Friday, June 04, 2021

Sikap egaliter

 




Saya melihat ada orang tua berjalan tertatih membawa beban diatas troli. Dia berusaha masuk ke apartement. Namun kesulitan menarik troli keatas trotoar. Saya perhatikan berkali kali dia berusaha namun gagal. Saat itu saya sedang jalan bersama Wenny untuk meeting di gedung Alexander, central Hongkong. Tampa peduli dengan suit dressed yang saya kenakan, saya membatu orang tua itu menarik trolinya keatas trotoar. Bahkan saya bantu sampai dia masuk lift apartement.


Wenny tersenyum ketika saya kembali kedia. “ Saya jatuh cinta kali pertama dengan kamu karena sikap egaliter kamu. Dan saya perhatikan hampir semua direksi dan relasi respek kepada kamu karena sikap egaliter itu. Di kamar kerja kamu punya kamar ganti pakaian. Pakaian bisnis dan pakaian pribadi.  Itu artinya kamu punya dunia yang berbeda. Tapi sebagai pribadi kamu tidak berubah. “ kata Wenny 


“ Ah itu biasa saja. Bukan hal yang luar bisa. Itu sudah Nature saya. Mau gimana lagi. Saya orang kampung dan tidak lahir dari keluarga kaya raya. Kalaupun bisa berbisnis itu berkat TRUST dari investor. Tanpa memberikan laba kepada investor mana mungkin TRUST bisa dipertahankan. Saya? Apalah. Hanya ayam kampung ditengah tengah ayam merak. “


Ibu saya menasehati saya, “ Tuhan tidak memuji Islam sebagai Agama. Tetapi memuji Nabi Muhammad SAW sebagai pribadi yang agung ( QS Al-Qalam [68]: 4). Lantas apa keagungan Nabi Muhammad itu? pribadi yang egaliter dan beliau mendidik umatnya untuk punya mindset egaliter.    Sikap egaliter adalah puncak tauhid. Bahwa semua manusia sama dihadapan Tuhan, dan nilainya diukur dari perbuatan baiknya, bukan jabatan atau harta.”


Jokowi itu sejak beliau sebagai walikota sampai jadi Presiden, yang membuat orang suka dia dan bisa mengalahkan jenderal, tokoh agama dan cendekiawan dalam proses politik, karena sikap egaliternya. Sikap egaliter adalah  sikap yang Down Earth. Bahwa kita bukan siapa siapa tanpa pertolongan Tuhan. Kita bukan siapa siapa walau jabatan tinggi dan harta berlimpah. Kita adalah something ketika kita memberi, mengajarkan, berbuat untuk orang lain dengan cinta.


No comments:

Mindset positif.

  Waktu masih kecil setiap usai berkelahi dengan orang, papa saya marah dan kawatir. Karena saya babak belur. Kadang terluka. Padahal dia ta...