Sunday, February 07, 2021

Perubahan dan menyesuaikan.

 





Sebelum kejadian serangan teroris pada twin tower di New York tahun 2001, perjalanan keluar negeri sangat menyenangkan. Proses imigrasi cepat. Pemeriksaan custom juga cepat. Alat detektor tidak terlalu canggih. Setelah peristiwa twin tower, dunia seperti menghadapi wabah global. Setiap negara sibuk membuat aturan pengetatan perbatasan. Standar Prokam ( protokol keamanan) diajarkan kepada seluruh masyarakat. Di TV ada tutorial tentang Prokam.  Kalau ada orang berjanggut dan berbaju gamis, hati hati terutama dalam lift. Kalau ada tas tergeletak di tempat umum, segera lapor petugas.


Setelah tahu 2001 terorisme seperti wabah dunia. Setiap negara meningkatkan anggaran Polisi dan intelijen untuk memburu dan mengantisipasi teroris. Ditengah upaya pengetatan dan pengawasan orang, kematian karena terorisme terus terjadi diberbagai belahan dunia. Bukan hanya terjadi pada negara kaya, negara miskin juga. Setiap kejadian menjadi berita heboh dan diulas lewat berbagai media. Jadi pembicaraan yang menakutkan. Anehnya semakin dibahas dan diperketat semakin terorisme tak berkurang. 


Dari situasi mencekam itu, dunia dipaksa untuk hidup berdamai di tengah ancaman terorisme yang bisa kapan saja menjadikan anda korban. Apa yang terjadi? teknologi pengawasan keamanan berkembang. Sistem digital indetifikasi orang ditemukan. Dari pinger sampai ke face.  CCTV diperkenalkan.  Sehingga tidak ada lagi yang bisa lolos dari pengawasan. Pandemi virus yang melanda dunia seperti HIV/AIDS, Flue Asia, Flue babi, flue spanyol tidak begitu menakutkan daripada terorisme. Padahal korban karena pandemi virus itu sangat dahsyat.


Paska kehancuran ISIS tahun 2018, dunia adem. Tidak ada lagi hal terlalu dikawatirkan. Perhatian dunia kepada perang dagang antara China dan AS. Krisis melanda dunia. Tetapi orang banyak bisa berdamai dengan situasi krisis karena sudah sering terjadi. Tahun 2019 terjadi wabah VIRUS corona.  Tidak seperti pandemi sebelumnya. Kali ini corona seperti terorisme. Menjadi pembahasan dunia.  Semua media massa sibuk mengulasnya. Menjadi pembicaraan tua muda. Rasa takut terbentuk dan meluas. Setiap negara sibuk membuat aturan Prokes untuk aman dari serangan virus. 


Sebagaimana  ancaman terorisme, pada akhirnya manusia lambat laun bisa beradabtasi dari situasi ancaman akibat pandemi. Kehidupan memang begitu.  Hanya masalah waktu Corona akan terlupakan, entah apalagi berikutnya. Dunia terbentuk lewat propaganda dan persepsi. Karena itu perubahan terjadi dalam banyak hal. Paham ya sayang.

No comments:

Al Quran dan Sains soal terciptanya semesta.

  “ Aku kehilangan paham.  Mengapa orang bersusah payah untuk mengimani Allah. Tinggal percaya saja, selesai. Masuk sorga. “ Kata Sukri wakt...