Thursday, June 23, 2005

YARUSALEM

Perang Salip. Ketika kerajaan kerajaan Eropa bersatu dengan mengatas namakan Kristen memerangi pengusasa Turki-Arab sebagai simbol Islam. Ketika itu ,kekuatan koalisi Barat menguasai yaursalem , setelah merebutnya dari serdadu Islam ( timur ). Dikota itu lantas dibangun kerajaan tersendiri yang didukung penuh oleh aliansi Barat. Saat itu yang berkuasa di yarusalem adalah Raja Baldwin IV. Ia berkuasa pada 1174-1185, dan meninggal karena lepra. Tak jauh dari kota suci itu , di Damaskus , bertahta Sulatan Salahaddin Yusuf Ibu Ayyub, bangsawan asal Kurdi yang berkuasa di Wilayah Mesir , Yaman hingga Suriah dan Lebanon. Orang menyebutnya Saladin. Sudah enam tahun Saladin dan Baldwin IV memelihara perdamaian melalui gencatan senjata.

Banyak juga pihak yang tidak betah dengan gencatan senjata yang penuh kedamaian. Dilatar belakangi sentiment agama. , ditambah pula motif harta dan penguasaan wilayah, adik ipar Raja Baldwin IV , Guy Lusignan , menjadi provokator. Jamaah haji dari Damaskus dibantainya. Diantara korban ada adik perempuan Sultan Saladin. Tentu , marahlah Sultan Saladin.

Tersebutlah seorang pemuda bernama Balian, mantan tukang besi asal Prancis. Ia datang ke Yarusalem untuk bertobat setelah membunuh pastor yang dianggap melecehkan kematian sang istri. Di Yarussalem, diwisuda menjadi Lord of Ibelin, mewarisi jabatan ayahnya, Goldfrey, salah satu kestria pasukan Kristen. Balian pun menghuni Kastil Ibelin yang kumuh. Balian adalah kestria yang berhati emas Ia mendukung perdamaian raja Baldwin.

Raja Baldwin meninggal pada tahun 1185. Kesempatan ini dipakai oleh Guy Lusignan dan kelompoknya segera menyiapakan pasukan untuk menyerbu Damaskus. Balian yang pro perdamaian tak sudi turut berperang demi mengikuti kerakusan jiwa. Pasukan Lusignan hancur lebur. Berikutnya, Saladin dan pasukannya menggedor Yarusalem. Balian tampil melawan sebagai kestria tulen. Saladin memberikan kesempatan kepada Balian untuk mempersiapkan pasukannya dengan sempurna. Walau disadari sepenunya oleh Balian bahwa kedatang pasukan Saladin adalah untuk menghukum Lusignan.

Dalam pertempuran yang sangat sengit terjadi pertumpahan darah yang tak dapat dihindari. Akhirnya gerbang pertahanan kota Yarusalem berhasil dirubuhkan oleh pasukan Saladin. Ditengah kekalahan itu , akhirnya Balian memberikan bendera putih sebagai tanda perdamaian. Saladin menerima usulan damai dan selanjutnya kedua nya maju ketengah diantara dua pasukan yang saling berhadapan. Saladin menjamin keselamatan seluruh penduduk Kristen yang ada di yarusalem. Mereka bebas pergi dan tinggal di Yarusalem. Balian yang memang berniat untuk bertempur sampai mati demi mempertahankan Yarusalem , akhirnya luluh untuk menerima kekalahan. Kekalahan karena memang merasa bersalah. Melakukan pertempuran yang tidak ada artinya. Karena keagunagan sipak kasih sayang yang dipancarkan oleh Saladin. Ditengah kemenangan namun Saladin tetap menunjukkan sikap santun
“ Apa arti bagi Anda Yarusalem “ tanya Balian dalam kebingungan kepada Saladin.
“ Tidak Ada. “ Jawab Saladin singkat.
“ Lantas untuk apa anda lakukan pertempuran ini semua, dengan korban yang begitu besar “ Tanya Balian lagi.
“ Aku lakukan karena Allah untuk menghukum Lusignan yang melanggar kesepakatan perdamaian dan menjadikan Yarusalem sebagai tempat yang damai untuk Kristen, Islam, yahudi dan bagi siapa saja. “
Usai dialogh perdamaian itu , akirnya Balian kembali kepasukannya dan memerintahkan pasukannya untuk meletakkan senjata. Saladin berhasil memasuki kota Yarusalem dengan damai. Tidak sama seperti 88 tahun lalu ketika pasukan Salib berhasil menjatuhkan Yarusalem dari tangan Kerajaan Islam timur. Dimana umat islam dibantai dari anak anak, orang tua sampai pada wanita.

Sejak kejatuhan tembok Yarusalem ditangan Saladin , hingga tujuh abad berikutnya kota suci itu dikontrol oleh kekuasaan Islam. Selama kurun waktu itu pula Yarusalem menjadi tempat yang penuh kedamaian bagi umat islam maupun Kristen, yahudi

Dalam koteks kini , seharusnya Israel dan masyarakat Arab menyadari bahwa Yarusalem bukanlah untuk dipertikaikan. Yarusalem adalah milik semua agama dan tempat suci yang harus dihormati bagi siapa saja yang menginginkan Masjidil Aqsa tetap utuh. Bukankah Yarusalem adalah tempat kiblat pertama umat islam sebelum mekah. Dan Tempat kelahiran Isa ( Kristus ) serta bekas tembok kerajaan Daud sebagai bapak bangsa Israel /Yahudi.

Seharusnya bangsa Amerika bercermin terhadap sejarah Saladin. Menjadi adidaya , yang menggunakan kekuatan untuk menciptakan perdamaian dimuka bumi. Perang adalah cara untuk menaklukan keangkuhan tapi tidak untuk menidas kehormatan lawan. Menaklukan lawan untuk maksud memaafkan lawan“ Seharusnya tidak perlu ada darah tertumpah bila manusia dapat berdialogh dengan hati nuraninya. Perdamaian adalah hak universal bagi siapa saja. “Sejarah telah mencatat bahwa Islam memang rahmatan lilalamin, dari sosok pribadi Saladin.

No comments:

Persahabatan …?

  Sejak  minggu lalu, sejak saya membuat keputusan perubahan susunan Komisaris perusahaan, setiap hari email datang dari Yuni dengan nada pr...