Wednesday, January 02, 2013

Cinta karena cinta.


QS. Ar-Rum [30] : 22  وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦ خَلْقُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَٰنِكُمْ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّلْعَٰلِمِينَ
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikan itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui


Semua kita tahu, apa itu garam. Garam laut (NaCL) atau natrium clorida. Terdiri dari dua unsur Natrium dan Clorida. Bila dua unsur ini dipisahkan maka Natrium dan clor akan menjadi gas yang berbahaya bagi manusia. Tapi bila mereka bergabung maka tidak nikmat makanan tanpa garam. Fungsi garam itu untuk tubuh kita ternyata luar biasa, yaitu mengatur proses keseimbangan cairan dalam tubuh, transmisi darah dan kerja otot. Kebayang kan,  kalau engga ada cairan garam dalam tubuh. Lalu lintas darah dan kerja otot engga teratur. Tidak ada keseimbangan. Jantung bisa jebol. Kitapun mati. Apapun yang anda makan, tanpa garam, makanan itu tidak akan diserap oleh tubuh dan tidak akan terurai jadi nutrisi. Kita bisa mati.

Pertanyaannya, bagaimana kedua unsur itu bisa menyatu.? Untuk sampai pada jawaban, saya akan jelas sedikit tentang proses terbentuknya alam semesta ini. Alam semesta terdiri dari materi.  Apa itu materi ? Materi tersusun atas molekul-molekul, dan molekul pun tersusun atas atom-atom. Materi umumnya dapat dijumpai dalam empat fase berbeda, yaitu padat, cairan, gas, dan plasma (wujud zat). Namun demikian, terdapat pula fase materi yang lain, seperti kondensat Bose-Einstein. Materi membutuhkan ruang, yang jumlahnya diukur oleh suatu sifat yang disebut massa. Tapi kalau engga ada ruang, engga ada materi. Sampai disini paham ya.

Nah kembali kepada pertanyaan awal, mengapa kedua unsur Natrium dan clor  itu menyatu? Kan engga bisa langsung menyatu. Pasti ada penyebabnya. Setelah berpuluh-puluh tahun Peter Higgs dan ilmuan CERN ( European Organization for Nuclear Research) bekerja keras, tahun 2012 pada bulan juli ilmuwan CERN berhasil menemukan partikel dasar yang lebih kecil yang diduga merupakan bahan pembentuk materi  yang para ilmuan menyebutnya partikel Higgs boson namun public menyebutnya “ Partikel Tuhan. Partikel inilah yang menjadi penyebab terbentuknya materi di alam semesta.

Partikel Higgs boson mempunyai fungsi menentukan massa penyusun sesuatu partikel atom itu. Kalau dianalogikan bahwa Higgs boson itu ibarat lem atau magnit bagi partikel-partikel, agar mereka mau berkumpul dan membentuk massa. Jikalau tidak adanya massa ini, Partikel itu tak akan bisa membentuk atom yang sejatinya merupakan penyusun semua hal di alam semesta ini.  Tidak akan ada garam. Dari keberadaan partikel Partikel Higgs boson, proses terciptanya semesta ini terjadi, mulai dari benda-benda luar angkasa seperti planet-planet sampai makhluk hidup seperti halnya manusia, tumbuhan, dan hewan. Kalau mau disimpulkan Higgs boson adalah partikel hipotesis yang mengisi massa menjadi materi.

Bagi saya yang awam, sains itu adalah pesan dari Tuhan. Sama dengan firman Tuhan yang ada pada kitab Suci. Apa hikmah dari eksistensi materi itu? Bahwa materi itu ada karena perbedaan unsur. Kedua unsur itu sebelum menyatu, ia dalam keadaan labil. Namun ketika ia menyatu, maka dia stabil. Engga enak makanan tanpa garam. Apa yang mempersatukan unsur itu? ya Higgs boson. Nah, manusia yang mempersatukan itu adalah cinta. Tanpa cinta tidak ada kehidupan. Cinta adalah substansi dari kehidupan manusia. Karena bila sendiri, manusia nothing, tetapi bila bersama, dia something. Dan hebatnya cinta itu tumbuh karena perbedaan, bukan persamaan.



No comments:

Bencana itu karena Tuhan murka?

  Tahun 2008 atau tepatnya 14 Mei saya mendengar kabar dari berita TV terjadi gempa di Sichuan China. Saya teringat dengan sahabat saya yang...