara itu. Selanjutnya saya jarang bertemu dengan Roy , kecuali petermuan secara coincident di café hotel bila saya sedang bersama clients.

Walau tidak begitu lama dekat dengan Roy (mungkin sekarang Roy sudah pula melupakan saya ) namun kesan saya selama bersama dengannya adalah bahwa dia adalah sosok pria yang sangat ramah. Dia juga orang yang enak diajak berdiskusi dan mudah membuat siapa saja merasa nyaman. Makanya tidak aneh bila pergaulan dia sangat luas , tidak hanya terbatas kalangan artis tapi juga sampai pada kalangan pejabat tinggi Negara, militer, polisi maupun kalangan pengusaha. Tidak ada satupun orang yang membenci Roy. Dia hampir tidak ada cacat dalam pergaulan.

Sebagai pria, Roy terlalu beruntung. Dia memiliki popularitas yang tak pernah redup. Padahal banyak artis sezaman dengan dia sudah redup popularitasnya. Dia memiliki harta yang lebih dari cukup yang didapatnya tidak hanya sebagai artis juga sebagai pengusaha. Dia memiliki istri yang cantik , setia , agamais dan anak anak yang baik. Sehingga semua yang menjadi idaman bagi setiap pria, telah Roy dapatkan. Tentu ini tidak didapatnya dengan mudah. Perjalan hidup yang panjang telah dilaluinya untuk mendapat kan apa yang dia inginkan. Namun satu hal yang tidak pernah Roy dapatkan dalam hidup yaitu dirinya sendiri. Roy gagal memiliki dirinya sendiri.

Dia gagal meraih hal yang esensial dalam hidup ini, yaitu memiliki dirinya sendiri dan menaklukan dirinya sendiri agar tidak menimbulkan penderitaan bagi jiwa dan phisiknya serta orang orang yang mencintainya. Sebetulnya ini adalah bagian dari resiko hidup yang dilaluinya sebagai orang yang sukses dan popular. Ketika dia mendapatkan semua impiannya maka pada waktu bersamaan timbul dorongan untuk mendapatkan lebih. Ketika timbul keinginan lebih itulah dia mulai mencari mencari yang dapat membuat dia lebih dan lebih. Lingkungan yang glamour dengan banyaknya pilihan untuk memanjakan diri itulah yang akhirnya menyeret Roy dalam dunia Narkoba.

Narkoba telah membuat Roy yang begitu sempurna menjadi pesakitan. Namun Allah sangat mencintai Roy melalui pristiwa penangkapan dirinya oleh aparat keolisian di Surabaya. Karena mungkin Proses yang panjang dari sikap hidupnya yang “lalai “ tersebut belum cukup membuat penjara sebelumnya untuk Roy memiliki dirinya sendiri. Semoga lewat pristiwa yang kedua kalinya ini, Roy dapat kembali hidup baru menjadi Roy yang sesungguhnya , yang mampu memiliki dirinya sendiri sebagaimana dia mampu menguasai panggung public.

Narkoba hadir dari budaya hidup yang salah. Budaya hidup yang lari dari tuntunan spiritual. Budaya yang menginginkan kebebasan tanpa peduli orang lain. Budaya hidup yang serba ingin mendapatkan cara cara dengan jalan pintas.Dimana setiap pengguna punya latar belakang yang berbeda dengan alasan yang berbeda pula namun tujuan mereka sama yaitu mencari kepuasan dan kenyaman dengan cara yang mudah. Ketika mereka memilih Narkoba maka ada empat hal yang terampas dari dalam dirinya yaitu pertama adalah hilangnya rasa hormat dan kesetiaan kepada keluarga, kedua, hilangnya makna kasih sayang , ketiga , hilangnya rasa malu. Keempat, hilangnya akal sehat.

Apa yang terjadi pada Roy dapat saja terjadi pada diri kita. Bahkan banyak diantara kita yang sebetulnya hidup tanpa pernah memiliki dirinya sendiri dan kehilangan makna sebagai manusia seutuhnya,. Seperti perbuatan Korupsi , minum alcohol tidak jauh berberda dengan narkoba,sama sama memabukan. Sekali kita terlibat maka kita akan terus dan terus. Hidup kita terjebak dalam cara cara yang salah dan berakhir pada kesiasiaan , yang semakin kita kejar , semakin kita kehilangan diri kita sesungguhnya. Sampai pada batas kita tidak lagi mampu menggunakan akal dan nurani kita hingga menjadi sumber masalah bagi lingkungan kita. Korupsi, minuman keras, narkoba adalah ancaman serius untuk menciptakan masyarakat yang beradab. Say no to drugs, Say no to corruptions, Say no to drunks. NOW!

Wahyu dan Zaman

  Wahyu yang selama ini dikenal dan dipahami oleh umat Islam berbeda dengan fakta dan klaim sejarah. Karena wahyu yang absolute hanya saat w...