Tuesday, March 27, 2018

Kemanusiaan..

Ada cerita seorang sufi sedang berjalan seorang diri.Ditengah jalan datanglah seekor anjing mendekat sampai menyentuh bajunya. Sufi menghindar sambil menghardik anjing agar segera berlalu. Anjing itu berkata kepada sang sufi 

" Apa salah ku sehingga engkau begitu sombong dan membenciku"

" Karena tubuh dan air liur mu itu najiz menyentuh bajuku." Kata sufi itu.

" Seandainya tubuhku najiz menyentuh jubahmu, engkau cukup menyucinya dengan air yang bercampur tanah tujuh kali, maka selesailah persoalan di antara kita. Tetapi apabila engkau menyingsingkan jubah dengan kesombongan, dirimu tidak akan menjadi bersih walau engkau membasuhnya dengan tujuh samudera sekalipun!”

***
Seorang pria di datangi pelacur ketika berjalan ditempat sepi.Pria itu segera menghidari pelacur itu dengan berjalan cepat.Namun pelacur itu menegur pria itu. Pria itu berkata " Jangan dekati aku. Wanita laknak! Kata pria itu dengan nada membentak.. 

"Jangan buat aku melanggar perintah Allah bahwa aku tidak boleh mendekati zina. LIatlah pakaianmu mengundang sahwat."

" Mengapa kamu begitu membenciku. Aku tidak memaksamu menerima tawaranku.Tapi setidaknya kamu telah berjalan di wilayahku dan itu wajar kalau aku menawarkan diri. Mungkin kamu berhasil menghindari zina dan terlepas dari dosa besar.Tapi apakah sakit hatiku dapat terobati karena terhina dengan sikapmu yang kasar, membentaku dengan menyebutkan terlaknat?. Tidak kah kamu tahu , iba hatiku akan merusak amal ibadahmu ,Tuhan tidak akan meridhoimu."

" Aku tidak merasa bersalah dan karenanya aku tidak perlu minta maaf kepadamu." Kata pria itu.

" Kau menjauh dariku karena takut dosa besar tapi kau hina aku maka sorga terhalang untukmu. Tapi tak mengapa itu hak mu dan aku telah memaafkanmu" Kata wanita itu berlalu.


Anakku, tidak semua orang menjadi baik seperti ukuranmu namun siapapun kamu ,apapun agamamu, bila kamu melukai perasaan orang lain siapapun dia , maka yakinlah kamu tidak ada nilai apapun sebagai manusia. Jagalah perasaan orang lain, berlemah lembutlah, jadilah pemaaf dan pemberi maaf ya sayang..

No comments:

Dosa kolektif.

  Kalaulah kerajaan di Nusantara ini tidak membuka pintu kepada Inggris, perancis, pertugal, belanda  untuk datang berniaga, mungkin tidak a...